JawaPos.com - Momen spesial dirasakan bek muda Semen Padang, Ade Kristiano, saat menghadapi Persib Bandung pada pekan ke-26 Super League 2025/2026.
Meski timnya harus menelan kekalahan 0-2, laga yang digelar di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Minggu (5/4) malam itu tetap menjadi kenangan penting bagi pemain berusia 22 tahun tersebut.
Ade akhirnya mencatatkan debut bersama Kabau Sirah di bawah komando Pelatih Imran Nahumarury musim ini. Tak hanya itu, pertandingan melawan Persib juga menjadi penampilan perdananya di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Sebuah langkah besar dalam perjalanan kariernya.
Menariknya, pemain asal Sidoarjo itu langsung dipercaya tampil sebagai starter oleh pelatih Imran Nahumarury. Ia mengisi posisi bek tengah dan mampu bermain hingga menit ke-84 sebelum digantikan Ricky Ariansyah.
Meski baru pertama kali tampil di level tertinggi, Ade tidak terlihat canggung. Ia mampu menunjukkan kepercayaan diri dan berusaha menjaga lini belakang Semen Padang dari tekanan tim tamu.
“Terima kasih kepada coach Imran yang sudah memberikan kesempatan debut. Teman-teman juga sudah bekerja keras di pertandingan yang tidak mudah melawan Persib,” ujar Ade usai laga dikutip dari ileague.id.
Baca Juga: Imran Nahumarury Angkat Bicara Usai Semen Padang Kalah dari Persib Bandung
Namun, di balik penampilannya tersebut, Ade mengakui sempat merasakan gugup. Hal itu wajar mengingat ini adalah pengalaman pertamanya tampil di liga tertinggi Indonesia.
“Pastinya sempat gugup, tapi kesempatan ini justru menambah kepercayaan diri saya. Semoga ke depan bisa mendapat kesempatan bermain lagi,” tambahnya.
Sebelum debut ini, Ade lebih sering menghangatkan bangku cadangan dalam lima pertandingan terakhir Semen Padang. Kesempatan bermain yang didapat kali ini menjadi bukti bahwa ia mulai mendapat kepercayaan dari tim pelatih.
Perjalanan karier Ade sendiri terbilang cukup berliku. Ia baru bergabung dengan Semen Padang pada Februari 2026 setelah sebelumnya memperkuat Persika Karanganyar di Liga Nusantara 2025/26. Di sana, ia sempat mengalami cedera yang membuatnya harus absen dalam tujuh laga awal musim.
Selain itu, Ade juga pernah membela Gresik United di Liga 2 serta Persis Solo U20. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam proses adaptasinya di level yang lebih tinggi.
Meski harus menerima kekalahan dari Persib, debut Ade menjadi salah satu sisi positif bagi Semen Padang.
Di tengah posisi tim yang masih tertahan di zona merah, kehadiran pemain muda dengan semangat baru tentu bisa menjadi harapan untuk bangkit di sisa musim.