← Beranda
Usai Dua Musim Bersinar Bersama Macan Putih, Leonardo Navacchio Resmi Tinggalkan Persik Kediri dan Pulang ke Brasil
Andre Rizal HanafiRabu, 8 Juli 2026 | 00.46 WIB
Kiper Persik Kediri, Leonardo Navacchio. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Persik Kediri resmi mengakhiri kebersamaan dengan penjaga gawang asal Brasil, Leonardo Navacchio, jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 musim 2026/27.

Kepastian ini sekaligus menandai berakhirnya perjalanan dua musim sang kiper bersama Macan Putih yang dipenuhi berbagai catatan positif.

Sebelumnya, Leonardo Navacchio telah lebih dulu berpamitan kepada para pendukung Persik melalui unggahan di akun Instagram pribadinya setelah kompetisi musim lalu berakhir.

Dalam pesannya, kiper berusia 34 tahun tersebut menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus salam perpisahan kepada klub dan suporter.

Baca Juga: Bek Timnas Indonesia Wahyu Prasetyo Resmi Gabung Garudayaksa FC, Klub Promosi Makin Serius Sambut Super League 2026/2027!

Kepergian Leo membuat Persik kini harus mencari sosok baru untuk mengisi posisi penjaga gawang utama.

Selama dua musim terakhir, pemain dengan tinggi badan 1,92 meter itu menjadi pilihan utama di bawah mistar dan tampil konsisten dalam banyak pertandingan penting.

Kedatangan Leonardo Navacchio pada musim 2024/25 juga mencatat sejarah tersendiri bagi Persik Kediri.

Baca Juga: Prediksi Kolombia vs Swiss: Opta Sebut Kans Menang Los Cafeteros Sebesar 41 Persen di Waktu 90 Menit, Swiss Cuma 28 Persen

Ia menjadi kiper asing pertama yang membela Macan Putih di era sepak bola profesional. Sebelumnya, Persik memang pernah memiliki penjaga gawang asing bernama Idi asal Afrika saat masih tampil di kompetisi Divisi 1 pada 2001.

Pada musim debutnya, Leo langsung menunjukkan kualitas sebagai salah satu kiper terbaik di kompetisi.

Dari 28 penampilan, ia sukses mencatatkan 10 clean sheet dan menjadi salah satu faktor penting di balik performa Persik sepanjang musim.

Salah satu aksi yang paling dikenang terjadi saat menghadapi PS Barito Putera pada pekan keempat Liga 1 musim 2024/25.

Ketika Persik berada dalam tekanan, Leo berhasil menggagalkan tendangan penalti lawan sehingga timnya terhindar dari kekalahan.

Baca Juga: Prediksi Mesir vs Argentina: Opta Sebut 69 Persen Kemenangan di Pihak Messi cs, The Pharaohs Tak Silau Nama Besar Albiceleste!

Manajer Tim Persik Kediri, Rachmad Tri Kuncara, mengaku kehadiran Leo memberikan dampak besar, tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga mentalitas di dalam tim.

"Leo datang membawa perubahan yang sangat berarti. Dia pemain dengan kontribusi besar selama dua musim bersama kami. Sosok penting dengan peran krusial di sejumlah pertandingan. Energi dan semangat yang dibawa Leo Navacchio selalu menginspirasi pemain lain di lapangan, bahkan di saat-saat sulit. Pemain berkarakter yang akan selalu dikenang semua orang di klub dan para suporter," ujar Rachmad.

Performa impresif Leo berlanjut pada musim 2025/26. Ia langsung mencuri perhatian pada laga pembuka setelah membukukan delapan penyelamatan saat Persik bermain imbang melawan Bali United.

Baca Juga: Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu

Penampilan tersebut membuatnya menjadi pemain pertama yang meraih penghargaan Player of the Match pada musim itu.

Sepanjang musim, Leo juga tiga kali meraih penghargaan Best Save of the Week, masing-masing pada pekan keempat, ke-14, dan ke-16. Salah satu penampilan terbaiknya terjadi ketika Persik menahan imbang Persib Bandung 1-1.

Dalam pertandingan tersebut, ia melakukan sedikitnya tiga penyelamatan krusial yang menjaga peluang timnya meraih poin.

Selain itu, namanya beberapa kali masuk dalam Best XI of the Week berkat penampilan konsisten sepanjang musim.

"Banyak momen berharga tercipta bersama Leo. Kami berharap Leo terus memperlihatkan performa terbaiknya serta meraih kesuksesan yang lebih besar di masa depan," tutup Rachmad.

Kini, setelah resmi berpisah dengan Leonardo Navacchio, Persik Kediri menghadapi pekerjaan penting untuk menemukan penjaga gawang baru yang mampu melanjutkan kontribusi besar sang kiper asal Brasil dalam menghadapi persaingan Liga 1 musim 2026/27.

EDITOR: Banu Adikara