← Beranda
Debut Cyrus Margono Berujung Luka! Persebaya Surabaya Siap Manfaatkan Rapuhnya Persija Jakarta di GBK
Moch. Rizky Pratama Putra• Selasa, 7 April 2026 | 15.42 WIB
Kiper Cyrus Margono menjalani debut bersama Persija Jakarta saat menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda. (Persija)

 

JawaPos.com–Debut Cyrus Margono bersama Persija Jakarta justru berakhir pahit setelah timnya tumbang 1-3 dari Bhayangkara FC. Hasil ini menjadi sinyal yang langsung ditangkap Persebaya Surabaya jelang duel panas super league di Stadion Gelora Bung Karno.

Persija menyudahi lawatan ke Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Minggu (5/4), dengan kekecewaan. Padahal, Macan Kemayoran sempat tampil meyakinkan di awal pertandingan super league lawan Bhayangkara FC.

Laga super league baru berjalan satu menit, Persija langsung membuka keunggulan lewat skema rapi. Umpan lambung Allano Lima disambut sundulan Rayhan Hannan yang tak mampu dihentikan lini belakang Bhayangkara FC.

Baca Juga: Fisik Jadi Alarm Bahaya! Bernardo Tavares Dikejar Waktu Benahi Persebaya Surabaya Jelang Lawan Persija Jakarta

Gol cepat itu sempat memberi harapan besar bagi tim ibu kota untuk menguasai jalannya laga. Namun, keunggulan tersebut perlahan memudar seiring meningkatnya tekanan dari tuan rumah.

Bhayangkara FC mampu bangkit dan mengeksploitasi celah di lini pertahanan Persija. Moussa Sidibe mencetak gol penyeimbang pada menit ke-28 yang membuat skor kembali imbang 1-1 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pertandingan berjalan semakin intens dengan tensi tinggi. Persija masih mencoba mengontrol permainan, tetapi situasi berubah drastis setelah Jordi Amat menerima kartu kuning kedua.

Baca Juga: Fokus Hadapi Persija Jakarta! Risto Mitrevski Lupakan Kemenangan Persebaya Surabaya Atas Persita Tangerang

Bermain dengan 10 orang membuat keseimbangan tim mulai goyah. Kondisi ini dimanfaatkan Bhayangkara untuk meningkatkan agresivitas serangan mereka.

Meski dalam tekanan, Persija sempat kembali unggul lewat momen brilian. Fabio Calonego mencetak gol spektakuler melalui tendangan bebas pada menit ke-63 yang membuat skor menjadi 2-1.

Gol tersebut seolah menghidupkan kembali asa kemenangan Persija. Namun, keunggulan itu kembali tak bertahan lama karena Bhayangkara menunjukkan mentalitas kuat.

Dendy Sulistyawan menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas pada menit ke-86. Situasi semakin buruk ketika Sidibe mencetak gol keduanya di menit 90+3’, sekaligus menutup laga dengan skor 3-1.

Gol terakhir itu menjadi momen yang pahit bagi Cyrus Margono. Kiper yang menjalani debutnya harus rela memungut bola dari gawangnya di menit-menit akhir pertandingan.

Usai laga, pelatih Mauricio mengungkapkan kekecewaannya terhadap performa tim. Dia menilai anak asuhnya sempat tampil sesuai rencana sebelum akhirnya kehilangan kendali permainan.

Baca Juga: 6 Kali Menangi Duel! Curhat Bruno Paraiba Rasakan Magis Kandang Persebaya Surabaya, Kini Bidik Tumbangkan Persija Jakarta

”Kami memulai pertandingan sesuai dengan apa yang kami rencanakan. Kami sangat tenang di dalam penguasaan bola, kita tahu di mana bisa menemukan ruang untuk sampai ke gawang lawan,” kata Mauricio.

”Kami berhasil mencetak gol dan masih ada beberapa peluang lagi untuk menyelesaikan di gawang lawan,” lanjut dia.

Namun, momentum positif itu tidak mampu dipertahankan hingga akhir laga. Persija justru kehilangan fokus dan memberikan ruang yang terlalu besar bagi lawan.

Baca Juga: Ipswich Town Menang Comeback Lawan Birmingham, Elkan Baggott 3 Laga Beruntun Duduk di Bangku Cadangan

”Apa yang seharusnya memberikan kami semangat dan motivasi, malah membawa kekecewaan. Kami tiba-tiba berhenti bermain, kami mulai memberikan ruang di lini pertahanan yang tidak seharusnya diberikan, sampai kita kemasukan gol dari bola liar di dalam kotak penalti,” ujar Mauricio Souza.

Mauricio juga menyoroti kartu merah yang menjadi titik balik pertandingan. Dia mengakui situasi tersebut membuat timnya kesulitan untuk mempertahankan ritme permainan.

”Setelah babak kedua, saya tidak punya banyak hal yang bisa dikatakan karena permainan benar-benar terkondisikan oleh pengusiran satu pemain kami. Sangat sulit bermain dengan kurang satu pemain,” ucap Mauricio Souza.

Baca Juga: Julio Cesar Senang Bisa Main Lagi bersama Persib Bandung, tapi Absen Lawan Bali United

”Beberapa pemain pun belum mencapai performa terbaiknya, dan dengan satu pemain kurang, segalanya menjadi sangat sulit,” sambung dia.

Meski hasil tidak memuaskan, Mauricio memastikan timnya tidak akan menyerah. Ia menegaskan Persija akan terus berjuang hingga akhir musim. ”Kami akan tetap terus berusaha keras, berjuang sekuat tenaga untuk menghormati baju Persija ini,” tutur dia.

Di sisi lain, hasil ini menjadi perhatian serius bagi Persebaya Surabaya. Green Force tentu melihat celah dari inkonsistensi yang ditunjukkan Persija, terutama di lini pertahanan.

Persebaya Surabaya dijadwalkan bertandang ke markas Persija di Stadion Gelora Bung Karno pada Sabtu (11/4). Laga ini diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama mengincar poin penting.

Baca Juga: Ucapan Syukur Andhika Ramadhani setelah Bawa Persebaya Surabaya Raih Kemenangan dengan Clean Sheet

Kondisi mental Persija yang baru saja menelan kekalahan bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi Persebaya Surabaya. Apalagi, tekanan bermain di kandang sendiri sering kali menjadi beban tambahan bagi Macan Kemayoran.

Namun, Persebaya Surabaya juga tidak boleh lengah. Persija tetap memiliki kualitas individu yang mampu mengubah jalannya pertandingan dalam sekejap.

Momentum kemenangan sebelumnya bisa menjadi modal penting bagi Green Force. Konsistensi permainan dan fokus sepanjang laga akan menjadi kunci untuk mencuri poin di Jakarta.

Baca Juga: Mauricio Souza Kecewa, Persija Kehilangan Poin Penting di Tengah Perebutan Gelar Juara

Duel ini bukan sekadar pertandingan biasa, tetapi juga soal gengsi dua tim besar. Atmosfer panas di Stadion Gelora Bung Karno dipastikan akan menambah tensi pertandingan sejak menit awal.

Jika mampu memanfaatkan kelemahan lawan, Persebaya Surabaya berpeluang besar membawa pulang hasil positif. Sebaliknya, Persija tentu ingin bangkit dan menebus kegagalan di laga sebelumnya.

Pertemuan ini pun layak dinantikan sebagai salah satu laga paling menarik pekan ini. Semua mata akan tertuju pada bagaimana respons Persija dan kesiapan Persebaya Surabaya menghadapi tekanan besar.

Baca Juga: Di Balik Kemenangan Bhayangkara FC, Paul Munster Ungkap Kunci Comeback Tim

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah