← Beranda
PB Djarum Jaring Bakat Bulu Tangkis Muda di Tiga Kota
Latu Ratri MubyarsahSenin, 11 Mei 2026 | 21.22 WIB
PB Djarum jaring bibit bulu tangkis muda berbakat di Pekanbaru, Makassar, serta Kudus. (Istimewa)

 

JawaPos.com–PB Djarum menjaring bakat muda bulu tangkis di tiga kota. Dimulai dengan Pekanbaru, Riau, pada 7–12 Juli; lalu Makassar, Sulawesi Selatan, pada 4–9 Agustus; serta Kudus, Jawa Tengah, pada 8–13 September.

Di Kota Pekanbaru, Audisi Umum PB Djarum 2026 diselenggarakan di GOR Angkasa, Kecamatan Payung Sekaki. Sementara di Makassar akan bertempat di GOR Dafest, Kecamatan Biringkanaya. Klimaksnya di Kudus, kembali akan dipusatkan di GOR Djarum, Kecamatan Jati.

Pada tahun ini, pencarian bibit pebulutangkis bertalenta dan bermental juara akan menyasar tiga kelompok usia yakni U-8 (peserta dengan usia 8-10 tahun atau kelahiran 2016-2018), KU- 11 (peserta berusia 11 tahun atau kelahiran 2015), serta KU-12 (peserta dengan usia 12 tahun atau kelahiran 2014), baik putra maupun putri.

Baca Juga: Resmi! Megawati Hangestri Comeback ke Korea Selatan, Gabung Hyundai Hillstate usai Mundur dari Timnas Indonesia 

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin menyatakan, penyelenggaraan audisi di tiga kota tahun ini merupakan bagian dari upaya memperluas jangkauan pencarian talenta muda di seluruh Indonesia.

Ketua PB Djatum itu menuturkan, keputusan untuk kembali menggelar audisi di sejumlah kota lantaran menjawab permintaan dari peserta, orangtua atlet maupun klub daerah agar tidak hanya terpusat di Pulau Jawa saja. ”Sejak 2022 hingga 2025, kami pusatkan di Kudus. Namun pada tahun-tahun sebelumnya kami juga sempat menggelar ke berbagai kota, bahkan sampai sembilan kota,” ujar Yoppy Rosimin.

Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026 Sigit Budiarto menuturkan, proses seleksi tahun ini tetap dirancang ketat dan kompetitif guna menemukan atlet-atlet muda dengan kualitas istimewa. Peraih gelar Juara Dunia 1997 menambahkan, penyelenggaraan audisi yang rutin setiap tahun merupakan bagian dari upaya menjaga kesinambungan mata rantai pembinaan atlet di PB Djarum.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Bongkar Rahasia Finis ke-4 di Trek Basah di Moto3 Prancis 2026: Tenang dan Tidak Agresif

”Kami berharap melalui audisi ini dapat menemukan bibit-bibit unggul yang tidak hanya kuat secara teknik, tetapi juga memiliki karakter unik dalam bermain serta mental juara. Kombinasi tersebut penting untuk membentuk atlet dengan kualitas super yang mampu bersaing di level tertinggi,” jelas Sigit.

 Adapun, Tim Pencari Bakat akan diperkuat jajaran pelatih PB Djarum. Sederet legenda bulu tangkis Indonesia turut serta memantau bakat para peserta Audisi Umum PB Djarum 2026 sejak hari pertama.

”Audisi ini adalah salah satu cara untuk menjemput bakat dan membuka peluang lebih luas bagi bibit-bibit baru. Apalagi tahun ini digelar di tiga kota, ini menjadi kesempatan besar bagi pemain di daerah yang mungkin sebelumnya kesulitan menjangkau Kudus. Harapannya, kita bisa mendapatkan lebih banyak talenta baru dibanding sebelumnya,” kata Hendrawan.

Terkait kriteria atlet putri, Hendrawan menjelaskan bahwa pendekatan penilaian juga akan menyesuaikan dengan dinamika permainan ke depan. Namun yang menjadi sorotan Juara Thomas Cup 2002 tersebut adalah sistem skor baru yang diterapkan BWF yakni 15 poin x 3 game (best of three) yang akan berlaku mulai Januari 2027.

”Ke depan dengan format permainan yang cenderung lebih cepat, faktor teknik menjadi semakin penting. Untuk atlet putri, kami melihat penguasaan teknik, footwork, dan kontrol lapangan sebagai aspek utama. Namun tentu tidak mengesampingkan faktor lain seperti mental dan karakter. Fighting spirit juga menjadi salah satu hal yang kami perhatikan, terutama saat mereka memasuki fase-fase akhir seleksi,” jelas Hendrawan.

Sementara itu, Koordinator Tim Pencari Bakat Atlet Putra Leonard Holvy de Pauw menegaskan, pencarian bibit di sektor putra kini menitikberatkan pada kombinasi antara fundamental teknik, karakter, dan kecerdasan bermain. PB Djarum ingin merekrut atlet yang sejak awal sudah memiliki dasar pukulan, footwork, dan power yang baik, serta mampu beradaptasi dengan tempo permainan cepat yang menuntut agresivitas dan daya tahan tinggi.

Baca Juga: Playoff NBA: Thunder Menang Kolektif atas Lakers, Selangkah Lagi Lolos ke Final Wilayah Barat

”Kami juga melihat karakter pemain luar Jawa, khususnya dari Sumatra dan Sulawesi, yang umumnya memiliki strength, daya juang, dan fisik lebih kuat. Ini menjadi modal penting yang bisa kami kembangkan lebih lanjut melalui pembinaan di PB Djarum,” papar Holvy.

Lulusan Audisi Umum PB Djarum 2018 Pekanbaru, Jolin Angelia mengajak para calon peserta untuk memanfaatkan ajang ini semaksimal mungkin dengan berbagai persiapan matang. Bukan hanya sekadar seleksi, tetapi juga panggung pembuktian bagi atlet muda untuk menunjukkan kualitas teknik, kesiapan fisik, serta mental bertanding di level kompetitif.

”Yang penting tetap konsisten berlatih dan terus percaya dengan kemampuan diri sendiri,” ujar Jolin yang resmi bergabung Pelatnas PBSI di tahun ini.

Baca Juga: Marc Marquez Ungkap Cedera Tersembunyi! Rider Ducati Absen di MotoGP Le Mans dan Catalunya

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah