← Beranda
Fisik Jadi Alarm Bahaya! Bernardo Tavares Dikejar Waktu Benahi Persebaya Surabaya Jelang Lawan Persija Jakarta
Moch. Rizky Pratama PutraSelasa, 7 April 2026 | 15.25 WIB
Pemain Persebaya Surabaya berusaha menjaga intensitas permainan meski kondisi fisik belum sepenuhnya ideal. (Persebaya)

 

JawaPos.com–Persebaya Surabaya akhirnya kembali menemukan napas kemenangan saat menjamu Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo. Green Force menang tipis 1-0 lewat gol Francisco Rivera pada menit ke-61 dalam laga Sabtu (4/4) malam.

Kemenangan atas Persita ini terasa lebih dari sekadar tiga poin bagi Persebaya Surabaya. Hasil tersebut menjadi jawaban atas tekanan setelah tim sempat melewati dua laga super league tanpa kemenangan.

Namun di balik kemenangan atas Persita itu, ada pekerjaan rumah besar yang langsung disorot pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares. Kondisi fisik pemain menjadi perhatian serius yang harus segera dibenahi jelang laga panas super league kontra Persija Jakarta.

Baca Juga: Fokus Hadapi Persija Jakarta! Risto Mitrevski Lupakan Kemenangan Persebaya Surabaya Atas Persita Tangerang

Tavares mengakui skuadnya belum berada dalam kondisi ideal secara kebugaran. Situasi ini memaksanya melakukan berbagai penyesuaian, termasuk merombak posisi pemain demi menjaga keseimbangan tim.

”Bagi saya dan terutama bagi tim, ini sangat penting di momen sulit. Banyak pemain tidak bisa bermain karena masalah fisik, jadi kami harus melakukan perubahan posisi. Hari ini menunjukkan bahwa tim ini adalah tim yang sesungguhnya,” ujar Tavares.

Meski dihantam keterbatasan, Persebaya Surabaya tetap mampu menunjukkan mentalitas kuat di lapangan. Tavares bahkan melihat perbedaan signifikan dari sisi fokus sejak para pemain menjalani pemanasan.

Baca Juga: 6 Kali Menangi Duel! Curhat Bruno Paraiba Rasakan Magis Kandang Persebaya Surabaya, Kini Bidik Tumbangkan Persija Jakarta

”Saya melihat pemain lebih fokus sejak pemanasan. Kalau kami mempersiapkan diri dengan baik, hal baik akan terjadi di pertandingan,” sambung Bernardo Tavares.

Secara permainan, Persebaya Surabaya memang tampil cukup dominan atas Persita Tangerang. Statistik mencatat Green Force menghasilkan sembilan tembakan dengan tiga mengarah tepat ke gawang lawan.

Tidak hanya itu, Persebaya Surabaya juga unggul dalam perolehan sepak pojok dengan tiga kesempatan. Meski hanya mencetak satu gol, peluang yang tercipta sebenarnya membuka kans untuk menang dengan skor lebih besar.

Setelah unggul, pendekatan permainan Persebaya Surabaya berubah cukup drastis. Green Force memilih bermain lebih disiplin dengan garis pertahanan yang ditarik lebih dalam.

Strategi ini bukan tanpa alasan, karena Tavares ingin timnya lebih efektif dalam memanfaatkan transisi cepat. Dengan cara itu, Persebaya Surabaya berharap bisa mencuri peluang tambahan tanpa kehilangan keseimbangan.

”Wajar jika mereka lebih menguasai bola saat kami unggul. Kami mencoba mengontrol permainan dan mencari momen untuk mencetak gol kedua,” jelas pelatih asal Portugal tersebut.

Baca Juga: Ipswich Town Menang Comeback Lawan Birmingham, Elkan Baggott 3 Laga Beruntun Duduk di Bangku Cadangan

Pendekatan pragmatis ini terbukti cukup efektif untuk mengamankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan. Meski demikian, penyelesaian akhir tetap menjadi catatan yang perlu diperbaiki.

Kemenangan atas Persita Tangerang juga membawa dampak positif secara mental. Tavares mengakui hasil ini penting untuk mengembalikan kepercayaan diri pemain setelah sempat mengalami hasil buruk sebelumnya.

”Tidak ada yang suka kalah telak, apalagi kami sempat kebobolan lima gol sebelumnya. Jadi saya senang untuk para pemain,” tegas Bernardo Tavares.

Baca Juga: Julio Cesar Senang Bisa Main Lagi bersama Persib Bandung, tapi Absen Lawan Bali United

Kini, fokus Persebaya Surabaya langsung beralih ke laga berikutnya yang jauh lebih menantang. Mereka akan bertandang ke markas Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno pada Sabtu (11/4).

Laga ini diprediksi menjadi ujian sesungguhnya bagi kondisi fisik dan mental Green Force. Apalagi, Persija Jakarta dikenal memiliki intensitas permainan tinggi, terutama saat tampil di kandang sendiri.

Jika kondisi fisik belum sepenuhnya pulih, Persebaya Surabaya berpotensi kesulitan mengimbangi tempo permainan lawan. Inilah yang membuat pembenahan kebugaran menjadi prioritas utama tim pelatih saat ini.

Baca Juga: Ucapan Syukur Andhika Ramadhani setelah Bawa Persebaya Surabaya Raih Kemenangan dengan Clean Sheet

Rekor Tandang Persebaya Surabaya

Di sisi lain, rekor tandang Persebaya Surabaya musim ini sebenarnya cukup kompetitif. Dari 12 pertandingan away di Super League 2025/2026, mereka mencatat empat kemenangan, lima hasil imbang, dan tiga kekalahan.

Catatan tersebut menghasilkan rata-rata 1,42 poin per pertandingan tandang. Selain itu, Persebaya Surabaya juga mencetak 14 gol dan kebobolan jumlah yang sama, menunjukkan keseimbangan antara lini serang dan pertahanan.

Namun statistik itu tetap harus diuji kembali saat menghadapi Persija Jakarta. Konsistensi performa dan kesiapan fisik akan menjadi penentu utama apakah Green Force mampu mencuri poin di ibu kota.

Dengan waktu persiapan yang terbatas, Bernardo Tavares dituntut bergerak cepat. Dia harus memastikan kondisi pemain membaik sekaligus menjaga momentum kemenangan yang baru saja diraih.

Baca Juga: Mauricio Souza Kecewa, Persija Kehilangan Poin Penting di Tengah Perebutan Gelar Juara

Laga melawan Persija Jakarta bukan hanya soal taktik, tetapi juga soal daya tahan. Jika Persebaya Surabaya mampu mengatasi persoalan fisik, peluang untuk membawa pulang poin tetap terbuka lebar.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah