← Beranda
5 Panduan Olahraga Ringan Penurun Berat Badan Setelah Lama Absen Berkeringat Selama Puasa
Nova DinataJumat, 3 April 2026 | 21.05 WIB
Ilustrasi dua orang sedang berolahraga jalan santai./(Pinterest/EatingWell)

 

JawaPos.com - Setelah menjalani puasa, banyak orang yang ingin kembali berolahraga untuk menurunkan berat badan. Tubuh yang sudah lama tidak aktif berolahraga membutuhkan adaptasi bertahap agar terhindar dari cedera.  

Olahraga ringan setelah sekian lama tidak aktif membantu tubuh beradaptasi aman dan meningkatkan konsistensi latihan jangka panjang.

Dikutip dari Mayo Clinic, latihan secara perlahan memungkinkan otot dan sendi kembali kuat tanpa memberi tekanan berlebih. Beberapa panduan olahraga ringan untuk menurunkan berat badan setelah lama tidak aktif saat menjalani puasa.

1. Jalan santai (Brisk Walking)

Jalan santai menjadi olahraga paling aman untuk pemula atau orang yang lama tidak berolahraga. Selain membantu menurunkan berat badan, berjalan rutin dapat memperbaiki sirkulasi darah dan meningkatkan stamina harian. Aktivitas ini bisa dilakukan hanya 20-30 menit/hari. 

Berjalan secara rutin membantu menjaga berat badan, meningkatkan kesehatan jantung, dan memperbaiki stamina tubuh.

2. Peregangan tubuh (Stretching)

Stretching membantu otot kembali lentur dan mengurangi rasa kaku akibat kurangnya aktivitas fisik. Gerakan ini penting dilakukan sebelum dan sesudah olahraga. Bagi pemula, cukup lakukan 5-10 menit setiap hari. Rutin melakukan stretching, tubuh akan lebih siap melakukan aktivitas olahraga tanpa rasa nyeri berlebihan. Peregangan dapat membantu mengurangi risiko cedera saat berolahraga.

Baca Juga: 5 Olahraga Ringan Setelah Tarawih untuk Bakar Kalori Takjil Agar Tubuh Tetap Bugar dan Segar 

3. Yoga ringan 

Yoga menggabungkan pernapasan dan gerakan tubuh sehingga cocok dilakukan setelah masa istirahat. Intensitasnya rendah namun tetap efektif membakar kalori.

Bagi pemula, yoga ringan 15-20 menit sudah cukup. Latihan ini berperan penting dalam proses penurunan berat badan. Yoga membantu meningkatkan keseimbangan tubuh dan mendukung pengelolaan berat badan.

4. Latihan kekuatan ringan (Bodyweight)

Latihan ini tidak memerlukan alat sehingga mudah dilakukan dirumah. Gerakan ini mampu meningkatkan kekuatan otot secara bertahap. 

Otot yang lebih kuat membantu tubuh membakar kalori secara efisien bahkan saat istirahat. Hal ini mendukung proses penurunan berat badan jangka panjang. Latihan kekuatan minimal dua kali seminggu membantu menjaga massa otot dan meningkatkan metabolisme tubuh.

Baca Juga: 5 Olahraga Ringan yang Aman Dilakukan Saat Puasa Agar Tubuh Tetap Bugar

5. Bersepeda santai 

Bersepeda membantu melatih otot kaki dan meningkatkan daya tahan tubuh. Aktivitas ini cocok untuk pemula. Bersepeda 20-30 menit beberapa kali seminggu membantu proses pembakaran kalori. Jika gerakan stabil membuat sendi lebih aman dibanding olahraga intensitas tinggi seperti lari cepat. 

Olahraga kardio intensitas sedang membantu meningkatkan kesehatan jantung dan mengelola berat badan.

EDITOR: Ilham Safutra