← Beranda
Museum Kretek Kudus, Lokasi Syuting Gadis Kretek yang Simpan 1.195 Koleksi Sejarah Kretek
Alfa KamilaSelasa, 28 November 2023 | 23.33 WIB
Poster Film Gadis Kretek, Jeng Yah memakai kebaya Janggan (Sumber: Poster di https://about.netflix.com/)

 

JawaPos.com – Museum Kretek yang berada di Desa Getas Pejaten, Kecataman Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menjadi sorotan usai dipakai sebagai latar syuting serial hits terbaru Netflix, yakni Gadis Kretek.

Seperti namanya, serial Gadis Kretek yang dibintangi Dian Sastrowardoyo, bercerita tentang perjalanan seorang Dasiyah atau Jeng Yah, yang bermimpi agar perempuan bisa memasuki ruang saus pembuatan rokok.

Kala itu, budaya patriarki memang masih sangat kuat. Konon, jika perempuan masuk ke ruang saus, akan membuat rasa saus menjadi masam.

Jeng Yah pun berupaya keras melawan mitos itu dan memperjuangan hak perempuan dalam hal ini.

Sejarah penciptaan rokok di masa silam, hingga saat ini masih tersimpan dan tertata rapi di Museum Kretek Kudus.

Dilansir dari Radar Kudus (Jawa Pos Group), Selasa (28/11), Museum Kretek Kudus menyimpan sebanyak 1.195 koleksi.

Ribuan koleksi Museum Kretek Kudus itu, meliputi sejarah pembuatan rokok tradisional hingga modern.

Baca Juga: Gadis Kretek Tembus Top 10 Global Series Netflix Diseluruh Dunia, Meraih Kesuksesan di Amerika Latin dan Eropa

Serta, menengok perjalanan Nitisemito yang mendirikan pabrik Rokok Bal Tiga pada masanya.

Selain itu, dipamerkan pula beberapa patung tokoh penting yang disebut berperan dalam memajukan bisnis rokok di Indonesia.

Kemudian juga dokumen-dokumen perusahaan pada masa itu, alat-alat tradisional pembuatan rokok, diorama jenis-jenis tembakau cengkeh, hingga diorama pembuatan rokok di pabrik.

Museum Kretek Kudus berdiri dengan konsep yang menarik dan menjunjung toleransi antar umat beragama, sebagaimana kebanyakan bangunan bersejarah di Kudus lainnya.

Di komplek Museum Kretek Kudus terdapat Masjid Wali Loram Kulon, dengan Gapura Padureksan yang ikonik.

Selain itu, berdiri juga rumah adat kudus yakni Joglo Pencu dengan arsitektur perpaduan budaya Jawa (Hindu), Persia (Islam), China (Tionghoa) dan Eropa (Belanda).

Selain dapat menikmati ribuan koleksi bersejarah tentang kretek, Museum Kretek Kudus juga menyiapkan beberapa spot menarik untuk anak-anak, seperti trampoline, terapi ikan, mandi bola, ember tumpah dan mini waterboom.

Untuk bisa masuk ke Museum Kretek Kudus, tak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Pengunjung hanya akan dikenai biaya tiket masuk kisaran Rp 4000 – Rp 5000 saja dan wisata edukasi ini dibuka setiap hari.

 ***

EDITOR: Novia Tri Astuti