JawaPos.com – Tantangan berat menanti Indonesia pada Grup Dunia II Piala Davis 2026. Tim Merah Putih harus menghadapi Rumania di Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, 18-19 September. Dalam laga tersebut, Indonesia tampil dengan kekuatan berbeda karena harus mengandalkan sejumlah pemain muda.
Situasi itu tidak lepas dari bentroknya jadwal Piala Davis dengan Asian Games 2026 di Jepang. Sejumlah pemain senior Indonesia seperti Muhammad Rifqi Fitriadi, Christopher Rungkat, dan Anthony Susanto harus absen.
Sebagai gantinya, Indonesia menurunkan Gunawan Trismuwantara, Rafalentino Ali Da Costa, Lucky Candra Kurniawan, Ethan David Zapp, dan Claudio Renardi Lumanauw. Tim tersebut dipimpin Sebastian Ali Da Costa sebagai kapten.
Dari sisi peringkat dunia, Indonesia juga berada dalam posisi yang kurang menguntungkan. Mayoritas pemain Rumania berada di peringkat ratusan dunia. Sementara itu, para pemain Indonesia masih berada di kisaran seribuan.
“Saya kira kita ingin memberikan perlawanan yang maksimal buat tim tamu kita. Dan tentu ini pekerjaan berat karena memang dari sisi ranking mereka malah ada top 200. Jadi tentu ini lawannya sangat tidak mudah,” ujar Sekjen Pelti Andi Fajar Asti saat drawing Indonesia versus Rumania di Senayan, kemarin (17/9).
Meski begitu, Andi melihat pertandingan ini sebagai kesempatan penting bagi para pemain muda Indonesia untuk mendapatkan pengalaman di level senior.