← Beranda
Raih Grassroots Development Program of The Year di PSSI Awards, MilkLife Soccer Challenge Diikuti 32.000 Siswi SD dan MI
Latu Ratri MubyarsahSelasa, 31 Maret 2026 | 02.19 WIB
MilkLife Soccer Challenge raih penghargaan sebagai PT Freeport Indonesia Grassroots Development Program of The Year dalam acara PSSI Awards. (Istimewa)

 

JawaPos.com–MilkLife Soccer Challenge meraih penghargaan sebagai PT Freeport Indonesia Grassroots Development Program of The Year dalam acara PSSI Awards akhir pekan lalu. Program yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife ini diharapkan dapat semakin memotivasi dan menggerakan lapisan usia dini untuk mencintai dan berprestasi di sepak bola putri.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan, PSSI Awards bukan sekadar malam penghargaan, namun merupakan bentuk apresiasi bagi seluruh pihak yang berkontribusi membangun sepak bola Indonesia. Pertama kali digelar sejak PSSI berdiri pada 95 tahun lalu, ajang yang memberikan 17 kategori penghargaan ini mendapat respons positif dan dihadiri jajaran Exco PSSI, pelatih timnas Indonesia John Herdman, Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers, serta sejumlah pemain timnas.

”Panggung ini untuk mengapresiasi para pahlawan di lapangan hijau. Bukan cuma pemain, tetapi juga wasit, PSSI provinsi, sponsor, komunitas, dan banyak pihak lain yang terus bekerja dari level grassroots sampai sepak bola prestasi. PSSI Awards hadir dengan semangat yang lebih hangat, lebih dekat, dan lebih membumi dengan memberi penghargaan kepada semua yang selama ini ikut menjaga mimpi sepak bola Indonesia tetap hidup,” ujar Erick Thohir.

Baca Juga: Nobar Japanese Grand Prix 2026, Temani Komunitas Menikmati Perjalanan Seru Formula 1 di Nobal

Penghargaan untuk MilkLife Soccer Challenge diterima Program Director MilkLife Soccer Challenge Teddy Tjahjono. Dia mengatakan, apresiasi dari PSSI ini merupakan suntikan motivasi bagi penyelenggara untuk terus mengembangkan MilkLife Soccer Challenge. Sehingga menjadi lokomotif yang memperkuat fondasi ekosistem sepak bola putri usia dini di Tanah Air.

”Penghargaan ini didedikasikan untuk mendiang Bapak Michael Bambang Hartono bersama Robert Budi Hartono yang serius membangun fondasi pembinaan olahraga yang dilakukan Djarum Foundation dan juga bagi semua pihak yang bekerja di balik layar demi suksesnya MilkLife Soccer Challenge,” Kata Teddy.

”Di masa mendatang, kami berharap MilkLife Soccer Challenge dapat menjangkau lebih banyak talenta-talenta usia dini yang kelak dapat diasah menjadi pesepak bola putri profesional dan bisa memperkuat Tim Nasional,” tutur Teddy.

Baca Juga: PB ORADO Sebut Kejurcab Bandung Buka Jalan Atlet Domino ke Level Nasional

Bermula pada 2023 di Kudus, penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge kini menjangkau 12 kota. Yakni Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung, Semarang, Kudus, Solo, Jogjakarta, Surabaya, Malang, Samarinda dan Banjarmasin. Di setiap kota, kompetisi akan diadakan dua kali dalam satu tahun.

Pada Seri 1 2024, tercatat 5.163 peserta turut andil. Sementara Seri 2 2024 meningkat sebanyak 10.051 siswi berpartisipasi. MilkLife Soccer Challenge Seri 1 2025 – 2026, peserta semakin tinggi yaitu 17.492. Sehingga, secara total MilkLife Soccer Challenge sudah diikuti 32.706 calon pesepak bola putri Tanah Air.

Kepala SDN Klepu 03 Semarang Didit Sulistio mengapresiasi MilkLife Soccer Challenge. Menurut dia, turnamen KU-8, KU-10, dan KU-12, membuat anak didik lebih giat berolahraga, semakin sehat, dan berkembang secara kognitif. SDN Klepu 03 Semarang pada KU-10 meraih gelar juara empat seri beruntun, mulai Seri 2 2024 hingga Seri 2 2025 - 2026.

”MilkLife Soccer Challenge telah menjadi sarana bagi peserta didik untuk mengekspresikan diri dan menemukan bakat mereka di bidang olahraga. Penghargaan yang diraih MilkLife Soccer Challenge sebagai Grassroots Development Program of the Year di ajang PSSI Awards 2026 merupakan pencapaian yang sangat positif dan patut diapresiasi,” tutur Didit.

”Ini menunjukkan bahwa program pembinaan sepak bola usia dini di Indonesia mulai mendapatkan perhatian serius dan berjalan ke arah yang benar. Dengan konsistensi dan kolaborasi semua pihak, program seperti ini diharapkan bisa menjadi pondasi kuat bagi kemajuan sepak bola Indonesia di masa depan,” ujar dia.

Sementara itu, salah satu jebolan MilkLife Soccer Challenge Albianca Raula mengaku, berbagai rangkaian seperti Skill Challenge, MilkLife Soccer Extra Training, MilkLife Soccer Challenge All-Stars membuat kualitas teknik serta mental semakin terasah untuk terus menjadi lebih baik.

Baca Juga: Qarrar Firhand Konsisten Cetak Prestasi, Podium 2 WSK Super Master Series Jadi Kado Lebaran 2026

”MilkLife Soccer Challenge sangat membantu hingga saya sempat masuk seleksi Timnas Putri untuk Piala AFF U-16. Kami terus termotivasi untuk menggapai mimpi. Karena tidak hanya berhenti di MLSC, tapi turnamen berjenjang seperti Piala Pertiwi dan Hydroplus Soccer League,” ujar atlet putri yang mulai mengikuti MilkLife Soccer Challenge sejak bersekolah di SDN Kebagusan 03 Jakarta.

Senada dengan Albianca, Ika Wonda merasa bersyukur bisa merumput di MilkLife Soccer Challenge Bersama SD Kristen Manahan, Solo. Dia merasakan ketatnya pertandingan internasional pada JSSL Singapore 7’s 2025 dan membawa timnya meraih gelar runner-up.

Dia berharap MilkLife Soccer Challenge menyebarkan kecintaan bermain sepak bola semakin meluas, serta menemukan lebih banyak bibit-bibit potensial pesepakbola Tanah Air.

Baca Juga: Veda Ega Akui Percaya Diri dengan Motor dan Performa di Moto3 Brasil

”Aku ikut bangga karena MilkLife Soccer Challenge berhasil meraih Grassroots Development Program of The Year dalam acara PSSI Awards 2026. Karena aku sendiri merasakan banyak pengalaman berharga yang aku rasakan dari pertama kali mengikuti turnamen ini. Semoga semakin banyak calon srikandi muda sepak bola yang berpartisipasi di MilkLife Soccer Challenge dan skuad Merah Putih mendatang bisa masuk Piala Dunia Putri,” kata Ika. 

Selain mempertandingkan format 7 vs 7 untuk KU-10 dan KU-12, MilkLife Soccer Challenge 2025–2026 kembali menghadirkan Festival SenengSoccer untuk KU-8, serta Skill Challenge yang menjadi sarana pengenalan dan pengembangan kemampuan dasar sepak bola sejak usia dini. Setelah dua seri rampung di seluruh kota penyelenggaraan, program ini akan ditutup dengan MilkLife Soccer Challenge All-Stars, yang mempertemukan talenta terbaik di setiap kota hasil kurasi sepanjang turnamen dan mengikuti pelatihan intensif pada MilkLife Soccer Extra Training.

Jadwal MilkLife Soccer Challenge Seri 2 2025 - 2026 mulai April

Samarinda        : 23 - 26 April 2026

Bekasi                : 28 April - 3 Mei 2026

Banjarmasin     : 30 April - 3 Mei 2026

Kudus                 : 12 - 17 Mei 2026

Surabaya           : 12 - 17 Mei 2026

Malang              : 21 - 24 Mei 2026

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah