JawaPos.com - Setelah resmi dilantik sebagai Ketua Umum PB Wushu Indonesia periode 2026-2030, Airlangga Hartarto langsung memasang target tinggi.
Tidak hanya memburu medali emas di Asian Games Nagoya 2026, kepengurusan baru PB WI juga mulai menyiapkan regenerasi atlet dan fondasi menuju Olimpiade Los Angeles 2028 demi menjaga tradisi prestasi wushu Indonesia di panggung dunia.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman pada Jumat (12/6/2026).
Setelah dilantik, kepengurusan baru ini langsung tancap gas membidik prestasi di panggung internasional. Mulai dari Asian Games 2026 hingga persiapan menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
Airlangga menegaskan bahwa tantangan olahraga wushu ke depan akan semakin berat. Fokus utama kepengurusan periode ini adalah menjaga tradisi medali emas di ajang multicabang bergengsi, terdekat adalah Asian Games 2026 yang akan digelar di Nagoya, Jepang.
"Kami sangat berharap dalam Asian Games wushu bisa juga menyumbangkan medali emas, karena dalam beberapa Asian Games sebelumnya wushu selalu berpartisipasi dan mendapatkan medali emas," ujar Airlangga kepada awak media, Jumat (12/6/2026)
Selain Asian Games, Airlangga juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan fondasi jangka panjang apabila wushu resmi dipertandingkan di ajang Olimpiade.
Strategi utamanya adalah melakukan regenerasi total mengingat beberapa atlet andalan senior, termasuk Edgar Xavier Marvelo, sudah tidak bertanding lagi.
Sebagai modal positif, Airlangga menunjukkan prestasi gemilang skuad muda Indonesia di kancah dunia. Di level junior, Indonesia berhasil membawa pulang 29 medali pada Kejuaraan Dunia Junior terbaru.
Selain itu, PB WI juga menggembleng atlet pelapis. Nama-nama potensial seperti Seraf Naro Patricia Geraldine juga disebut dan kini disiapkan intensif untuk masuk level senior.
"Pengalaman merupakan hal yang sangat penting, dan juga mental serta motivasi. Jadi itulah yang menjadi tantangan bagi kami," terang Airlangga.
Sementara itu, Marciano Norman selaku Ketum KONI Pusat memberikan apresiasi atas konsistensi prestasi wushu Indonesia di level internasional. Ia pun berharap wushu dapat terus mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
"Besar harapan saya pada Asian Games yang akan datang, Wushu kembali menjadi cabang olahraga yang memberikan medali emas kepada Indonesia dan membuat kita semua bangga karena prestasinya," ungkap Marciano.
Sejauh ini, prestasi wushu Indonesia bisa dibilang membanggakan. Pada Asian Games Jakarta 2018, wushu berhasil menyumbangkan 1 medali emas, 1 perak, dan 2 perunggu. Medali emas dipersembahkan Lindswel Kwok.
Saat itu, wushu telah masuk dalam daftar 11 cabang olahraga penyumbang 31 medali emas bagi Kontingan Indonesia yang untuk pertama kali mencatat sejarah berada di peringkat empat perolehan medali.
Lalu Asian Games Hangzhou 2022 (yang digelar September 2023), wushu mempertahankan prestasinya dengan merebut 1 medali emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Sumbangan medali emas yang dipersembahkan Haris Horatius itu menjadi salah satu dari 7 medali emas yang diraih Kontingen Indonesia.