JawaPos.com - PSS Sleman U-13 kembali gagal mengamankan kemenangan pada lanjutan Grup A Piala Soeratin DIY 2026. Meski tampil dominan sepanjang pertandingan, skuad Elang Muda harus puas berbagi angka usai bermain imbang 2-2 melawan PS Tunas Ngaglik di Lapangan Sidorejo, Lendah, Kulon Progo.
Sejak peluit awal dibunyikan, PSS tampil lebih menguasai jalannya pertandingan. Penguasaan bola dan tekanan terus diberikan ke lini pertahanan tuan rumah. Namun, rapatnya organisasi permainan PS Tunas Ngaglik membuat berbagai peluang yang diciptakan PSS belum mampu berbuah gol.
Tim tuan rumah memilih bermain lebih menunggu sambil mengandalkan serangan balik. Strategi tersebut cukup efektif karena mampu meredam agresivitas Elang Muda sekaligus menciptakan ancaman ketika mendapatkan ruang.
Baca Juga: Persib Tak Ingin Terpeleset Lawan DPMM FC, Barros Optimistis Pangeran Biru Raih Tiga Poin
Kebuntuan PSS akhirnya pecah menjelang turun minum. Gavin Abhinaya sukses membawa timnya unggul pada masa injury time babak pertama, tepatnya menit ke-35+1. Gol tersebut lahir setelah PSS terus menekan pertahanan lawan hingga menit-menit akhir babak pertama.
Memasuki paruh kedua, jalannya pertandingan berubah. PSS masih mendominasi permainan, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat sejumlah peluang kembali terbuang sia-sia.
Situasi itu mampu dimanfaatkan PS Tunas Ngaglik. Pada menit ke-44, Akbar Maulana berhasil menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang PSS.
Baca Juga: Gledson Paixao Lega Bisa Main Lagi saat Persebaya Surabaya Kalahkan Persija Jakarta
Momentum kemudian berbalik ke kubu tuan rumah. Lewat skema serangan balik cepat pada menit ke-65, tekanan yang diberikan membuat pemain PSS melakukan gol bunuh diri.
Renata Gavin tanpa sengaja mengarahkan bola ke gawang sendiri sehingga PS Tunas Ngaglik berbalik unggul 2-1. Tertinggal tidak membuat para pemain Elang Muda kehilangan semangat.
Mereka terus meningkatkan intensitas serangan demi mencari gol penyama kedudukan. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada masa injury time.
Melalui situasi bola mati, Angga Satria sukses menyundul bola ke dalam gawang lawan pada menit ke-70+3. Gol tersebut sekaligus menyelamatkan PSS dari kekalahan dan memastikan pertandingan berakhir dengan skor 2-2.
Pelatih Kepala PSS U-13, Adityas Budi Santoso, tetap mengapresiasi semangat juang para pemainnya meski hasil yang diraih belum sesuai harapan.
"Apapun hasilnya hari ini harus kami syukuri karena anak-anak bermain ngotot dan tidak mau kalah begitu saja. Meski begitu masih banyak evaluasi, mulai dari kerja sama tim, penyelesaian akhir, hingga konsentrasi sepanjang pertandingan," ujar Adityas usai laga.
Baca Juga: Reaksi John Herdman Soal Debut Apik Mitchell Baker Bersama Timnas Indonesia: Luar Biasa!
Hasil ini membuat PSS Sleman U-13 mengoleksi satu kemenangan dan dua hasil imbang dari tiga pertandingan Grup A. Posisi mereka masih belum sepenuhnya aman dalam persaingan menuju fase berikutnya.
Adityas menegaskan empat pertandingan tersisa akan menjadi penentu langkah timnya. Dia berharap para pemain mampu memaksimalkan setiap laga dengan meraih kemenangan agar peluang lolos tidak bergantung pada hasil tim lain.
Menurut dia, komitmen para pemain untuk terus belajar dan memperbaiki kekurangan menjadi modal penting bagi Elang Muda menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya di Piala Soeratin DIY 2026.
Baca Juga: John Herdman Puas dengan Performa Timnas Indonesia usai Bantai Kamboja 5-1