JawaPos.com - Keberuntungan tampaknya belum berpihak kepada Persik Kediri saat menjamu Persijap Jepara dalam lanjutan pekan ke-26 Super League 2025/2026.
Bermain di Stadion Brawijaya, Kediri, Senin (6/4), Macan Putih harus puas dengan hasil imbang tanpa gol.
Hasil ini terasa mengecewakan bagi tuan rumah. Pasalnya, Persik sebenarnya memiliki sejumlah peluang emas untuk mengamankan tiga poin di depan pendukung sendiri.
Baca Juga: Persik Kediri Dominan tapi Gagal Menang, Marcos Reina Soroti Penalti dan Gol Dianulir
Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal serta sedikit faktor keberuntungan membuat laga berakhir tanpa pemenang.
Persik sempat membuka harapan lewat gol cepat Jose Enrique pada menit ke-12. Sayangnya, gol tersebut dianulir wasit usai pengecekan VAR menunjukkan sang striker sudah berada dalam posisi offside sebelum menceploskan bola ke gawang lawan.
Momentum Persik kembali hadir pada babak kedua. Tepatnya di menit ke-59, mereka mendapat hadiah penalti yang bisa menjadi pembeda dalam pertandingan.
Baca Juga: Persijap Imbang di Kandang Persik, Mario Lemos: Satu Poin Tetap Berharga
Namun, peluang emas itu gagal dimaksimalkan. Eksekusi Jose Enrique mampu ditebak dan digagalkan oleh kiper Persijap, Sendry Johansyah.
Gagalnya dua peluang krusial tersebut menjadi pukulan bagi Persik. Tim yang dikenal dengan julukan Macan Putih itu pun harus menerima kenyataan berbagi poin, meski tampil cukup dominan sepanjang pertandingan.
Striker muda Persik, Wigi Pratama, mengakui hasil ini jauh dari harapan tim. Ia menegaskan bahwa seluruh pemain sudah mempersiapkan laga dengan serius, bahkan sejak dua pekan sebelum pertandingan digelar.
“Kami sudah siapkan pertandingan ini secara maksimal sejak dua pekan lalu. Apa yang kami tampilkan di lapangan juga sesuai dengan latihan. Tapi hasilnya memang belum sesuai harapan,” ujar Wigi dikutip dari ileague.id.
Ia juga menyoroti faktor keberuntungan yang menurutnya belum berpihak kepada timnya dalam laga tersebut. Menurutnya, dalam sepak bola tidak hanya kerja keras yang menentukan hasil, tetapi juga momen dan sedikit keberuntungan.
“Hari ini kami kurang beruntung. Semua tahu kami punya peluang untuk menang, termasuk penalti. Tapi memang selalu ada risiko gagal, dan itu yang terjadi,” tambahnya.
Meski gagal meraih kemenangan, Wigi memastikan timnya akan segera melakukan evaluasi. Fokus kini dialihkan ke laga berikutnya melawan Madura United, yang diyakini akan menjadi tantangan tidak kalah berat.
Hasil imbang ini membuat Persik harus puas dengan tambahan satu poin di klasemen sementara. Namun, mereka masih memiliki kesempatan untuk bangkit jika mampu memperbaiki penyelesaian akhir dan memanfaatkan peluang dengan lebih efektif di laga selanjutnya.