← Beranda
Kena Sanksi FIFA, PSM Makassar Klaim Sudah Beres dan Segera Dicabut Jelang Super League 2026/2027
Andika RachmansyahRabu, 2 September 2026 | 00.55 WIB
Skuad PSM Makassar / Dok: instagram @psm_makassar

 

JawaPos.com - Sanksi FIFA untuk pendaftaran pemain baru atau FIFA Registration Ban masih menyelimuti klub Super League, PSM Makassar. Manajemen tim berjuluk Juku Eja itu memastikan bahwa sanksi tersebut telah diselesaikan dan akan segera dicabut jelang bergulirnya Super League 2026/2027.

Hingga hari ini, Selasa (1/9), PSM Makassar masih masuk dalam daftar sanksi FIFA. Skuad Juku Eja diketahui masuk daftar hitam FIFA sejak 7 Juli 2026. Sanksi ini membuat klub dilarang mendaftarkan pemain baru dalam tiga periode registrasi yang telah dimulai.

Terkait hal tersebut, manajemen PSM Makassar memastikan pihaknya telah menyelesaikan polemik sanksi FIFA. Kewajiban pembayaran yang menjadi dasar sanksi tersebut diklaim telah diselesaikan.

Baca Juga: Termasuk PSM Makassar! 28 Klub Indonesia Masih Tunggak Gaji Pemain

"Kami memastikan proses penyelesaian sanksi banned FIFA telah dituntaskan dan kini memasuki tahap administratif. Seluruh proses terkait sanksi tersebut telah diselesaikan manajemen pada pekan sebelumnya," bunyi keterangan resmi manajemen PSM Makassar, Selasa (1/9/2026).

Kini, manajemen PSM Makassar tinggal menunggu penyelesaian tahap adimininstrasi. Manajemen berharap proses tersebut dapat rampung sebelum pekan pertama Super League saat menghadapi Persib Bandung.

"Kami tinggal menunggu proses administratif selesai sebelum banned dicabut. Kami berharap pencabutan sanksi dapat dilakukan sebelum PSM menghadapi pertandingan melawan klub asal Bandung," tambah keterangan resmi itu.

Baca Juga: Persib Bandung Lolos ke Grup ACL Two 2026/2027, Igor Tolic Langsung Fokus Hadapi PSM Makassar

Manajemen PSM Makassar menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berdiam diri begitu saja dalam menuntaskan polemik tersebut. Pihak Juku Eja meminta kepada seluruh pihak, khususnya para suporter untuk tetap tenang.

"Kami memastikan manajemen terus berupaya menyelesaikan persoalan tersebut agar tidak menghambat persiapan PSM menghadapi kompetisi musim 2026-2027,” ujar PSM Makassar.

“Kami meminta seluruh pihak tidak khawatir karena manajemen terus mengambil langkah untuk memastikan persoalan banned segera terselesaikan. Kami juga tidak mungkin diam-diam saja melihat masalah ini," tutup keterangan resmi manajemen.

Sebagaimana diketahui, Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) mengungkap sebanyak 28 klub Indonesia dari berbagai kasta kompetisi masih memiliki persoalan tunggakan gaji pemain. Dari 28 klub tersebut, terselip nama PSM Makassar, sang juara Liga 1 2022/2023.

EDITOR: Banu Adikara