← Beranda
Nay Sunda Sabet 2 Emas di Ajang Indonesia Muaythai Champinship 2026
Antara• Sabtu, 8 Agustus 2026 | 23.12 WIB
Atlet Muaythai Niskala Riksa Sunda Silviadi atau akrab disapa Nay Sunda.ANTARAHO.ist-doc.

 

JawaPos.com - Niskala Riksa Sunda Silviadi yang akrab disapa Nay Sunda memborong dua medali emas pada ajang Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 di GOR Abdu Rosyad, kompleks GOR Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Jawa Barat, dikutip dari ANTARA.

Dua medali emas yang diraih pelajar SMPN 1 Subang itu diperoleh dari nomor Waikru Female U-15 dan Muay Aerobic pada Sabtu (8/8).

Torehan ini menjadi pencapaian istimewa bagi atlet belia asal Subang tersebut sekaligus menunjukkan pembinaan Muaythai usia muda di daerah mampu melahirkan atlet yang memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Baca Juga: Audisi Umum PB Djarum 2026 Makassar: 6 Putri ke Final, 12 Putra Berebut Tiket

IMC 2026 merupakan Kejuaraan Nasional Muaythai Indonesia yang berlangsung pada 5-10 Agustus 2026 di Kota Bekasi. Kejuaraan ini menjadi ajang berkumpul atlet-atlet Muaythai berbagai daerah di Indonesia sekaligus bagian dari proses pembinaan dan pencarian bibit-bibit atlet untuk dipersiapkan menuju level internasional.

Bagi Nay Sunda, dua emas di Bekasi menambah panjang catatan prestasinya di usia yang masih sangat muda..Sebelumnya, ia juga telah membawa nama Indonesia ke pentas internasional melalui World Muaythai Championship 2026 di Malaysia.dengan turun pada nomor Waikru dan berhasil bersaing dengan atlet-atlet dari berbagai negara.

Nay menuturkan keberhasilan tersebut bukan semata-mata karena dirinya sendiri. Dengan polos, ia justru menyebut banyak orang yang berada di belakangnya setiap kali berlatih dan bertanding.

Baca Juga: Chelsea vs AC Milan Tayang di Mana? Cek Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Link Live Streaming

"Aku senang banget bisa dapat dua emas. Tapi ini bukan karena Nay sendiri. Nay bisa sampai di sini karena Abu, Ibu, pelatih, guru-guru di sekolah dan teman-teman Nay yang selalu dukung dan kasih semangat. Terima kasih semuanya," katanya.

Di balik perjalanan Nay terdapat dukungan kuat dari kedua orangtuanya, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sanggabuana yang akrab dipanggil Abu, serta Dr (Cand) Noviyanti Maulani.

Sang ayah merupakan sosok yang sejak awal mendukung Nay menekuni Muaythai, sementara sang ibu dikenal sebagai pencipta Muay Aerobik Nusantara, yang kini menjadi bagian dari pengembangan olahraga Muaythai di Indonesia.

Dukungan keluarga tersebut berjalan beriringan dengan peran pelatih, guru dan sahabat-sahabatnya. Ia masih seorang pelajar SMP yang harus membagi waktu antara sekolah dan latihan.

Namun, dari keseharian itulah perlahan tumbuh keberanian, disiplin dan kecintaan terhadap Muaythai. Pengalaman bertanding tingkat internasional di Malaysia menjadi bekal berharga ketika Nay kembali tampil di tingkat nasional dan mampu membawa pulang dua medali emas dari Bekasi.

Nay Sunda adalah gambaran dari bagaimana pembinaan olahraga harus tumbuh dari bawah. Ia masih sangat muda, tetapi sudah belajar bahwa setiap prestasi membutuhkan proses panjang.

Ada latihan yang melelahkan, pertandingan yang menegangkan, dukungan keluarga dan ada guru yang tetap mengingatkan bahwa sekolah juga penting. Dari proses sederhana seperti itulah seorang anak belajar mengejar mimpi tanpa harus kehilangan masa kanak-kanaknya.

EDITOR: Banu Adikara