JawaPos.com - Java United FC resmi memperkenalkan tim dan 27 pemainnya yang akan berlaga di Super League 2026/27.
Klub yang kini bermarkas di Semarang, Jawa Tengah, tersebut membawa identitas baru setelah sebelumnya dikenal sebagai Malut United FC.
Dalam keterangan resmi klub, Java United memiliki 27 pemain untuk menghadapi kompetisi musim 2026/27. Tim ini tetap dipimpin pelatih asal Brasil, Fabio Lefundes, yang sudah berkiprah di sepak bola Indonesia sejak November 2021.
Perubahan identitas dan markas menjadi bagian dari transformasi organisasi klub. Jika sebelumnya bermarkas di Ternate, Maluku Utara, mulai musim ini pusat operasional Java United berada di Kota Semarang.
Baca Juga: Java United Tumbang 0-3 dari Persipura Jayapura di Laga Ujicoba, Fabio Lefundes Tak Kejar Hasil
Kehadiran Java United di Jawa Tengah disebut tidak dimaksudkan untuk menggantikan atau mengambil tempat klub lain. Presiden Java United FC, Sofyan Lestaluhu, menegaskan pihaknya menghormati sejarah dan basis pendukung yang sudah dimiliki setiap klub di daerah tersebut.
“Kami yakin, sepak bola selalu memiliki ruang untuk bertumbuh. Begitu pula Java United FC hadir di Jawa Tengah dengan mengusung gairah tersebut,” kata Sofyan, Rabu (26/8).
Menurutnya, Java United ingin menjadi bagian dari perkembangan sepak bola di Jawa Tengah sekaligus ikut memberikan kontribusi terhadap sepak bola nasional. Karena itu, klub berharap bisa membangun kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, komunitas, hingga pelaku industri olahraga.
Baca Juga: Java United Umumkan Kedatangan Tiga Penjaga Gawang Anyar
“Kami sangat berharap dapat bekerja sama dengan stakeholder sepak bola di Jawa Tengah, karena kita sama-sama memiliki semangat persaudaraan dalam memajukan sepak bola Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Fabio Lefundes menyambut tantangan baru bersama Java United. Pelatih yang pernah menangani sejumlah klub Indonesia tersebut mengaku tertarik dengan keseriusan manajemen dalam membangun klub.
“Saya menerima ajakan sekaligus tantangan dari pemilik klub karena saya merasa kami punya tujuan yang sama. Saya melihat keseriusan pemilik klub dalam membangun dan mengembangkan sepak bola Indonesia,” tutur Fabio.
Java United juga memiliki pemain yang berasal dari Jawa Tengah, salah satunya Riyan Ardiansyah dari Pati. Ia berharap perubahan identitas klub bisa memberikan dampak positif bagi perkembangan sepak bola di daerah asalnya.
“Saya menyambut hangat kehadiran Java United di daerah asal saya. Semoga transformasi klub ini dapat ikut membantu perkembangan sepak bola di Jawa Tengah serta memberikan hiburan kepada masyarakat,” kata Riyan.
Dari komposisi skuad, Java United diperkuat sejumlah nama yang sudah berpengalaman di kompetisi Indonesia. Di antaranya Cyrus Margono, Yance Sayuri, Yakob Sayuri, Kei Hirose, Ciro Alves, Yabes Roni Malaifani, hingga David da Silva.
Dengan komposisi tersebut, Java United FC siap menjalani musim baru sekaligus memulai babak baru perjalanan klub dari Semarang.