← Beranda
Waspada, Persebaya Surabaya! Taisei Marukawa dan Sho Yamamoto Pernah Enam Kali Bobol Gawang Persita Tangerang
Moch. Rizky Pratama PutraRabu, 1 April 2026 | 14.22 WIB
Aksi Taisei Marukawa saat membela Persebaya Surabaya yang pernah menjadi mimpi buruk Persita Tangerang. (Dok. Persebaya)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya akan menghadapi Persita Tangerang pada 4 April 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo dalam lanjutan Super League 2025/2026 pekan ke-26. Laga ini tak sekadar soal tiga poin, tapi juga membuka kembali memori manis kemenangan Green Force di masa lalu.

Kenangan itu tak lepas dari peran dua mantan bintang Persebaya Surabaya, Taisei Marukawa dan Sho Yamamoto. Keduanya pernah menjadi mimpi buruk bagi Persita Tangerang lewat kontribusi gol yang luar biasa.

Baca Juga: Cuma Koleksi 43 Menit Main! Bruno Paraiba Buktikan Bukan Pembelian Gagal Persebaya Surabaya Lawan Persita Tangerang

Dalam catatan pertemuan kedua tim, Marukawa dan Sho sama-sama mengoleksi tiga gol. Total enam gol dari dua pemain ini menjadi bukti dominasi Persebaya Surabaya saat menghadapi Persita Tangerang di masa tersebut.

Penampilan Marukawa di sisi kiri serangan dikenal eksplosif dengan kecepatan dan kemampuan dribel yang sulit dihentikan.

Sementara Sho Yamamoto tampil tak kalah tajam dengan insting mencetak gol yang membuat lini belakang lawan kerap kewalahan.

Selain dua nama itu, kontribusi pemain lain juga memperkuat dominasi Green Force dalam duel ini. Rizky Ridho dan Marselino Ferdinan masing-masing menyumbang dua gol yang ikut mempertegas superioritas Persebaya Surabaya.

Tak hanya itu, Bruno Moreira juga masuk dalam daftar pencetak gol dengan koleksi dua gol. Menariknya, dari daftar tersebut hanya Bruno Moreira yang masih bertahan dan menjadi bagian skuad Persebaya Surabaya saat ini.

Kondisi ini membuat wajah tim sudah banyak berubah dibandingkan saat kemenangan besar itu terjadi. Meski demikian, kenangan tersebut tetap menjadi motivasi tersendiri bagi Green Force untuk kembali mengulang hasil positif.

Apalagi laga nanti dipastikan berlangsung ketat mengingat posisi kedua tim di klasemen tidak terpaut jauh. Persebaya Surabaya kini berada di peringkat ketujuh, sementara Persita Tangerang sedikit lebih unggul di posisi kelima.

Baca Juga: Bernardo Tavares Gregetan, Persaingan Antar Pemain di Persebaya Surabaya Rendah!

Situasi ini membuat pertandingan menjadi sangat krusial bagi kedua tim dalam perburuan posisi papan atas. Tambahan poin menjadi target mutlak demi menjaga peluang bersaing di jalur kompetitif.

Di tengah tekanan tersebut, pelatih Bernardo Tavares terus mematangkan persiapan tim. Ia memantau langsung kondisi para pemain dalam sepekan terakhir untuk memastikan kesiapan maksimal jelang pertandingan.

“Terkait kondisi pemain dalam sepekan terakhir, situasinya memang belum sepenuhnya ideal. Kami masih memiliki beberapa pemain yang mengalami cedera, bahkan ada yang baru kembali mengikuti latihan hari ini. Kami berharap kondisi mereka bisa lebih baik dibandingkan pertandingan terakhir,” ujar Tavares.

Kondisi tim yang belum sepenuhnya fit memang menjadi tantangan tersendiri. Beberapa pemain harus menjalani proses pemulihan sebelum bisa kembali tampil optimal di lapangan.

Ruang perawatan tim pun sempat dipenuhi pemain yang menjalani terapi dan pemulihan. Situasi ini memaksa tim pelatih untuk lebih cermat dalam mengatur intensitas latihan.

Meski begitu, Tavares tetap menjaga ritme persiapan agar tim tidak kehilangan momentum. Program latihan disusun secara fleksibel dengan menyesuaikan kondisi masing-masing pemain.

“Kami terus bekerja sama dengan departemen medis untuk memperbaiki kondisi ini. Klub tentu berharap para pemain bisa berada dalam kondisi fisik terbaik, memiliki kecepatan, stamina, dan kebugaran yang cukup untuk membantu tim di pertandingan selanjutnya,” katanya.

Pendekatan ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pemulihan dan kesiapan bertanding. Dengan waktu yang semakin dekat menuju laga, setiap detail menjadi perhatian serius tim pelatih.

Di sisi lain, Persita Tangerang juga bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Posisi mereka yang lebih tinggi di klasemen menunjukkan konsistensi yang patut diwaspadai.

Hal ini membuat Persebaya Surabaya harus tampil lebih disiplin dan efektif dalam memanfaatkan peluang.

Kenangan kemenangan besar di masa lalu memang penting, tetapi tidak bisa dijadikan jaminan hasil di pertandingan mendatang.

Namun, aura positif dari sejarah pertemuan tetap memberi suntikan kepercayaan diri bagi para pemain. Terlebih dukungan Bonek di Stadion Gelora Bung Tomo diyakini akan menjadi energi tambahan bagi tim.

Momentum ini bisa menjadi titik kebangkitan bagi Persebaya Surabaya untuk kembali ke jalur kemenangan. Dengan kombinasi semangat, strategi, dan kesiapan fisik, Green Force berpeluang mengulang cerita manis.

Kini, publik Surabaya menanti apakah sejarah akan kembali terulang atau justru menghadirkan cerita baru. Satu yang pasti, duel ini akan menjadi panggung pembuktian bagi skuad Persebaya Surabaya saat ini.

EDITOR: Hendra