← Beranda
20 Laga Nahan Sakit, Kiko Carneiro Beberkan Kondisi yang Membuatnya Tinggalkan Persik Kediri
Andre Rizal HanafiSelasa, 2 Juni 2026 | 18.33 WIB
Bek Persik Kediri, Kiko Carneiro. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Misteri absennya Kiko Carneiro dalam sejumlah pertandingan terakhir Persik Kediri di BRI Super League 2025/26 akhirnya terjawab. 

Bek tengah asal Portugal tersebut mengungkapkan bahwa dirinya harus menepi lebih awal karena mengalami cedera yang telah mengganggunya sepanjang musim.

Sebelumnya, hilangnya nama Kiko dari daftar pemain Persik memunculkan berbagai spekulasi. Namun, pemain berusia 26 tahun itu memastikan bahwa kondisi fisiknya yang terus menurun menjadi alasan utama dirinya tidak bisa menyelesaikan kompetisi hingga akhir.

Baca Juga: Cedera di Laga Uji Coba, Cho Yu-min Dipulangkan dan Diganti Bek Muda Jeonbuk Hyundai untuk Piala Dunia 2026

Sepanjang musim lalu, Kiko tercatat absen dalam 12 pertandingan. Tiga laga di antaranya disebabkan hukuman akumulasi kartu kuning dan kartu merah, sementara sembilan pertandingan terakhir harus dilewatkan karena masalah cedera.

Kehilangan Kiko menjadi pukulan bagi lini pertahanan Persik. Pelatih Marcos Reina beberapa kali mencoba berbagai opsi untuk mengisi kekosongan tersebut, termasuk menduetkan Hamra Hehanussa dengan M. Firly maupun memberikan kesempatan kepada Chechu Meneses. 

Namun, pertahanan tim dinilai belum mampu tampil sekuat saat masih diperkuat bek asal Portugal itu.

Baca Juga: Profil Stadion Piala Dunia 2026: Boston Stadium, Renovasi Tembus Rp 4 Triliun Siap Sambut Penggemar Seluruh Dunia

Melalui pernyataannya, Kiko mengungkapkan bahwa musim 2025/26 merupakan periode paling berat sepanjang karier profesionalnya sebagai pesepak bola.

"Musim ini akhirnya sampai di pengujung. Tanpa ragu, ini adalah musim paling sulit sejak saya menjadi pemain sepak bola. Dari 22 pertandingan, 20 di antaranya saya jalani dalam kondisi kesakitan," ujar Kiko.

Meski tidak berada dalam kondisi terbaik, ia tetap berusaha tampil demi membantu tim. Kiko mengaku kecintaannya kepada klub dan tanggung jawab sebagai pemain membuatnya terus bertahan di lapangan meski harus menahan rasa sakit.

Menurutnya, ada banyak momen ketika tubuhnya tidak lagi mampu merespons seperti yang diharapkan. 

Namun, keinginan untuk berjuang bersama rekan-rekannya selalu lebih besar dibandingkan rasa tidak nyaman yang dirasakan.

Pada akhirnya, kondisi fisik yang semakin memburuk memaksanya mengambil keputusan sulit. Lima pertandingan sebelum kompetisi berakhir, Kiko memutuskan untuk menghentikan aktivitas bermain agar fokus menjalani proses pemulihan.

Keputusan tersebut membuatnya harus meninggalkan tim lebih cepat dan kembali ke Portugal untuk mendapatkan penanganan yang lebih intensif.

Baca Juga: Profil Stadion Piala Dunia 2026: Kansas City Stadium, Siap Pecahkan Rekor Kebisingan di Panggung Dunia

Kini, Kiko menjalani masa rehabilitasi di negara asalnya. Ia berharap proses pemulihan berjalan lancar sehingga bisa kembali memperkuat Persik Kediri pada musim depan dalam kondisi terbaik.

"Saya berada di Portugal fokus untuk pemulihan dan bekerja keras agar bisa kembali musim depan dalam kondisi 100 persen," kata Kiko.

Harapan itu tentu menjadi kabar baik bagi Persik Kediri yang membutuhkan sosok pemimpin di lini belakang untuk menghadapi musim kompetisi berikutnya.

EDITOR: Banu Adikara