JawaPos.com – Pengprov Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) NTB terus mematangkan persiapan jelang perhelatan Kejurnas Atletik 2026 Kategori Senior. Jajaran pelatih dan pengurus PASI NTB menggembleng deretan atlet unggulan daerah demi meraih hasil maksimal pada ajang bergengsi level nasional tersebut.
Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Pengprov PASI NTB Hari Gunawan mengungkapkan bahwa para atlet yang masuk radar ajang ini tengah menjalani pemusatan latihan mandiri secara intensif.
“Atlet yang kita siapkan adalah mereka yang sekarang sedang menjalani pelatda mandiri,” ujarnya.
Hari menjelaskan, sejauh ini terdapat 15 atlet yang menghuni pelatda mandiri PASI NTB untuk diturunkan pada Kejurnas Atletik 2026. Nama-nama mentereng masuk dalam daftar skuad ini, termasuk sprinter Lalu Muhammad Zohri yang diproyeksikan turun di nomor 100 meter, 200 meter, dan estafet 4x100 meter.
Selain Lalu Muhammad Zohri, ada pula Sapwaturrahman yang akan bersaing di nomor lompat jauh dan lompat jangkit.
Amunisi PASI NTB makin solid dengan hadirnya Sudirman Hadi (100 meter dan 4x100 meter), Rohani (lompat jauh dan sapta lomba), I Dewa Ayu Ita Aryanti (tolak peluru), Fala Dhita (400 meter dan 4x400 meter), Suleni (4x400 meter), serta Mirawan (400 meter dan 4x100 meter).
Selain itu, nama Jumratun (4x400 meter), Dicky Maulana (200 meter), Rahmatullah (400 meter lari gawang), Yad Hapizudin (1.500 meter), Muhardin Saputra (800 meter), Iswatun (400 meter lari gawang), dan Julian Lestari (400 meter dan 4x400 meter) turut melengkapi kekuatan PASI NTB.
Peluang bagi atlet di luar pelatda mandiri pun masih terbuka lebar untuk membela nama daerah. Hari menegaskan bahwa PASI NTB tidak menutup kemungkinan mengirimkan atlet di luar pelatda selama memenuhi kualifikasi resmi.
“Kami tidak menutup kemungkinan mengirim atlet di luar pelatda mandiri karena pendaftaran ke ajang Kejurnas Atletik 2026 memang hanya bisa dilakukan pengprov,” tambahnya.
Baca Juga: Haaland Potong Rambut Cepak, Magisnya Langsung Hilang di Manchester City
Sementara itu, Ketua Pengprov PASI NTB Didi Sumardi menegaskan pentingnya perhelatan Kejurnas Atletik 2026 ini sebagai batu ujian krusial bagi atlet.
Menurut Didi, kejurnas mendatang berfungsi sebagai ajang pemantapan performa sekaligus evaluasi seleksi awal menuju target besar PON 2028.
“Kejurnas ini menjadi panggung penting untuk menguji mental bertanding dan mengukur kedalaman skuad kita. Hasilnya akan menjadi bahan evaluasi utama dalam menyusun komposisi atlet terbaik untuk program pelatda jangka panjang,” pungkas Didi. (puj/r8)