JawaPos.com - Persib Bandung tinggal selangkah lagi untuk mengangkat trofi Piala Presiden 2026.
Setelah tampil sempurna di fase grup dan menyingkirkan rival klasik Persija Jakarta pada babak semifinal, Maung Bandung kini bersiap menghadapi Persebaya Surabaya di partai final yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) pukul 20.00 WIB.
Laga ini menjadi peluang bagi Persib Bandung untuk meraih gelar kedua sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di ajang pramusim bergengsi tersebut.
Baca Juga: Tinggalkan Persib, Sergio Castel Resmi Berseragam Persik Kediri untuk Musim 2026/27
Sebelumnya, tim asal Kota Bandung itu sukses menjadi juara pada edisi perdana Piala Presiden 2015 setelah mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor 2-0.
Meski memiliki catatan impresif sepanjang turnamen, Persib Bandung tidak bisa sepenuhnya bersantai.
Jadwal yang padat membuat skuad asuhan Igor Tolic lebih memprioritaskan pemulihan kondisi fisik setelah mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 2-1 di semifinal.
Seluruh pemain menjalani sesi pemulihan di hotel, mulai dari latihan ringan hingga terapi berendam air es untuk mengembalikan kebugaran jelang pertandingan penentuan.
Baca Juga: Mykhailo Mudryk Kembali Bermain, Xabi Alonso Akui Jadi Momen Emosional di Chelsea
Pelatih Igor Tolic mengatakan dirinya belum memutuskan susunan pemain yang akan diturunkan. Ia akan melihat kondisi terakhir seluruh pemain sebelum menentukan sebelas pemain terbaik yang tampil sejak menit awal.
"Kami akan melihat kondisi terakhir para pemain, kemudian baru memutuskan siapa yang benar-benar siap bermain. Fokus kami hari ini adalah pemulihan fisik," ujar Tolic.
Di tengah padatnya jadwal, Persib Bandung mendapat kabar positif dari lini depan. Dua penyerang mereka, Uilliam Barros dan Balsa Sekulic, sama-sama telah mencetak tiga gol sepanjang turnamen. Ketajaman keduanya menjadi modal penting untuk membongkar pertahanan Persebaya.
Meski demikian, Tolic mengakui timnya masih terus menyempurnakan pola permainan menyerang.
Menurutnya, Persib Bandung saat ini lebih mengutamakan permainan yang solid dibanding memaksakan permainan ofensif.
Baca Juga: Hasil Undian Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026, Lima Ganda Indonesia Langsung ke 32 Besar
Pelatih asal Kroasia itu juga menilai Persebaya sebagai lawan yang sangat berbahaya. Ia menyebut Bajul Ijo memiliki organisasi pertahanan yang disiplin, mengandalkan serangan balik cepat, serta kuat dalam situasi bola mati.
"Persebaya memiliki banyak pemain berbahaya. Mereka disiplin bertahan dan sangat efektif saat melakukan serangan balik. Kami harus menghindari kesalahan karena mereka bisa menghukum setiap peluang yang didapat," katanya.
Sementara itu, pelatih Persebaya Eduardo Tavares memberikan penghormatan kepada Persib Bandung yang dinilainya sebagai salah satu tim terbaik di Indonesia.
Menurutnya, keberhasilan menjadi juara Super League dalam tiga musim terakhir menunjukkan kualitas yang dimiliki Maung Bandung.
Baca Juga: Striker Anyar Arema FC Berpeluang Jadi Top Skor Piala Presiden 2026, Gustavo Henrique Langsung Gacor
Ia juga menilai kedalaman skuad Persib Bandung menjadi salah satu keunggulan utama karena mampu menjaga kualitas permainan meski melakukan rotasi pemain.
Meski demikian, Tavares menegaskan timnya tidak akan datang ke final hanya sebagai pelengkap. Ia percaya pertandingan final tidak ditentukan oleh status unggulan, melainkan oleh performa selama 90 menit di lapangan.
"Di atas kertas mungkin Persib adalah favorit, tetapi pertandingan dimainkan sebelas lawan sebelas. Kami akan berusaha memberikan yang terbaik untuk meraih kemenangan," tegas Tavares.
Pertemuan dua tim besar ini diprediksi berlangsung ketat. Persib Bandung membawa kepercayaan diri tinggi berkat performa konsisten sepanjang turnamen, sementara Persebaya datang dengan motivasi besar untuk menggagalkan ambisi Maung Bandung meraih trofi kedua Piala Presiden.