← Beranda
Seleknas KKI 2026 Digelar di Jakarta, Oesman Sapta Soroti Pentingnya Sportivitas dan Integritas Wasit
Latu Ratri MubyarsahMinggu, 19 April 2026 | 01.32 WIB
Pengurus Pusat Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia gelar Seleknas dan Pelatnas 2026. (Istimewa)

 

JawaPos.com–Pengurus Pusat Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) menggelar Seleksi Nasional (Seleknas) dan Pelatihan Nasional (Pelatnas) 2026. Hal itu sebagai bagian dari persiapan menuju Kejuaraan Nasional PB FORKI.

Kegiatan melibatkan atlet-atlet potensial dari berbagai daerah di Indonesia itu dibuka di Jakarta, Sabtu (18/4). Kegiatan itu menjadi ajang penjaringan atlet terbaik yang akan dipersiapkan untuk kompetisi tingkat nasional hingga internasional.

Seleknas tersebut merupakan salah satu agenda penting dalam kalender kegiatan Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI). Ketua Umum Pengurus Pusat KKI Oesman Sapta menegaskan, proses seleksi tahun ini akan mengedepankan pembinaan teknik dan integritas dalam pertandingan. Dia berharap, kehadiran dewan guru baru mampu membawa pembaruan dalam sistem pelatihan.

Baca Juga: Preview PSBS vs Persija: Tuan Rumah Terluka, Macan Kemayoran Tak Mau Terpeleset

”Seleksi nasional yang baru dibuka tadi, akan dikendalikan dewan guru yang baru, Sensei Matsuzaki dan teman-teman pelatih Indonesia yang sudah siap. Mereka akan memperjuangkan dengan teknik-teknik baru,” ujar OSO, sapaan Oesman Sapta.

Dalam kesempatan itu, OSO menekankan pentingnya peran wasit dalam menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung. Kejujuran dalam penilaian merupakan kunci dalam mencetak atlet berprestasi.

”Yang nanti dibutuhkan adalah kejujuran wasit dalam menilai, baik wasit KKI sendiri maupun wasit nasional. Sebabnya kita mengharapkan karate ini adalah sportivitas. Sportivitas itu sangat penting untuk mencapai kejuaraan nasional maupun dunia,” lanjut Oesman Sapta.

Baca Juga: PSBS Biak Termotivasi Hadapi Persija Jakarta, Marian Mihail Minta Pemain Tampil Tanpa Takut

Lebih lanjut, OSO menegaskan, atlet KKI selalu siap menghadapi kompetisi. Namun, dia tidak menampik adanya dinamika dalam pertandingan, termasuk potensi kecurangan yang harus dihindari.

”Terus terang saja, atlet KKI dari dulu itu siap terus, tidak pernah tidak siap. Kalau ada kalah menang itu biasa. Ada juga kecurangan-kecurangan, tapi kita tidak setuju. Atlet tidak boleh curang, wasit juga tidak boleh curang,” tegas Oesman Sapta.

OSO menambahkan, pihaknya belum menetapkan target khusus bagi dewan guru baru. Saat ini, ungkap dia, fokus utama KKI adalah memperbanyak pembinaan dan meningkatkan kualitas atlet.

”Targetnya sebanyak-banyaknya,” ungkap Oesman Sapta.

Seleknas dan Pelatnas KKI 2026 memiliki sejumlah tujuan strategis. Di antaranya sebagai sarana pembinaan generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif seperti tawuran, minuman keras, dan penyalahgunaan narkoba.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mencetak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama bangsa. Kegiatan ini turut memberikan manfaat tambahan bagi para atlet, khususnya dalam bidang pendidikan. Sertifikat berjenjang yang diperoleh dari ajang ini dapat dimanfaatkan untuk jalur prestasi dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Baca Juga: PSM vs Borneo FC: Arfan Tegaskan Timnya Siap Berjuang Total Demi Tiga Poin Penting

Peserta Seleknas tahun ini diikuti oleh atlet dari 16 provinsi di Indonesia. Kegiatan itu juga didukung sejumlah wasit nasional, yang akan memimpin jalannya pertandingan secara profesional.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah