← Beranda
Jelang Anniversary Game Lawan PSIS Semarang, Bernardo Tavares Atur Latihan Persebaya Demi Hindari Risiko Cedera Pemain
Andre Rizal HanafiSenin, 13 Juli 2026 | 05.30 WIB
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares memimpin latihan perdana skuad Green Force di Lapangan C Stadion Gelora Bung Tomo sebagai persiapan menghadapi musim 2026/2027. (Persebaya)

 JawaPos.com - Persebaya Surabaya resmi memulai latihan perdana untuk menyambut musim 2026/2027 pada Sabtu (11/7) sore. 

Sesi latihan ini menjadi langkah awal Green Force membangun kekuatan tim sekaligus mempersiapkan diri menghadapi rangkaian agenda pramusim yang sudah menanti.

Namun, latihan perdana belum bisa diikuti seluruh pemain dalam kondisi terbaik. Sejumlah pemain asing yang baru tiba di Surabaya masih beradaptasi dengan perbedaan waktu setelah perjalanan panjang dari negara asal mereka. Kondisi tersebut membuat tim pelatih harus menyesuaikan program latihan.

Baca Juga: Puzzle Hampir Lengkap, Gledson Paixao Jadi Pemain Asing ke-10 Persebaya Surabaya

Pelatih kepala Persebaya, Bernardo Tavares, mengaku jetlag menjadi tantangan utama pada pekan pertama latihan. Menurutnya, sebagian pemain belum mendapatkan waktu istirahat yang cukup sehingga belum memungkinkan menjalani latihan dengan intensitas tinggi.

"Yang saya rasakan adalah banyak pemain yang memiliki masalah dengan jetlag, sehingga mereka tidak tidur dengan nyenyak. Jadi kami juga mengalami kesulitan ini karena kami tidak bisa menuntut terlalu banyak dari mereka di tempat latihan," ujar pelatih asal Portugal tersebut.

Bernardo menilai memaksakan pemain yang masih mengalami jetlag untuk berlatih maksimal justru berisiko menimbulkan cedera. Karena itu, staf pelatih memilih pendekatan yang lebih hati-hati dengan menyesuaikan beban latihan berdasarkan kondisi fisik masing-masing pemain.

Baca Juga: Alex Martins Terkesan dengan Bernardo Tavares, Yakin Persebaya Siap Bersaing di Super League 2026/2027

"Jika mereka tidak tidur nyenyak lalu mereka memberikan 100 persen saat latihan kemungkinan bisa cedera tinggi. Jadi kami perlu memperhatikan hal ini," katanya.

Selain faktor jetlag, tim pelatih juga memberi perhatian khusus kepada beberapa pemain yang masih dalam tahap pemulihan setelah mengalami cedera pada musim lalu. 

Evaluasi rutin terus dilakukan bersama tim medis agar seluruh pemain dapat kembali ke kondisi terbaik sebelum kompetisi dimulai.

"Beberapa pemain mengakhiri musim lalu dengan beberapa masalah cedera, jadi kami mencoba mengevaluasi dengan departemen medis kami tentang situasi ini," tambah Bernardo.

Persebaya sendiri akan menghadapi agenda yang cukup padat selama masa persiapan. Green Force dijadwalkan menjalani Anniversary Game menghadapi PSIS Semarang sebelum melanjutkan persiapan di turnamen pramusim.

Dengan jadwal yang sudah menanti, Bernardo tidak ingin mengambil risiko yang dapat merugikan tim dalam jangka panjang. 

Baginya, target utama pramusim bukan sekadar meningkatkan kebugaran atau menyempurnakan taktik, tetapi memastikan seluruh pemain siap bertanding tanpa dihantui masalah cedera.

Baca Juga: 2 Kali Cetak Brace di EPA U-20! Statistik Ngeri Dimas Adi, Bomber Muda Anyar Persebaya Surabaya Siap Menggebrak

Ia berharap proses adaptasi para pemain asing dapat berlangsung lebih cepat sehingga intensitas latihan bisa ditingkatkan secara bertahap dalam beberapa hari ke depan.

"Jadi semua elemen ini perlu kita kelola dengan baik karena target kita juga adalah pada pra musim kita tidak ada pemain cedera dalam latihan," tutup Bernardo Tavares.

EDITOR: Banu Adikara