← Beranda
Alex Martins Masih Cedera! Bernardo Tavares Siapkan Skenario Persebaya Surabaya Keluar dari Krisis
Moch. Rizky Pratama PutraSenin, 17 Agustus 2026 | 15.59 WIB
Alex Martins masih menjalani pemulihan cedera bahu dan diragukan tampil pada laga pembuka Super League 2026/2027 bersama Persebaya Surabaya. (ILeague)

 

JawaPos.com - Persebaya Surabaya terancam kehilangan Alex Martins pada laga pembuka Super League 2026/2027 karena penyerang asal Brasil itu masih menjalani pemulihan cedera dislokasi bahu saat melawan Port FC.

Kondisi tersebut membuat Bernardo Tavares menyiapkan sejumlah alternatif agar lini depan Green Force tetap tajam tanpa bomber utama berusia 33 tahun tersebut.

Mengapa Alex Martins Masih Diragukan Tampil?

Alex Martins mengalami dislokasi bahu ketika memperkuat Persebaya Surabaya menghadapi Port FC pada ajang pramusim.

Baca Juga: 2 Ribu Single Seat Tiba di Stadion Brawijaya! Persik Kediri Berbenah Jelang Super League 2026/2027

Cedera itu terjadi pada menit-menit akhir pertandingan setelah Alex Martins lebih dulu mencetak gol penentu kemenangan 2-1 untuk Green Force.

Cedera tersebut membuat tim pelatih memilih langkah hati-hati dalam proses pemulihannya.

Alex Martins tidak akan dipaksakan kembali bermain sebelum kondisinya benar-benar siap karena risiko cedera kambuhan dinilai bisa mengganggu perjalanan panjang Persebaya Surabaya di kompetisi resmi.

Baca Juga: Transisi Persebaya Surabaya Belum Mulus! Bernardo Tavares Punya PR Jelang Super League 2026/2027

Bernardo Tavares mengakui kondisi Alex Martins masih menjadi tanda tanya untuk pertandingan pertama Super League 2026/2027.

Pelatih asal Portugal itu menilai keputusan mengenai kesiapan sang penyerang tidak bisa dibuat terburu-buru karena situasi cedera yang dialaminya cukup berbeda.

"Alex Martins masih cedera dan kami harus berhati-hati dengannya karena situasinya tidak biasa, dan kami memiliki contoh yang bagus di sini bersama Risto yang musim lalu mengalami situasi serupa," kata Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares.

Bernardo Tavares Berkaca pada Cedera Risto

Pengalaman Risto Mitrevski menjadi salah satu alasan Bernardo Tavares tidak ingin mengambil risiko terhadap kondisi Alex Martins.

Bek asal Makedonia Utara tersebut pernah mengalami cedera bahu kiri atau labrum shoulder setelah jatuh terpelanting ketika menghadapi Semen Padang.

Risto bahkan harus menjalani operasi pada 7 Oktober 2025 untuk menangani cedera tersebut.

Baca Juga: Jadwal Wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia 2026: Alwi Farhan dan Putri KW Main Hari Ini

Proses pemulihannya kemudian membutuhkan waktu cukup panjang, termasuk menjalani terapi lanjutan di Kroasia sebelum kembali ke Surabaya.

Risto baru kembali berlatih bersama Persebaya Surabaya pada awal Desember 2025 setelah melalui tahapan pemulihan secara bertahap.

Pengalaman itu kini menjadi contoh bagi tim pelatih dalam menentukan penanganan terhadap Alex Martins agar proses pemulihan berjalan maksimal.

Baca Juga: Persebaya Surabaya 6 Kali Menang di Pramusim! Rian Bongkar PR Tim Jelang Super League 2026/2027

Bernardo Tavares tidak ingin terburu-buru menentukan kapan Alex Martins bisa kembali bermain.

"Tentu saja kami ingin semua pemain bisa tersedia untuk membantu kami di awal liga, tetapi saya bukan dokter sehingga saya belum bisa menjawab apakah dia siap untuk pertandingan pertama atau tidak," tegasnya.

Persebaya Surabaya Siapkan Skema Tanpa Alex Martins

Ketidakpastian kondisi Alex Martins membuat Persebaya Surabaya harus menyiapkan alternatif di lini depan sebelum Super League 2026/2027 dimulai.

Baca Juga: Timnas Voli Putra Indonesia Bertanding di Samdech Thipadei Cup

Tim pelatih terus mematangkan berbagai skema agar absennya penyerang utama tidak langsung mengurangi daya gedor Green Force.

Langkah tersebut menjadi penting karena Alex Martins memiliki peran sentral di lini serang.

Golnya ketika menghadapi Port FC menjadi bukti kontribusi langsung sang bomber dalam rangkaian persiapan Persebaya Surabaya menuju kompetisi resmi.

Bernardo Tavares kini dituntut menemukan komposisi terbaik jika Alex Martins belum mendapatkan lampu hijau untuk tampil.

Baca Juga: Janice Tjen Lewati Drama Tiga Set untuk Melaju di Cincinnati Open

Penyesuaian taktik menjadi salah satu jalan yang disiapkan agar Persebaya Surabaya tetap memiliki ancaman di area pertahanan lawan.

Pelatih berusia 46 tahun itu juga tidak ingin kondisi satu pemain mengganggu keseimbangan seluruh tim.

Karena itu, pilihan yang tersedia di lini depan perlu dimaksimalkan sambil tetap memberikan waktu kepada Alex Martins untuk memulihkan kondisi bahunya.

Baca Juga: Pep Guardiola Pergi, Joleon Lescott Prediksi Manchester City Tak Akan Alami Masa Sulit

Mampukah Green Force Melewati Krisis di Lini Depan?

Kondisi Alex Martins menjadi pekerjaan rumah penting Persebaya Surabaya menjelang dimulainya Super League 2026/2027.

Dengan kompetisi yang akan berlangsung panjang, keputusan untuk tidak memaksakan pemain yang belum pulih sepenuhnya menjadi langkah yang masuk akal.

Tim pelatih kini harus memastikan transisi menuju kompetisi resmi tetap berjalan tanpa bergantung pada satu pemain.

Baca Juga: Aldila Sutjiadi Melaju ke 16 Besar Ganda Putri Cincinnati Open 2026

Persiapan alternatif di lini serang diharapkan mampu menjaga produktivitas Green Force sembari menunggu Alex Martins kembali dalam kondisi terbaik.

Situasi tersebut sekaligus menguji kedalaman skuad Persebaya Surabaya sejak awal musim.

Jika Alex Martins belum bisa bermain pada laga pembuka, pemain lain di lini depan akan mendapat kesempatan untuk membuktikan diri sekaligus menjaga target tim tetap berada di jalur yang diinginkan.

Bagi Bernardo Tavares, prioritas utama bukan sekadar membuat Alex Martins cepat kembali ke lapangan.

Baca Juga: Real Madrid Menang Meyakinkan 3-0 atas Schalke pada Laga Pramusim

Pelatih Persebaya Surabaya ingin memastikan proses pemulihan berjalan aman agar sang penyerang dapat tampil lebih konsisten sepanjang kompetisi, bukan hanya memaksakan diri untuk satu pertandingan.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah