JawaPos.com - Persija Jakarta kembali melanjutkan tradisi memberikan kesempatan kepada pemain akademi untuk merasakan persaingan level senior super league.
Memasuki Super League 2026/2027, tiga talenta muda mulai dipersiapkan untuk mendapat pengalaman bersama tim utama.
Ketiga pemain tersebut adalah Muhammad Farhan Sopiulloh, Agi Firmansyah, dan Nathan Fariel Kusuma.
Baca Juga: Prediksi Norwegia vs Portugal: Haaland Tantang Ronaldo dalam Duel Panas UEFA Nations League
Mereka menjadi bagian dari generasi baru pemain binaan yang memiliki peluang untuk melangkah dari level junior menuju persaingan tim utama Persija.
Bagi para pemain muda, perubahan level tentu menghadirkan tantangan tersendiri.
Nathan Fariel mengakui bahwa perbedaan intensitas latihan menjadi salah satu hal yang harus segera diadaptasi ketika bergabung dengan tim senior.
Baca Juga: Prediksi Skor Jerman vs Yunani: Rekor Kandang Jadi Modal Die Mannschaft Raih Kemenangan
“Tantangan terbesar adalah adaptasi. Sebab, ketika di U-16, 18, sampai U-20, intensitas latihannya sangat berbeda dengan tim utama,” ujar Nathan.
Menurut dia, bermain di lingkungan tim utama menuntut pemain untuk memiliki kemampuan mengambil keputusan dengan lebih cepat.
Selain itu, kondisi fisik dan mental juga harus semakin kuat agar mampu menjaga konsistensi dalam menjalani latihan maupun pertandingan.
Nathan pun berusaha memanfaatkan setiap sesi latihan untuk menunjukkan kemampuannya.
Dia memilih fokus menjalankan instruksi pelatih dan menjaga kerja keras agar siap ketika kesempatan bermain datang.
Persaingan di lini serang Persija juga disadari Nathan tidak mudah.
Baca Juga: Prediksi Denmark vs Wales di UEFA Nations League: Duel Sengit untuk Mencari Kemenangan Perdana
Skuad Macan Kemayoran dihuni sejumlah pemain dengan kualitas yang membuat perebutan tempat di tim utama berlangsung ketat.
Namun, situasi tersebut justru dijadikannya sebagai motivasi untuk terus berkembang.
Nathan ingin menjadikan persaingan sebagai bagian dari proses untuk meningkatkan kemampuannya sebagai pemain muda.
Baca Juga: Prediksi Skor Swedia vs Polandia di UEFA Nations League: Blagult Pesta Gol di Strawberry Arena
Kesempatan bagi pemain akademi bukan hal baru bagi Persija.
Dalam lima musim terakhir, klub ibu kota tersebut telah memberikan panggung debut kepada 23 pemain muda di kompetisi kasta tertinggi.
Pada Liga 1 2021/2022, sebanyak 10 pemain binaan menjalani debut, termasuk Ilham Rio Fahmi, Dony Tri Pamungkas, Muhammad Ferarri, dan Alfriyanto Nico Saputro.
Baca Juga: 4 Wakil Indonesia Lolos Semifinal Bulu Tangkis Asian Games 2026, Ada Potensi All Indonesian Final
Musim berikutnya, empat pemain mendapat kesempatan, yakni Ginanjar Wahyu Ramadhani, Frengky Deaner Missa, Sandi Arta Samosir, dan Cahya Supriadi. Rayhan Hannan kemudian debut pada 2023/2024.
Pada 2024/2025, giliran Aditya Warman, Alwi Fadillah, dan Muhammad Zahaby Gholy yang mencatatkan penampilan perdana.
Musim lalu, lima pemain kembali mendapat kesempatan, yakni Arlyansyah Abdulmanan, Jehan Pahlevi, Figo Dennis, Dia Syayid, dan Hafizh Rizkianur.
Kini, Farhan, Agi, dan Nathan berada di jalur yang sama.
Baca Juga: Jurgen Klopp Bela Performa Florian Wirtz di Liverpool: Dia Belajar Banyak dari Tahun Pertama
Ketiganya menjadi bagian dari kesinambungan program pembinaan Persija sekaligus memiliki peluang untuk mengikuti jejak para pendahulunya di tim utama.