← Beranda
Kontingen Tuli Indonesia Buka Donasi, Butuh Rp 700 Juta untuk Berangkat ke Penang
Taufiq ArdyansyahKamis, 20 Agustus 2026 | 23.33 WIB
Para anggota tim bulu tangkis Indonesia berfoto bersama setelah memenangkan nomor beregu pada ASEAN Deaf Games 2022 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis (24 November 2022). Kontingen Tuli Indonesia membutuhkan Rp 700 juta untuk memberangkatkan 24 atlet ke Penang. Donasi baru terkumpul sekitar Rp 40 juta. (Antara/HO)

JawaPos.com  – Kontingen Tuli Indonesia membuka donasi untuk memberangkatkan 24 atlet ke Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship 2026 di Penang, Malaysia pada 2-10 Oktober.

Mereka akan mewakili Indonesia dalam empat cabang olahraga, yakni badminton, atletik, bowling, dan catur. Dana yang dibutuhkan untuk memberangkatkan atlet, pelatih, dan ofisial mencapai Rp 700 juta.

Komunikator Kontingen Tuli Indonesia Tolibul Hadi mengatakan, keputusan membuka donasi diambil setelah berbagai upaya mendapatkan dukungan pendanaan belum membuahkan hasil. Salah satunya melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

“Kami sudah mengajukan dukungan kepada Kemenpora sebagai stakeholder olahraga. Kami juga sudah bersurat melalui Komisi Nasional Disabilitas. Namun, ternyata belum ada dana yang bisa diberikan karena adanya efisiensi,” ujar Tolib saat dihubungi Jawa Pos kemarin.

Kontingen kemudian mencari dukungan dari perusahaan melalui program corporate social responsibility (CSR). Upaya tersebut juga dilakukan dengan menyebarkan sekitar 100 proposal kepada sejumlah pihak.

Namun, hingga kini, belum ada perusahaan yang dapat membantu pendanaan keberangkatan.

“Ya sudah, terakhir memang jalan dengan open donasi. Kami sebenarnya malu, tapi karena ini jalan terakhir supaya bisa memberangkatkan atlet-atlet kami ke Malaysia,” tegas Tolib.

Bidang Administrasi Kontingen Tuli Indonesia Intan Adelia menambahkan, hingga kini dana yang terkumpul telah mencapai sekitar Rp 40 juta.

Dengan demikian, masih terdapat kekurangan sekitar Rp 660 juta dari total kebutuhan Rp 700 juta.

Baca Juga: Rayakan Seabad Napoli, Dongfeng Kembali Jadi Sponsor Partenopei

“Jadi, angka Rp 20 juta bukan hanya untuk biaya tiket, tetapi merupakan estimasi kebutuhan seorang atlet Tuli selama mengikuti kegiatan di Penang,” jelas Adelia. 

EDITOR: Hendra