← Beranda
Ganda Campuran Indonesia Bersinar dengan Kembalinya Nova Widianto, Amri/Nita Makin Antusias
Andika RachmansyahSabtu, 15 Agustus 2026 | 00.27 WIB
PBSI kembali menunjuk Nova Widianto sebagai kepala pelatih ganda campuran. Rekam jejak juara dunia diharapkan mengangkat prestasi Indonesia. (PBSI)

JawaPos.com - Pasangan ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, menyambut baik kembalinya pelatih Nova Widianto ke Pelatnas PBSI.

Mereka menyebut kehadiran Nova akan memberi dampak positif, karena sudah paham pola permainan yang dibutuhkan pemain ganda campuran Indonesia.

PBSI melakukan penyegaran pada tim kepelatihan ganda campuran Pelatnas Cipayung. Nova dipercaya federasi untuk menangani sektor ganda campuran dengan menggantikan Rionny Mainaky.

Baca Juga: PBSI Harapkan Energi Baru, Resmi Tunjuk Nova Widianto Kembali Latih Ganda Campuran

Nita menyambut antusias kehadiran Nova karena menilai mantan pemain tersebut memahami karakter permainan ganda campuran. Menurutnya, sektor tersebut membutuhkan pelatih yang mampu memberikan perhatian terhadap detail kecil.

"Ya kalau dibilang happy pasti happy karena mungkin dia yang tahu polanya ganda campuran tuh harus seperti apa, detailnya seperti apa, kita harus gimana dia tahu," kata Nita kepada awak media di Pelatnas PBSI Cipayung, dikutip Jumat (14/8/2026).

Nita menjelaskan, pemain ganda campuran membutuhkan pelatih yang dapat memberikan pengingat mengenai hal-hal kecil selama pertandingan. Ia menilai, detail tersebut dapat memengaruhi keputusan pemain ketika bertanding di lapangan.

"Jadi ya sebenarnya pemain-pemain kita tuh itu yang dibutuhin, hal-hal kecilnya. Hal-hal kayak diingatkan 'Ini habis kayak gini ke sini, habis kayak gini harus kayak gini' itu sih yang perlu diingatkan," ungkap Nita.

Baca Juga: PBSI Tunjuk Kembali Nova Widianto, Ganda Campuran Bidik Bangkit di Level Dunia

Nita mengatakan, perhatian terhadap detail permainan menjadi salah satu aspek yang sempat terlewat dalam pembinaan ganda campuran Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut dinilai turut menjadi kendala bagi pemain ketika menjalani pertandingan.

"Dan ya mungkin yang bisa dilihat semuanya beberapa tahun ini tuh itu yang miss (detail-detail) banget gitu, itu yang jadi kendala di ganda campuran. Kayak enggak ada yang ingetin kita harus bagaimana, main itu harus bagaimana. Sekarang dengan Coach Nova balik dan kita dilatih sama Rijal untuk sementara gitu, ya itu diingatkan banget sih hal-hal detail kayak gitu tuh mereka ingatkan kita banget gitu sih," terangnya.

Sementara, Amri mengaku belum sempat berbicara secara langsung dengan Nova sejak sang pelatih kembali ke Pelatnas PBSI. Dia baru sebatas bertegur sapa dengan Nova ketika keduanya bertemu dalam sejumlah turnamen internasional.

"Belum sih, ya saling tegur aja kalau ketemu di pertandingan belakangan ini gitu. Ya kalau pas di Jepang, China kan juga ketemu, cuma ya mau ngobrol juga mungkin Coach Novanya masih ada tanggung jawab di sana, jadi belum enak lah untuk ngobrol. Jadi paling ya sapa-sapa saja gitu ," papar Amri.

Kembalinya Nova diharapkan dapat membantu Amri/Nita memperbaiki sejumlah detail permainan yang masih menjadi pekerjaan rumah. Dengan pendampingan sementara dari Rijal dan Hendra Mulyono, mereka kini memiliki kesempatan untuk meningkatkan performa sebelum menghadapi turnamen-turnamen mendatang.

EDITOR: Edi Yulianto