← Beranda
PB PERTACAMI Jaring Talenta Baru MMA lewat National MMA Championships 2026
Latu Ratri MubyarsahSabtu, 20 Juni 2026 | 13.37 WIB
PERTACAMI gelar PB PERTACAMI National MMA Championships 2026 di JSI Resort Megamendung, Bogor, 19–20 Juni 2026. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Indonesia terus menjaga momentum sebagai salah satu kekuatan baru Mixed Martial Arts (MMA) di Asia. Untuk terus menjaga itu, Persatuan Tarung Campuran Indonesia (PERTACAMI) menggelar kejurnas PB PERTACAMI National MMA Championships 2026 di JSI Resort Megamendung, Bogor, 19–20 Juni 2026.

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) ini diikuti atlet-atlet MMA berbakat dari 13 provinsi di Indonesia. Ajang ini menjadi bagian dari sistem pembinaan prestasi nasional yang dijalankan PERTACAMI untuk menemukan, mengembangkan, dan mempersiapkan atlet menuju berbagai ajang internasional.

PB PERTACAMI mencatat sebanyak 128 atlet dari 51 klub di 12 provinsi mengikuti kejurnas tahun ini dari total 167 yang mendaftar. Para peserta MMA akan bertanding dalam empat kategori, yaitu Senior, U-18, U-16, dan U-14, dengan total 21 nomor pertandingan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 58 atlet berasal dari kelompok junior dan 70 atlet dari kategori senior.

Baca Juga: Bek Timnas Maroko dan Manchester United Noussair Mazraoui Berencana Pensiun usai Piala Dunia 2026, Ingin Fokus Hafal Al-Qur'an

Ketua Umum PERTACAMI sekaligus Presiden GAMMA (Global Association of Mix Martial Arts) Tommy Paulus Hermawan menyatakan, Kejurnas bukan sekadar ajang untuk menentukan juara nasional, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun kekuatan MMA Indonesia di tingkat internasional.

"Kami tidak sedang mencari juara untuk dua hari ke depan. Kami sedang mencari atlet-atlet yang lima tahun dari sekarang akan membawa Indonesia berdiri di podium Asia dan dunia melalui jalur prestasi," ujar Tommy.

Menurut Tommy, dalam beberapa tahun terakhir Indonesia menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan di kancah internasional. Atlet-atlet binaan PERTACAMI berhasil meraih gelar juara pada GAMMA World Championships 2024 dan 2025, meraih satu medali emas dan enam medali perak pada SEA Games Thailand 2025, serta satu medali emas, satu perak, dan dua perunggu pada Asian Youth Games Bahrain 2025.

Baca Juga: Florencia Pena Mundur dari Presenter Luzu TV Usai Sebarkan Kabar Keliru soal Meninggalnya Ayah Lionel Messi

Prestasi tersebut berlanjut pada tahun 2026 melalui raihan medali emas pada Kejuaraan Asia di Tiongkok dan Uzbekistan, sekaligus memastikan keikutsertaan Indonesia pada Asian Games Aichi, berbagai ajang multievent dunia.

Dia menegaskan tidak hanya mempersiapkan atlet untuk pertandingan berikutnya. Tapi membangun generasi yang siap bersaing di level tertinggi olahraga dunia. “Ketika peluang yang lebih besar terbuka bagi MMA di masa depan, termasuk dalam perjalanan menuju ekosistem Olimpiade, Indonesia harus siap menjadi bagian dari negara-negara terdepan," ucapnya.

Selain menjadi ajang kompetisi nasional, penyelenggaraan Kejurnas tahun ini juga didahului dengan Seminar Referee & Judge Seminar Cutman dan Seminar Safeguarding sebagai bagian Jepang, serta Asian Indoor and Martial Arts Games (AIMAG) Riyadh 2026.

"Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kekuatan utama MMA di Asia. Namun prestasi tidak lahir secara instan. Dibutuhkan sistem pembinaan yang berkelanjutan, kompetisi yang berkualitas, dan regenerasi atlet yang konsisten. Karena itu Kejurnas menjadi sangat penting bagi kami," lanjut Tommy.

Tommy menjelaskan, pengembangan MMA Indonesia tidak hanya berorientasi pada pencapaian medali jangka pendek. PERTACAMI juga tengah membangun fondasi pembinaan jangka panjang yang sejalan dengan perkembangan MMA di tingkat global melalui GAMMA sebagai federasi internasional yang terus memperluas pengakuan dan partisipasi MMA dalam berbagai ajang multi-event dunia.

"Kami tidak hanya mempersiapkan atlet untuk pertandingan berikutnya. Kami sedang membangun generasi yang siap bersaing di level tertinggi olahraga dunia. Ketika peluang yang lebih besar terbuka bagi MMA di masa depan, termasuk dalam perjalanan menuju ekosistem Olimpiade, Indonesia harus siap menjadi bagian dari negara-negara terdepan," ujar Tommy.

Baca Juga: Bukan Kylian Mbappe atau Neymar, Rekor Gol Messi dan Ronaldo Justru Paling Sulit Ditumbangkan

Melalui PB PERTACAMI National MMA Championships 2026, organisasi berharap dapat memperluas basis pembinaan nasional sekaligus menemukan generasi baru atlet yang kelak akan membawa Merah Putih berkibar di panggung Asia dan dunia.

"Tahun ini kita menyaksikan 128 atlet dari berbagai daerah bertanding di arena. Di antara ratusan atlet tersebut, mungkin ada calon juara dunia berikutnya. Mungkin juga ada atlet yang suatu hari akan
menjadi bagian dari perjalanan MMA menuju panggung olahraga terbesar di dunia. Untuk kami, itulah makna sebenarnya dari Kejurnas," ucap Tommy.

Atlet MMA Indonesia Vallesia Fahira menjadi salah seorang yang disiapkan untuk meraih medali di ajang Asian Games 2026 Jepang. Dia bisa menjadi atlet yang berkiprah di ajang multi event terbesar se-Asia itu tak terlepas dari Kejurnas dan ikut kejuaraan di luar negeri. 

Baca Juga: Hasil FP1 Moto3 Ceko 2026: Hakim Danish Tercepat, Veda Ega Pratama P22

“Jadi saya sudah tahu lawannya siapa saja, saya turun di 54 kg modern. Pesaing dari
Asia itu banyak, Kazakhstan dan Thailand,” terang Vallasia Fahira. 

Dia lolos Asian Games dari mengikuti kualifikasi sebanyak dua kali. Pertama saat tampil di Tiongkok dan kedua di Uzbekistan bulan lalu. “Jadi sistemnya pengumpulan poin, setelah itu di ranking ulang. 1-8 yang lolos. Entry by name langsung. Gak bisa dua yang lolos per kelas. Jadi di dua itu aku dapat dua medali perunggu. Pas dijumlah jadi peringkat pertama,” kata Vallasia Fahira.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah