← Beranda
MilkLife Soccer Challenge 2026 – 2027 Resmi Bergulir, Tangerang dan Semarang Jadi Kota Pembuka
AntaraSenin, 7 September 2026 | 19.21 WIB
Para juara MLSC Tangerang Seri 1 2026 - 2027. (Istimewa)

 

JawaPos.com - MilkLife Soccer Challenge (MLSC) 2026 - 2027 resmi dibuka dengan bergulirnya Seri 1 Tangerang dan Semarang pada 1 hingga 6 September 2026.

Dua sekolah tampil sebagai juara baru pada final MLSC Semarang seri 1 yakni Sekolah Dasar (SD) Negeri Kembangarum 2 dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Pagersari-Patean.

Pada partai final MLSC yang berlangsung di Stadion Universitas Diponegoro, Semarang, Minggu, MI Pagersari-Patean tampil sebagai juara kelompok umur (KU) 12, sedangkan SDN Kembangarum 2 di KU-10.

Baca Juga: Drama Tiebreak, Fabian Glen Kunci Juara Open JAPFA Chess Festival 2026

Di KU-12, persaingan sengit tersaji pada pertandingan MI Pagersari-Patean yang terus menekan SDN Karangsono 2 Mranggen sejak kick-off.

Pertandingan baru bergilir dua menit sudah tercipta gol untuk MI Pagersari-Patean, yang akhirnya unggul dengan skor akhir 3-2.

Kemenangan MI Pagersari-Patean adalah kejutan besar dalam MLSC Semarang kali ini, setelah mereka berhasil menjegal langkah tim langganan juara, SDN Klepu 03 di semifinal.

Baca Juga: Petenis India Karan Singh Juara Seri Keempat ITF M15 di Bali

Sedangkan partai final KU-10 tak kalah menegangkan.

SDN Kembangarum 2 mendominasi dengan terus berupaya mendobrak benteng pertahanan lawan.

Lawannya, tim SDN Brumbungan sempat berhasil membalik keadaan dengan gol pertama di menit ketiga, namun SD Kembangarum 2 mengejar hingga skor menjadi imbang 1-1.

Menjelang berakhirnya pertandingan, namun SD Kembangarum 2 berhasil menyudahi pertandingan dengan skor final 2-1 dan meraih kemenangan.

Head Coach MilkLife Soccer Challenge Jacksen F Tiago mengakui MLSC Semarang Seri 1 2026 – 2027 sarat kejutan, termasuk pemain top skor dengan 61 gol, yakni Ammaora Kalani Putri dari MI Pagersari-Patean (61 gol)

Menurut dia, torehan gol tersebut menjadi gambaran bahwa persaingan di MilkLife Soccer Challenge Semarang semakin terbuka, dan harapannya mampu menembus papan atas serta bersaing memperebutkan gelar juara.

Baca Juga: Campus League Semarang Jadi Laboratorium Aturan Baru BWF, 4 Tim Lolos ke The Nationals Bandung

”Rangkaian turnamen ini menjadi bukti komitmen kami bagi perkembangan sepak bola putri Indonesia, yaitu melalui pencarian bibit-bibit baru sejak usia dini,” kata dia.

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kota Semarang Yudha Wijiyanto mengapresiasi semangat MLSC dalam mencari bakat-bakat baru di dunia sepak bola putri.

”Saya melihat bakat-bakat besar pemain putri di babak penyisihan, semifinal, hingga final. Kami sangat mengapresiasi inisiatif Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife,” tutur Yudha.

Baca Juga: Aldila Sebut Duel Lawan Janice di US Open Jadi Momen Istimewa

”Saya harap lebih banyak lagi turnamen seperti ini di masa mendatang agar bibit-bibit atlet sepak bola putri banyak bermunculan,” lanjut dia.

Perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation Welly Arisanto menyatakan ada banyak fenomena menarik dalam MLSC Semarang Seri 1 2026–2027.

Di antaranya sekolah-sekolah baru muncul sebagai pemenang yang berarti ada semangat dari sekolah lain untuk terus menajamkan kemampuan para siswi di lapangan hijau.

Baca Juga: Sukses di Edisi Perdana, Komunitas Padel Papa Sakaw Akan Konsisten Gelar Turnamen

”Tidak hanya di lokal Semarang, tapi pemenang juga datang dari Kendal dan Demak sehingga ekosistemnya membaik lalu memunculkan talenta-talenta baru,” ungkap Welly.

Sementara itu, MilkLife Soccer Challenge Tangerang Seri 1 2026 - 2027 diikuti 1.037 atlet dari 57 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI).

Total 24 tim yang berpartisipasi di KU-10 dan 73 tim KU-12 yang bertanding di Stadion Kera Sakti dan Stadion Mini Cisauk, Tangerang, Banten.

Program Director MLSC Teddy Tjahjono bersyukur MilkLife Soccer Challenge kembali diselenggarakan secara berkelanjutan yang menjadi bukti konsistensi untuk mengembangkan pembinaan sepak bola putri di Indonesia.

Baca Juga: Duta dan Laysa Kalah Telak di Turnamen Catur Duel Match JAPFA Chess Festival

Terdapat penambahan tiga kota yaitu Jakarta Jaya (Jakarta Utara), Garut, dan Jayapura, yang menurut dia, selaras dengan tujuan utama MLSC, yakni memupuk dan menyebarluaskan kecintaan sepak bola putri Tanah Air.

”Target besar kami masih sama, yaitu mengantarkan timnas putri Indonesia ke pentas Piala Dunia Wanita 2035. Kami berterima kasih kepada seluruh stakeholder mulai dari pihak sekolah, orang tua, serta partner yang mendukung kesuksesan MLSC sampai saat ini,” tutur Teddy.

Head Coach MLSC Timo Scheunemann menilai kesinambungan kompetisi turut memperkuat proses pembinaan pesepak bola putri usia dini.

Baca Juga: Rafalentino Ali Da Costa/Ethan David Zapp Gagal Juara Turnamen Tenis Internasional di Bali

Menurut dia, pemain membutuhkan pengalaman bertanding yang berkelanjutan yang memungkinkan perkembangan pemain diamati secara lebih menyeluruh.

”Buat saya, di situlah nilai penting dari sebuah jalur pembinaan. Pemain tidak harus langsung menjadi sempurna, tetapi perlu ruang untuk terus belajar dan menghadapi tantangan baru,” kata Timo.

”MLSC menjadi salah satu pengalaman penting untuk membangun fondasi, sebelum mereka mendapat kesempatan tampil di kompetisi berikutnya dengan level yang lebih tinggi,” imbuh dia.

Baca Juga: Bramantyo Juara di Bali, Lolos ke Grand Final Turkish Airlines World Cup di Turki

Dari Tangerang, SDN Pinang 3 berhasil menjadi juara KU-10 usai memenangi drama adu penalti menghadapi SDN Cipulir 03 dengan skor 2-1.

Sementara itu, SDN Kunciran 8 keluar sebagai pemenang KU-12 usai menyudahi perlawanan SDN Kunciran 4 B dengan skor 3-1

MilkLife Soccer Challenge Seri 1 2026 - 2027 masih menerapkan tujuh lawan tujuh tanpa ada aturan offside.

Durasi pertandingan 2 x 10 menit saat babak penyisihan sampai babak perempat final, serta 2 x 15 menit untuk laga semifinal dan final.

Baca Juga: Selangkah Lagi Rafalentino Ali Da Costa/Ethan David Zapp Gapai Gelar Juara

Perubahan terjadi di KU-10 yang sebelumnya menggunakan ukuran lapangan 40 x 24 meter, kini menggunakan dimensi lapangan sama dengan KU-12, yakni 42 x 26 meter.

Selain itu, regulasi batasan umur Kelompok Usia 10 tahun ditetapkan untuk kelahiran 1 Juli 2016 sampai 30 Juni 2018, sedangkan Kelompok Usia 12 Tahun bisa diikuti peserta kelahiran 1 Juli 2014 sampai dengan 30 Juni 2016.

Selain pertandingan tujuh vs tujuh untuk KU-10 dan KU-12, MLSC Seri 1 2026 - 2027 juga kembali menghadirkan Festival SenengSoccer untuk KU-8.

Baca Juga: Kiandra Ramadhipa Bidik Perburuan Gelar Moto3 Junior Valencia

Di Tangerang, kegiatan ini diikuti oleh 75 siswi dari 22 SD & MI, sementara di Semarang ada 83 peserta dari 18 SD & MI turut serta.

Usai Tangerang dan Semarang, MilkLife Soccer Challenge Seri 1 2026 - 2027 akan bergulir di Jakarta Raya (Jakarta Timur) dan Yogyakarta pada 15 sampai 20 September 2026.

Daftar Pemenang MLSC Tangerang Seri 1 2026-2027:

Kategori Usia 10

Champion                       : SDN Pinang 3

Runner-up                      : SDN Cipulir 03

Semifinalis                      : SDN Lengkong Gudang Timur dan SDN Karawaci Baru 1

Top Scorer                       : Fatimah Almeera Pahala - SDN Karawaci Baru 1 (12 gol)

Best Player                      : Ifra Azzaryfa Arysla - SDN Cipulir 03

Best Goalkeeper           : Shofiauliya Ferdian - SDN Pinang 3

Fairplay Team                 : SDN Pondok Jagung 02

Kategori Usia 12

Champion                       : SDN Kunciran 8

Runner-up                      : SDN Kunciran 4 B

Semifinalis                      : UPTD SDN Pondok Karya dan SDN Pinang 3

Top Scorer                       : Fildzah - UPTD SDN Pondok Karya (31 gol)

Best Player                      : Revalia Safitri - SDN Kunciran 8

Best Goalkeeper           : Salsabila Nur Ardillah - SDN Kunciran 8

Fairplay Team                 : SDN Karawaci Baru 1

Daftar Pemenang MLSC Semarang Seri 1 2026 - 2027:

Kategori Usia 10

Champion                       : SDN Kembangarum 2 Semarang

Runner-up                      : SDN Brumbungan

Semifinalis                      : SDN Lamper Kidul 02 & SDN Tandang 02

Top Scorer                       : Ayra Kirana Mahestri - SDN Kembangarum 2 Semarang (39 gol)

Best Player                      : Almiera Naila Fatmawati - SD Kemala Bhayangkari 04 Akpol

Best Goalkeeper           : Zhafira Ayunindya Putri Azhari - SDN Brumbungan

Fairplay Team                 : SDN Srondol Wetan 04

Kategori Usia 12

Champion                       : MI Pagersari-Patean

Runner-up                      : SDN Karangsono 2 Mranggen

Semifinalis                      : SDN Klepu 03 & SD Nasima

Top Scorer                       : Ammaora Kalani Putri - MI Pagersari-Patean (61 gol)

Best Player                      : Shakila Azalia Ardani - SDN Klepu 03

Best Goalkeeper           : Azza Kurnia Hakim - SDN Karangsono 2 Mraggen

Fairplay Team                 : SD IB Annisa

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah