← Beranda
Dari Bek Jadi Otak Permainan Persija Jakarta! Transformasi Jordi Amat di Era John Herdman Bersama Timnas Indonesia
Moch. Rizky Pratama PutraRabu, 11 Maret 2026 | 23.47 WIB
Jordi Amat gacor jadi gelandang bersama Persija Jakarta dan Timnas Indonesia era John Herdman. (Persija)

 

JawaPos.com–Jordi Amat menjalani transformasi mengejutkan menjelang agenda FIFA Series 2026 bersama Timnas Indonesia. Pemain yang selama ini dikenal sebagai bek tengah kini justru menjelma menjadi gelandang baru di era pelatih John Herdman.

Perubahan posisi tersebut bukan sekadar eksperimen singkat. Evolusi peran itu menjadi babak baru dalam perjalanan karier pemain naturalisasi yang kini berusia 33 tahun tersebut.

Jordi Amat sebenarnya mengawali karier profesional sebagai bek tengah klasik. Dia merupakan produk akademi RCD Espanyol yang kemudian berkembang hingga menembus kompetisi elite Eropa.

Baca Juga: Bagaikan Langit dan Bumi! 5 Pemain Timnas Indonesia Paling Kaya dan Miskin Menit Bermain di Klub

Karirnya sempat mencicipi ketatnya persaingan di dua liga terbaik dunia. Jordi pernah tampil di La Liga serta Premier League saat memperkuat Swansea City.

Setelah bertahun-tahun berkarir di Eropa, dia mengambil keputusan besar pada 2022. Jordi memilih meninggalkan benua biru untuk bergabung dengan klub raksasa Malaysia, Johor Darul Ta'zim.

Langkah itu menjadi titik awal perjalanan kariernya di Asia Tenggara. Pengalaman bermain di berbagai kompetisi membuatnya semakin matang sebagai pemain bertahan.

Baca Juga: Kabar Terbaru Mees Hilgers! Kirim Pesan Khusus ke Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Jelang FIFA Series 2026

Namun cerita Jordi Amat belum berhenti di Malaysia. Pada musim panas 2025, dia membuat keputusan baru dengan merapat ke klub ibu kota Indonesia, Persija Jakarta.

Kedatangannya sempat diharapkan memperkuat lini belakang Macan Kemayoran. Reputasi sebagai bek berpengalaman membuat banyak pihak menilai ia akan menjadi pemimpin di sektor pertahanan.

Sayangnya, dalam beberapa musim terakhir Jordi juga kerap disorot karena sejumlah blunder di lini belakang. Kesalahan kecil sering berujung situasi berbahaya bagi tim yang dibelanya.

Baca Juga: Pro Kontra Denda Rp 250 Juta Persebaya Surabaya Komdis PSSI! Petasan dan Kembang Api Menyala di GBT

Situasi itu membuat staf pelatih Persija Jakarta memutar otak. Pelatih kepala Mauricio Souza akhirnya mencoba solusi yang cukup berani.

Souza memutuskan mengubah posisi Jordi Amat dari bek tengah menjadi gelandang. Eksperimen itu semula terdengar tidak lazim mengingat Jordi sepanjang kariernya identik sebagai pemain bertahan.

Namun keputusan tersebut ternyata memberikan dampak besar. Jordi justru tampil lebih nyaman ketika bermain sedikit lebih ke depan.

Baca Juga: Paul Munster Bongkar Resep Gacor! Bhayangkara FC Pecundangi Arema FC dan Salip Persebaya Surabaya

Peran barunya membuat dia tidak lagi menjadi orang terakhir di lini pertahanan. Risiko fatal akibat kesalahan individu pun dapat ditekan secara signifikan.

Sebaliknya, pengalaman membaca permainan sebagai bek justru menjadi keunggulan. Dia mampu mengatur ritme permainan sekaligus membantu tim dalam fase transisi bertahan maupun menyerang.

Efek positif itu terlihat jelas pada pertandingan penting di markas Bali United pada 15 Februari 2026. Persija Jakarta meraih kemenangan tipis 1-0 dalam laga tersebut.

Baca Juga: Manchester United Siapkan Rp 1,02 Triliun untuk Gaet Federico Dimarco dari Inter Milan

Dalam pertandingan itu, Jordi Amat tampil luar biasa sebagai gelandang bertahan. Dia bahkan dinobatkan sebagai man of the match berkat performa solidnya di lini tengah.

Sejak momen tersebut, posisinya di Persija Jakarta semakin jelas. Jordi kini menjadi metronom yang mengatur tempo permainan Macan Kemayoran.

Peran itu membuatnya lebih aktif mengalirkan bola dari lini kedua. Dia juga mampu memutus serangan lawan sebelum mencapai lini pertahanan.

Baca Juga: Persija Jakarta Tancap Gas di Era Digital! Gandeng VIDA, Administrasi Klub Kini Serba Elektronik dan Lebih Aman

Perkembangan menarik itu rupanya tidak luput dari perhatian pelatih Timnas Indonesia. John Herdman yang baru saja menangani skuad Garuda memantau perkembangan Jordi Amat secara khusus.

Saat mengumumkan skuad perdana untuk agenda FIFA Series Maret 2026, Herdman memberikan kejutan. Nama Jordi Amat tidak lagi tercantum sebagai bek tengah dalam daftar resmi.

Sebaliknya, pelatih asal Inggris tersebut menempatkannya sebagai gelandang dalam komposisi tim. Keputusan itu menunjukkan Herdman melihat potensi baru dalam diri pemain naturalisasi tersebut.

Baca Juga: Persija Jakarta Dominasi Timnas Indonesia! Persebaya Surabaya Hanya Kirim Ernando Ari untuk FIFA Series 2026

Perubahan peran tersebut juga disambut positif Jordi Amat. Dia mengaku menikmati tantangan baru dalam karirnya di usia yang tidak lagi muda.

”Gila rasanya bisa memenangkan penghargaan Man of the Match bermain sebagai gelandang. Tapi mungkin saya harus ganti posisi. Jadi, sangat bahagia, sangat senang bisa membantu dan semoga masih banyak lagi yang akan datang,” tutur Jordi.

Jordi juga menegaskan kesuksesan itu tidak datang secara instan. Dia menyebut latihan intens dan analisis pertandingan menjadi kunci perubahan performanya.

Baca Juga: Carlos Franca Siap Akhiri Puasa Gol, Persijap Jepara Targetkan Tiga Poin Saat Hadapi Persis Solo

”Kerja keras, kerja keras. Kalian tidak bisa membayangkan berapa banyak jam kami berlatih, bekerja. Menonton video, melakukan analisis setelah pertandingan. Jadi kami pantas mendapatkannya,” ucap Jordi.

Meski begitu, jalan Jordi Amat di lini tengah Timnas Indonesia tidak akan mudah. Dia harus bersaing dengan sejumlah gelandang utama yang sudah lebih dulu menjadi langganan skuad Garuda.

Nama-nama seperti Ivar Jenner, Marc Klok, hingga Joey Pelupessy masih menjadi opsi utama di sektor tersebut. Selain itu ada pula pemain serbabisa seperti Calvin Verdonk yang juga mampu mengisi berbagai posisi di lapangan. Persaingan ketat itu justru bisa menjadi motivasi tambahan bagi Jordi Amat.

Baca Juga: Prediksi Line Up Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Menerka 11 Pertama Pilihan John Herdman

Jika mampu mempertahankan performanya sebagai gelandang, Jordi berpeluang membuka babak baru dalam karirnya. Dari seorang bek tengah berpengalaman, dia kini bertransformasi menjadi otak permainan baru Timnas Indonesia di era John Herdman.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah