JawaPos.com – Novak Djokovic mengusulkan sejumlah perubahan mendasar terhadap sistem permainan tenis sebagai upaya menyesuaikan olahraga tersebut dengan perkembangan zaman dan minat generasi muda.
Menurut peraih 24 gelar Grand Slam itu, tenis perlu menghadirkan pertandingan yang lebih dinamis tanpa menghilangkan nilai kompetitifnya.
Berikut 4 poin utama yang diajukan Djokovic terkait perubahan sistem permainan tenis, seperti dilansir dari laman Bein Sports pada Rabu (5/8).
1. Menetapkan Durasi Pertandingan Sekitar 2 Jam
Djokovic mengusulkan agar setiap pertandingan memiliki durasi yang lebih terukur, yakni sekitar dua jam. Menurutnya, pertandingan dengan waktu yang lebih singkat akan memudahkan penjadwalan turnamen sekaligus memberikan kepastian bagi penonton dan pemegang hak siar. Format tersebut juga dinilai mampu menghadirkan tontonan yang lebih menarik dan mudah diikuti.
2. Mengubah Format Set Menjadi 4 Gim
Djokovic mengusulkan penggantian format set tradisional dari 6 gim menjadi 4 gim. Pertandingan tetap dapat menggunakan format terbaik dari lima set sehingga peluang terjadinya kebangkitan skor tetap terbuka. Perubahan tersebut diharapkan mampu meningkatkan intensitas permainan tanpa membuat durasi pertandingan terlalu panjang.
3. Menerapkan Sistem Poin Emas pada Skor Imbang
Djokovic juga mengusulkan penerapan sistem poin emas ketika skor mencapai 40-40. Dalam sistem tersebut, tidak akan ada lagi keuntungan atau advantage, sehingga satu poin berikutnya langsung menentukan pemenang gim. Aturan ini diyakini dapat meningkatkan ketegangan pada momen penting sekaligus mengurangi waktu yang terbuang akibat deuce berkepanjangan.
4. Mengadopsi Format yang Pernah Diuji pada Turnamen Khusus
Djokovic menilai sejumlah usulan tersebut bukanlah konsep yang sepenuhnya baru karena telah diterapkan dalam ATP Next Gen Finals. Menurutnya, hasil uji coba tersebut dapat menjadi dasar untuk mempertimbangkan penerapan aturan serupa pada level kompetisi yang lebih luas. Meski demikian, usulan tersebut masih memicu perdebatan karena dinilai akan mengubah tradisi yang telah lama menjadi identitas olahraga tenis.