← Beranda
Imran Nahumarury Siapkan Taktik Khusus! Semen Padang Bidik Kemenangan di Kandang
Andre Rizal HanafiSenin, 20 April 2026 | 06.25 WIB
Pelatih Semen Padang FC Imran Nahumarury memompa semangat pemain jelang duel krusial melawan Persib Bandung. (Semen Padang)

 

JawaPos.com - Semen Padang FC menghadapi laga krusial saat menjamu Persijap Jepara pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/26. 

Pertandingan yang akan digelar di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Senin (20/4) pukul 15.30 WIB ini menjadi momentum penting bagi Kabau Sirah untuk menjaga asa bertahan di kasta tertinggi.

Tim tuan rumah datang dengan motivasi tinggi. Selain bermain di hadapan publik sendiri, Semen Padang juga punya modal positif dari pertemuan pertama musim ini. 

Baca Juga: Sama-sama Mandul! Timnas Indonesia U-17 Pupus ke Semifinal Piala AFF U-17 Usai Seri 0-0 Lawan Vietnam

Saat itu, mereka sukses mencuri kemenangan 2-1 di markas Persijap lewat gol Pedro Matos dan Armando Oropa.

Namun, situasi saat ini jauh berbeda. Semen Padang masih terjebak di zona degradasi, tepatnya di peringkat ke-17 dengan koleksi 20 poin. 

Sementara itu, Persijap berada satu tingkat di atas dengan 25 poin. Jarak yang tidak terlalu jauh membuat laga ini dipastikan berlangsung ketat dan penuh tekanan.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 vs Vietnam U-17 di Piala AFF U-17 2026: Mierza Tumbang, Hasil 0-0 di Babak Pertama!

Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, menegaskan bahwa timnya tidak punya pilihan lain selain meraih kemenangan. 

Bermain di kandang sendiri harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mendongkrak posisi di klasemen.

“Main di kandang tentu berbeda. Tidak ada pilihan, kami harus berjuang sampai akhir. Kami yakin masih ada peluang dan itu harus diperjuangkan,” ujar Imran dalam konferensi pers jelang laga dikutip dari ileague.id.

Meski begitu, Semen Padang harus menghadapi tantangan dari sisi komposisi pemain. Beberapa nama dipastikan absen karena cedera, seperti Alhassan Wakaso, Samuel Simanjuntak, dan Irsyad Maulana. Kondisi ini membuat tim pelatih harus memutar otak dalam menentukan strategi terbaik.

Imran mengaku sudah menyiapkan sejumlah opsi taktikal untuk mengantisipasi kekuatan Persijap. Ia menilai laga ini tidak akan mudah, apalagi lawan juga tengah berusaha menjauh dari zona berbahaya.

Selain itu, isu boikot dari sebagian suporter juga sempat mencuat. Namun, Imran memilih melihat situasi tersebut dari sisi positif. Ia tetap berharap dukungan, baik langsung di stadion maupun dari jauh, bisa menjadi tambahan semangat bagi tim.

“Kami memahami itu bentuk kecintaan mereka. Kami tetap fokus dan berharap dukungan itu tetap ada, karena sangat berarti bagi tim,” tambahnya.

Terkait kemenangan di putaran pertama, Imran menegaskan hasil tersebut tidak bisa dijadikan patokan. Namun, hal itu tetap menjadi suntikan motivasi bagi para pemain untuk kembali meraih hasil serupa.

Dengan tekanan yang semakin besar di papan bawah, duel ini bukan sekadar pertandingan biasa. Bagi Semen Padang, tiga poin di kandang bisa menjadi titik balik untuk keluar dari zona merah.

EDITOR: Banu Adikara