← Beranda
Bukan Soal Hasil, Van Gastel Ungkap Masalah PSIM Jogja usai Uji Coba Lawan Garudayaksa
Andre Rizal HanafiRabu, 26 Agustus 2026 | 17.00 WIB
PSIM Jogja uji coba lawan Garudayaksajelang kompetisi super league musim 2026/27. (Istimewa)

 

JawaPos.com - PSIM Jogja menjalani pertandingan uji coba sebagai persiapan menghadapi kompetisi super league musim 2026/27, melawan Garudayaksa FC di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS), Selasa (25/8).

Pertandingan tersebut digelar dengan format dua babak masing-masing 45 menit.

Dengan format tersebut, pelatih kepala PSIM Jogja Jean-Paul van Gastel memiliki kesempatan untuk melihat kondisi fisik sekaligus perkembangan permainan para pemainnya.

Baca Juga: Prediksi Skor Rapid Vienna vs Hearts: Tuan Rumah Terancam Tumbang di Liga Konferensi Eropa

Bagi Van Gastel, laga uji coba bukan sekadar mencari hasil akhir.

Pertandingan seperti ini menjadi bagian penting untuk memastikan pemain mampu menjalankan skema permainan dan menjaga kondisi fisik menjelang kompetisi resmi.

“Pada dasarnya, setiap laga persahabatan bertujuan agar para pemain dapat tampil selama 90 menit, mengasah stamina fisik, dan mencoba menerapkan skema permainan yang kami inginkan,” kata Van Gastel.

Baca Juga: Stadion Sultan Agung Siap Sambut Musim Baru, PSIM Jogja Kantongi Nilai Risk Assessment 74,92 Persen

Pelatih asal Belanda itu juga memastikan tidak ada perubahan besar dalam strategi PSIM Jogja.

Menurut dia, tim tetap menggunakan pendekatan permainan yang sebelumnya sudah diterapkan dalam sejumlah pertandingan pramusim.

Namun, ada satu hal yang justru membuat Van Gastel memberikan perhatian lebih.

Dia menilai persaingan untuk mendapatkan tempat di tim utama mulai menurun.

Van Gastel mengaku beberapa pemain justru membuat proses pemilihan pemain menjadi lebih mudah.

Situasi tersebut dinilai kurang ideal karena setiap pemain seharusnya terus menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam persaingan internal.

Baca Juga: PSS Sleman U-15 Hantam Protaba 6-0, Tiket Final Piala Soeratin DIY 2026 di Tangan

“Saya harus memilih tim utama. Secara keseluruhan, saya merasa beberapa pemain justru memudahkan saya dalam menentukan pilihan tersebut,” ujar Van Gastel.

Menurut dia, daya saing antarpemain menjadi salah satu aspek yang perlu segera diperbaiki.

Persaingan sehat dibutuhkan agar setiap pemain memiliki motivasi untuk terus berkembang dan tidak merasa aman dengan posisinya.

Baca Juga: Arema FC vs Deltras Digelar Tertutup, Singo Edan Fokus Matangkan Tim Jelang Super League

Van Gastel pun meminta anak asuhnya meningkatkan mentalitas serta kedisiplinan.

Apalagi, kompetisi resmi musim 2026/27 semakin dekat.

“Banyak sekali yang perlu diperbaiki,” tegas mantan pelatih FC Besiktas tersebut.

Baca Juga: Dijamin Meriah! Launching Tim Persija Jakarta Bakal Dimeriahkan Grup Musik Far East Movement

Evaluasi dari laga melawan Garudayaksa FC ini pun menjadi pekerjaan rumah bagi PSIM Jogja.

Selain mematangkan taktik dan fisik, persaingan internal akan menjadi bagian penting dalam menentukan komposisi skuad utama.

Dengan waktu persiapan yang semakin terbatas, Van Gastel tentu berharap seluruh pemain mampu merespons evaluasi tersebut dengan menunjukkan performa terbaik pada sesi latihan maupun pertandingan berikutnya.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah