JawaPos.com - Gelandang muda PSIM Yogyakarta, Savio Sheva, menunjukkan optimisme tinggi jelang laga pekan ke-27 Super League 2025/2026.
Pemain bernomor punggung delapan itu menegaskan kesiapannya untuk tampil maksimal jika dipercaya oleh pelatih Jean Paul Van Gastel saat menghadapi PSM Makassar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (10/4) sore.
Sheva menyebut seluruh skuad Laskar Mataram berada dalam kondisi siap tempur. Kegagalan meraih hasil maksimal di laga sebelumnya justru menjadi pemicu semangat bagi tim untuk bangkit dan mengamankan kemenangan di kandang sendiri.
“Persiapan semua pemain sudah bagus. Kami kehilangan poin di laga terakhir, jadi tiga poin di pertandingan nanti adalah harga mati,” ujar Sheva dikutip dari ileague.id.
Baca Juga: Tekanan Meningkat, PSIM Wajib Menang saat Menjamu PSM Makassar di Bantul
Pemain kelahiran Yogyakarta itu juga menegaskan dirinya tidak merasa terbebani meski belakangan kerap dipercaya sebagai starter.
Dalam tiga pertandingan terakhir, Sheva selalu tampil penuh selama 90 menit. Sepanjang musim ini, ia telah mencatatkan 26 penampilan dengan total 809 menit bermain serta menyumbang dua gol.
Baca Juga: Harapan Van Gastel saat PSIM Yogyakarta Menjamu PSM Makassar
Menurutnya, kepercayaan yang diberikan pelatih justru menjadi motivasi tambahan. Ia bahkan menambah porsi latihan secara mandiri, termasuk latihan fisik di gym, demi menjaga performa tetap stabil.
“Mau main dari awal atau masuk di babak kedua, saya harus tetap maksimal. Saya juga menambah latihan di luar sesi tim,” jelasnya.
PSIM memang tengah berada dalam tren yang kurang konsisten. Dari sembilan laga terakhir, mereka hanya mampu meraih satu kemenangan, lima hasil imbang, dan tiga kekalahan.
Satu-satunya kemenangan tersebut diraih saat menumbangkan PSBS Biak dengan skor 4-2 pada pekan ke-23.
Pada pertandingan terakhir, PSIM harus mengakui keunggulan Dewa United FC dengan skor tipis 0-1. Hasil tersebut membuat posisi mereka di klasemen semakin terancam.
Saat ini, PSIM berada di peringkat kedelapan dengan 38 poin. Posisi tersebut belum aman karena dibayangi Dewa United di peringkat kesembilan dengan 37 poin serta Bali United FC di posisi ke-10 dengan 36 poin.
Laga melawan PSM menjadi momen krusial bagi PSIM untuk kembali ke jalur kemenangan sekaligus menjauh dari kejaran pesaing.
Dukungan suporter di kandang diharapkan mampu menjadi energi tambahan bagi Laskar Mataram untuk meraih hasil maksimal.