← Beranda
Dony Tri: Persija Tak Boleh Terpuruk usai Kekalahan dari Bhayangkara FC
Andre Rizal HanafiSenin, 6 April 2026 | 16.37 WIB
Bek Persija Dony Tri Pamungkas. (Istimewa)

 

JawaPos.com–Bek Persija Jakarta Dony Tri Pamungkas meminta rekan-rekannya segera bangkit setelah kekalahan 2-3 dari Bhayangkara FC pada pekan lanjutan Super League 2025/2026. Pertandingan di Stadion Sumpah Pemuda, Minggu (5/4) sore, menyisakan kekecewaan bagi Macan Kemayoran.

Persija sebenarnya memulai laga dengan sangat baik. Baru satu menit pertandingan berjalan, tim ibu kota langsung membuka keunggulan lewat sundulan Rayhan Hannan.

Gol cepat itu sempat membuat permainan Persija terlihat lebih percaya diri dan mampu mengontrol jalannya laga di awal babak pertama.

Baca Juga: Diguyur Hujan Lebat, Beckham Putra Beberkan Perjuangan Persib Amankan Tiga Poin

Namun, tuan rumah tidak tinggal diam. Bhayangkara FC perlahan menemukan ritme permainan dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-28 melalui aksi Moussa Sidibe. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, situasi mulai berubah. Persija harus bermain dengan 10 orang setelah Jordi Amat menerima kartu kuning kedua.

Meski dalam kondisi timpang, Persija sempat kembali unggul melalui tendangan bebas indah yang dieksekusi Fabio Calonego pada menit ke-63. Sayangnya, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan hingga akhir laga.

Baca Juga: Tekanan Semen Padang Bikin Persib Bandung Kesulitan, Hodak Ungkap Titik Balik Kemenangan

Bhayangkara FC meningkatkan tekanan di menit-menit akhir pertandingan. Dendy Sulistyawan sukses menyamakan skor lewat tendangan bebas pada menit ke-86. Situasi semakin sulit bagi Persija ketika Moussa Sidibe mencetak gol keduanya di masa tambahan waktu (90+3’), sekaligus memastikan kemenangan tuan rumah.

Usai pertandingan, Dony Tri mengakui hasil tersebut tidak sesuai harapan tim. Meski demikian, dia menilai seluruh pemain sudah bekerja keras sepanjang laga.

”Kita bisa lihat semua pemain sudah berusaha maksimal. Ini memang bukan hasil yang kami inginkan, tapi harus jadi pelajaran ke depan,” ujar Dony dikutip dari persija.id.

Dia menegaskan pentingnya menjaga mental tim di tengah situasi sulit. Persija tidak boleh terlalu lama terpuruk karena kompetisi masih panjang.

”Kami tentu kecewa, tapi tidak boleh berlarut-larut. Masih ada delapan pertandingan tersisa dan kami harus fokus ke depan,” tambah Dony.

Kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah bagi Persija untuk memperbaiki konsistensi, terutama dalam menjaga keunggulan di momen krusial. Dengan sisa pertandingan yang ada, peluang untuk bangkit masih terbuka lebar jika tim mampu segera berbenah.

Baca Juga: Alarm Bahaya Championship: Kerugian Fantastis Ancam Masa Depan Klub-Klub Inggris

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah