JawaPos.com - Para pelari dari berbagai daerah yang jumlahnya berkisar 10 ribu orang bakal tumpah ruah di ajang BFI Run yang digelar di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Minggu (24/5) mendatang.
Pada ajang lari tahunan yang sudah digelar sembilan kali ini, peserta begitu antusias. Hal itu terlihat dari tiket seluruh kategori yang sudah habis terjual tidak lama setelah penjualan dibuka pada 12 Desember 2025 lalu.
BFI Run sudah lama dikenal sebagai ajang lomba lari jalan raya yang menjadi incaran pelari rekreasional dengan porsi latihan cukup serius. Tahun ini, BFI Run kembali menghadirkan tiga nomor lomba, yakni Half Marathon (HM), 10K, dan 5K. Total hadiah yang disiapkan mencapai Rp 1,2 miliar.
Selain perebutan podium, kategori HM kembali membuka peluang bagi pelari untuk tampil di ajang internasional. Delapan peserta yang mampu mencatat waktu finis di bawah dua jam akan mendapat kesempatan mengikuti Sydney Marathon, salah satu ajang bergengsi World Marathon Majors (WMM), pada 30 Agustus 2026. Sedangkan 12 pelari dengan catatan waktu di bawah 2 jam 20 menit berpeluang tampil di Yokohama Marathon pada 25 Oktober 2026.
Baca Juga: BFI RUN 2025 Sambut 8.000 Pelari di ICE BSD Tangerang, Tiket Lomba Habis dalam Waktu Dua Jam
Direktur BFI Finance Sudjono mengatakan peningkatan jumlah peserta menjadi indikator tingginya minat masyarakat terhadap olahraga lari dan event lari massal.
“Panitia terus mematangkan berbagai persiapan mulai dari rute lari, penyediaan tenaga dan fasilitas medis, tata letak race village, hingga fasilitas pendukung lainnya. Keamanan dan kenyamanan peserta tetap menjadi prioritas,” ujarnya, Rabu (6/5).
Panitia juga menetapkan batas waktu atau cut off time (COT) di setiap kategori. Untuk HM, peserta wajib menyelesaikan lomba maksimal tiga jam. Kategori 10K memiliki batas waktu 1 jam 45 menit, sedangkan kategori 5K selama satu jam.
Peserta yang melewati batas waktu tidak akan memperoleh medali finisher maupun jersey finisher untuk kategori HM.
Baca Juga: Event Lari Malang Half Marathon Didukung Tiga Kementerian
Salah satu daya tarik BFI Run selama ini adalah karakter lintasannya yang relatif minim elevasi sehingga dianggap cocok untuk memburu personal best. Bersama race management RunID, panitia menyiapkan lintasan steril dengan titik start dan finis di kawasan ICE BSD City.
Fenomena membeludaknya peserta dalam berbagai lomba lari beberapa tahun terakhir menunjukkan tren olahraga lari di Indonesia masih terus tumbuh. Event lari kini bukan hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga ruang berkumpul komunitas sekaligus bagian dari gaya hidup masyarakat urban.