← Beranda
Masuk Skuad PSS Sleman Musim 2026/2027, Dominikus Dion Jadi Simbol Keberhasilan Pembinaan Klub
Andre Rizal HanafiJumat, 3 Juli 2026 | 15.37 WIB
Wonderkid PSS Sleman Dominikus Dion Dipanggil Gerald Vanenburg.

 

JawaPos.com - PSS Sleman kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun tim dengan mempertahankan Dominikus Dion untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

Keberlanjutan Dion bersama skuad Super Elja bukan sekadar keputusan teknis, tetapi juga menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan pemain muda yang selama ini dijalankan klub.

Perjalanan Dion menuju tim utama tidak terjadi dalam waktu singkat. Gelandang muda tersebut merupakan salah satu pemain yang tumbuh melalui PSS Development Center sebelum akhirnya mampu menembus skuad senior. 

Baca Juga: Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu

Proses itu menjadi gambaran bahwa pembinaan yang dilakukan secara berjenjang mampu menghasilkan pemain yang siap bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia.

Direktur PT Putra Sleman Sembada, Yoni Arseto, menyebut keberadaan Dion di tim utama menjadi representasi dari komitmen klub dalam mengembangkan talenta muda. 

Menurutnya, PSS ingin terus membuka jalan bagi pemain binaan agar memiliki kesempatan berkembang bersama tim senior.

Baca Juga: Danilo Santacruz Jadi Senjata Baru! Rival Persebaya Surabaya Mulai Bergerak, Madura United Kirim Sinyal Bahaya

"Dominikus Dion menjadi bukti komitmen kami dalam membina talenta muda. Lahir dari PSS Development Center, Dion terus berkembang hingga menjadi bagian dari skuad utama," ujar Yoni Arseto di Omah PSS, Kamis (2/7/2026).

Meski demikian, manajemen mengingatkan Dion agar tidak cepat merasa puas dengan pencapaian yang telah diraih. 

Persaingan di kompetisi musim depan dipastikan semakin ketat sehingga peningkatan kualitas individu menjadi hal yang harus terus dilakukan.

Yoni berharap Dion mampu memaksimalkan potensinya sebagai gelandang yang memiliki peran penting dalam permainan tim. Ia juga menilai proses pembinaan yang konsisten akan melahirkan lebih banyak pemain berkualitas yang nantinya menjadi fondasi kekuatan PSS Sleman.

"Sebagai gelandang, ia diharapkan terus mengasah kualitas dan memberikan kontribusi penting bagi Super Elja. Kami percaya proses pembinaan yang berkelanjutan akan melahirkan pemain-pemain yang mampu menjadi tulang punggung klub di masa depan," tambahnya.

Keberhasilan Dion menembus sekaligus bertahan di tim utama diharapkan menjadi motivasi bagi para pemain muda yang saat ini masih menimba ilmu di PSS Development Center. 

Klub ingin menunjukkan bahwa setiap pemain memiliki peluang yang sama untuk berkembang selama mampu bekerja keras, disiplin, dan menunjukkan kualitas di setiap tahap pembinaan.

Dengan mempertahankan Dominikus Dion, PSS Sleman tidak hanya menjaga komposisi skuad untuk musim baru, tetapi juga menegaskan arah pembangunan klub yang mengedepankan pembinaan jangka panjang. 

Langkah tersebut diharapkan mampu menghadirkan regenerasi pemain secara berkelanjutan sekaligus memperkuat daya saing Super Elja dalam menghadapi ketatnya persaingan Super League 2026/2027.

EDITOR: Banu Adikara