← Beranda
Komitmen Jaga Hak Konsumen, Pertamina Maksimalkan Pelayanan Posko di SPBU
Moch. Rizky Pratama PutraSabtu, 1 November 2025 | 16.43 WIB
Gunawan ketika melayani konsumen di SPBU 5461209, Jl. Letjen Sutoyo No. 129 Medaeng, Waru, Sidoarjo (Bungurasih), Jumat (31/10/2025). (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)

JawaPos.com — PT Pertamina (Persero) menunjukkan komitmen serius menjaga hak konsumen di tengah meningkatnya keluhan masyarakat soal performa kendaraan usai mengisi bahan bakar jenis pertalite.

Melalui Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus), perusahaan energi pelat merah ini langsung membuka posko pelayanan di sejumlah titik strategis di Jawa Timur untuk menampung setiap laporan masyarakat.

Langkah cepat ini menjadi bukti nyata kepedulian Pertamina terhadap konsumen yang merasa terdampak.

Hingga kini, total sudah ada 17 posko pelayanan yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Timur agar masyarakat lebih mudah menyampaikan keluhan secara langsung.

Salah satu posko yang cukup ramai didatangi warga berada di SPBU 5461209, Jl. Letjen Sutoyo No. 129 Medaeng, Waru, Sidoarjo (Bungurasih).

Di bawah terik matahari siang, Jumat (31/10/2025), tampak Gunawan, Koordinator Pelaporan SPBU setempat, tetap sabar dan sigap melayani setiap konsumen yang datang dengan berbagai keluhan kendaraan brebet usai mengisi bahan bakar.

Gunawan menjadi garda terdepan dalam menenangkan kekhawatiran masyarakat di lapangan.

Ia memastikan semua pelayanan diterima dengan baik, didata secara lengkap, dan langsung diteruskan ke Pertamina untuk ditindaklanjuti.

“Terkait pelayanan, jadi semua keluhan tetap kita tampung, nanti kita suruh isi blanko, terus belinya di mana saja. Terus kita nanti komplainkan ke Pertamina,” ujarnya kepada JawaPos.com sambil melayani konsumen yang baru saja datang ke posko.

Setiap laporan yang masuk wajib dilengkapi dokumen pendukung seperti struk pembelian BBM, STNK, dan KTP.

Semua data itu dikumpulkan dengan cermat agar Pertamina dapat melakukan verifikasi dan memberikan solusi secara akurat.

“Dokumennya dari struk pembelian, terus STNK sama KTP. Nanti kita lampirkan terus pembelian terakhir di mana kemudian terakhir di mana, nanti kita data. Tetap kita layani dengan baik,” tambahnya.

Posko pelayanan ini rencananya akan tetap dibuka hingga Minggu (2/11/2025) dan dapat diperpanjang bila situasi di lapangan masih memerlukan perhatian khusus.

Setiap keluhan konsumen akan ditindak sesuai prosedur, termasuk mengarahkan kendaraan yang bermasalah ke bengkel untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Nanti kan mungkin ada kerusakan apa, nanti kita arahkan ke bengkel. Kalau seperti Ibu ini, sudah di bengkel,” ucap Gunawan sambil menunjuk salah satu konsumen yang tengah menunjukkan dokumen keluhan.

Pertamina juga berkomitmen memberikan tanggung jawab penuh atas kerugian yang dialami konsumen bila terbukti terkait dengan kualitas bahan bakar.

Semua hasil pemeriksaan dan biaya yang muncul akan dilaporkan langsung ke pihak Pertamina sebagai bentuk transparansi penanganan.

“Nanti tetap kita laporkan sesuai keluhannya apa. Terus nanti habisnya berapa, kita laporkan ke Pertamina nanti. Pertamina yang bertanggung jawab untuk mengganti,” tegas Gunawan.

Sejak posko pelayanan di SPBU 5461209 dibuka dua hari lalu, sudah ada lima laporan masuk dari berbagai daerah seperti Gresik dan Mojokerto.

Meski jarak mereka cukup jauh, para konsumen tetap datang ke posko Bungurasih karena percaya akan pelayanan cepat dan ramah dari tim di lapangan.

“Sekitar lima ya pelayanan di SPBU 5461209. Ada yang pembelian dari Gresik, ada yang dari Mojokerto. Tetap kita layani, tetap kita tampung,” tuturnya.

Kehadiran posko ini menjadi wujud keseriusan Pertamina dalam memastikan setiap suara masyarakat didengar.

Di Sidoarjo sendiri terdapat empat posko aktif yang siap menerima pelayanan, yaitu:
SPBU 5461209 Medaeng Waru (Bungurasih)
SPBU 5461255 Jl. Raya Tropodo No. 9 Waru
SPBU 5461236 Jl. Jenggolo No. 33 Sidoarjo
SPBU 5461253 Jl. Gubernur Sunandar Priyo Sudarmo No. 3–5 Kraton, Krian.

Gunawan menegaskan, seluruh SPBU telah diinstruksikan untuk siap melayani setiap keluhan tanpa terkecuali.

Ia menyebut pelayanan yang ramah dan cepat adalah bentuk penghormatan terhadap hak konsumen sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Pertamina.

“Pokoknya semua SPBU harus siap melayani. Kebetulan di sini ada posko. Tapi tetap kita layan dengan baik, karena itu hak konsumen juga. Nanti kita data, kita laporkan,” ucapnya lugas.

Langkah cepat Pertamina ini mendapat apresiasi dari masyarakat karena menunjukkan keseriusan dalam menangani persoalan di lapangan.

Dengan adanya posko pelayanan, konsumen merasa lebih tenang karena ada saluran resmi untuk menyampaikan keluhan secara langsung.

Selain itu, proses pendataan yang rapi dan transparan membuat masyarakat percaya setiap laporan tidak akan diabaikan.

Pertamina memastikan setiap kasus ditindaklanjuti dengan solusi nyata sesuai hasil pemeriksaan teknis di lapangan.

Komitmen ini menjadi bukti pelayanan publik bukan hanya tentang penjualan produk, tetapi juga tanggung jawab moral terhadap kepuasan dan kenyamanan pelanggan.

Di tengah panasnya cuaca dan ramainya keluhan, semangat para petugas seperti Gunawan menjadi representasi wajah humanis Pertamina di lapangan.

Dengan menjaga komunikasi terbuka dan penanganan yang cepat, Pertamina membuktikan dirinya bukan sekadar penyedia energi, tetapi juga mitra masyarakat dalam menjaga kualitas layanan.

Komitmen serius menjaga hak konsumen menjadi landasan utama perusahaan dalam setiap langkahnya, memastikan setiap keluhan mendapat perhatian dan setiap pelanggan mendapatkan pelayanan terbaik.

EDITOR: Sabik Aji Taufan