JawaPos.com - Laga pekan terakhir BRI Super League 2025/26 menjadi ujian berat bagi Malut United saat bertandang ke markas Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (23/5) sore. Datang dengan kondisi skuad yang tidak lengkap, Malut United tetap membawa target besar untuk mencuri poin di kandang lawan.
Situasi yang dihadapi tim tamu Malut United memang tidak ideal. Sejumlah pemain inti dipastikan absen karena berbagai alasan jelang lawan Borneo FC.
Yakob Sayuri, Yance Sayuri, Lucas Cardoso, dan Wbeymar Angulo harus menepi akibat akumulasi kartu. Selain itu, Alan Jose dan Tyronne del Pino masih menjalani pemulihan cedera.
Baca Juga: Persebaya Kejar Empat Besar di Pekan Terakhir, Rivera Ajak Suporter Tertib di GBT
Masalah lain juga datang dari kondisi Ciro Alves yang sedang kurang fit. Sementara Igor Inocencio tidak ikut dalam rombongan tim karena urusan keluarga.
Kondisi tersebut membuat pelatih Hendri Susilo hanya membawa 16 pemain ke Samarinda untuk menghadapi laga penutup musim. Meski begitu, Hendri memastikan persiapan tim tetap berjalan dengan baik. Dia menilai para pemain yang dibawa dalam kondisi siap tempur dan memiliki motivasi besar untuk menutup musim dengan hasil positif.
”Kami membawa 16 pemain ke Samarinda karena ada beberapa yang cedera dan mendapatkan akumulasi kartu. Walau begitu, persiapan tim tetap berjalan baik dan semua pemain yang dibawa dalam keadaan siap untuk bermain,” ujar Hendri Susilo.
Baca Juga: Lawan Persebaya Jadi Ujian Terakhir, Jon Toral Ingin Persik Pulang dengan Senyuman
Pertandingan dipastikan berjalan sulit karena Borneo FC masih memiliki peluang dalam perebutan gelar juara musim ini. Bermain di hadapan pendukung sendiri juga menjadi keuntungan tambahan bagi tim tuan rumah.
Namun Hendri menegaskan Malut United tidak datang hanya untuk bertahan. Dia ingin timnya tetap tampil berani dan memberikan perlawanan sepanjang pertandingan.
”Situasi pemain kondusif dan semua yang ada di sini dalam keadaan sehat. Kami datang dengan target untuk mencuri poin di kandang Borneo FC,” tambah Hendri.
Target tersebut menjadi penting bagi Malut United demi menjaga posisi mereka di papan atas klasemen akhir. Saat ini Malut United berada di posisi kelima dengan koleksi 53 poin, hanya terpaut dua angka dari Persebaya Surabaya yang menempati peringkat keempat.
Hasil positif di Samarinda akan membuka peluang Malut United menutup musim dengan posisi yang lebih baik. Meski datang dengan skuad terbatas, semangat juang tim tetap menjadi modal utama untuk menghadapi tekanan besar di kandang Borneo FC.