← Beranda
Persija Finis Peringkat Tiga, Witan Ungkap Hal Terpenting yang Didapat Macan Kemayoran
Andre Rizal Hanafi• Sabtu, 8 Agustus 2026 | 01.53 WIB
Pemain Persija Witan Sulaiman. (Riana Setiawan/Jawa Pos)

 

JawaPos.com - Persija Jakarta memang harus puas mengakhiri Piala Presiden 2026 di peringkat ketiga.

Namun bagi Witan Sulaeman, hasil tersebut bukan menjadi ukuran utama keberhasilan tim. Gelandang Timnas Indonesia itu justru melihat perkembangan permainan Macan Kemayoran sebagai bekal penting untuk menghadapi Super League 2026/2027.

Persija memastikan finis di posisi ketiga setelah mengalahkan Arema FC dengan skor 3-1 pada laga perebutan tempat ketiga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8).

Baca Juga: Meski Kalah di Final, Adam Alis Sebut Persib Bandung Sudah Tunjukkan Mental dan Semangat Juang

Witan menjadi salah satu pemain yang tampil menonjol dalam pertandingan tersebut. Dia membuka keunggulan Persija pada menit ketujuh sebelum Arema menyamakan kedudukan lewat Salim Akbar pada menit ke-28.

Skor 1-1 bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Persija bermain lebih agresif.

Tekanan yang terus dilakukan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-73 ketika Arlyansyah Abdulmanan memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Witan untuk membawa Persija kembali unggul.

Baca Juga: Datangkan Mauro Caballero, PSIM Yogyakarta Miliki Tiga Striker Asing untuk Hadapi Musim 2026/27

Tak berhenti sampai di situ, Witan kembali menunjukkan perannya sebagai kreator serangan. Umpan terobosannya pada menit ke-87 berhasil dimaksimalkan Victor Dethan menjadi gol yang memastikan kemenangan Persija dengan skor 3-1.

Selepas pertandingan, Witan mengaku bangga dengan perjuangan seluruh pemain selama mengikuti turnamen pramusim tersebut.

Menurut dia, Persija mampu menunjukkan perkembangan positif meski waktu persiapan cukup singkat dan skuad belum sepenuhnya lengkap.

Dia menilai para pemain muda berhasil memanfaatkan kesempatan yang diberikan pelatih untuk tampil percaya diri dan memberikan kontribusi nyata di lapangan.

Hal itu menjadi salah satu nilai positif yang dibawa Persija dari ajang Piala Presiden tahun ini.

Selain perkembangan pemain muda, Witan juga menyoroti semakin terbangunnya chemistry antarpemain.

Baca Juga: Jaya Hartono Beberkan Peran Daniel Alemao dan Traore, Persiraja Optimistis Tatap Liga 2

Baginya, kekompakan tim akan menjadi faktor penting ketika seluruh pemain sudah bergabung dan kompetisi resmi dimulai.

Witan berharap proses yang sudah berjalan selama pramusim dapat terus berlanjut. Dengan skuad yang semakin lengkap, Persija diyakini memiliki peluang untuk tampil lebih solid saat mengarungi Super League 2026/2027.

Hasil di Piala Presiden memang belum menghadirkan trofi bagi Macan Kemayoran. Meski demikian, performa yang ditunjukkan selama turnamen memberikan optimisme bahwa Persija berada di jalur yang tepat dalam mempersiapkan diri menghadapi musim baru.

Baca Juga: Gagalkan Dua Penalti Persib, Reza Arya Sebut Gelar Juara Piala Presiden Awal Perjuangan Persebaya

Bagi Witan, fondasi yang sedang dibangun saat ini jauh lebih penting dibanding sekadar posisi akhir di turnamen pramusim.

Jika proses perkembangan tim terus berlanjut, Persija berpeluang menjadi salah satu penantang kuat dalam perebutan gelar Super League musim 2026/2027.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah