← Beranda
Bambang Pamungkas Bongkar Kerangka Skuad Persija Jakarta Musim Depan! 8 Andalan Bintang Rawan Hengkang
Moch. Rizky Pratama PutraRabu, 11 Maret 2026 | 15.03 WIB
Thales Lira jadi salah satu bintang andalan Persija Jakarta yang kontraknya habis di pertengahan 2026. (Dok. Persija)

JawaPos.com — Persija Jakarta mulai menyiapkan fondasi skuad untuk menghadapi kompetisi musim depan. Direktur olahraga Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, mengungkapkan kerangka tim sudah mulai dibahas bersama jajaran manajemen.

Pembahasan itu muncul dalam agenda Ngopi Bareng Persija yang digelar di Persija Galeri, Selasa (10/3/2026). Dalam suasana Ramadan yang hangat, manajemen Persija Jakarta membuka ruang diskusi santai bersama para jurnalis.

Agenda tersebut menghadirkan Direktur Persija Jakarta Mohamad Prapanca dan Direktur Olahraga Persija Jakarta Bambang Pamungkas. Pertemuan berlangsung cair karena berbagai isu tim dibahas terbuka di hadapan awak media.

Topik yang muncul cukup beragam, mulai dari evaluasi pemain baru hingga rencana pembangunan skuad musim depan. Diskusi juga menyentuh berbagai isu di luar lapangan yang selama ini beredar di publik.

Bambang Pamungkas menegaskan kehadiran pemain baru bukan berarti menggantikan pemain lama. Langkah itu lebih ditujukan untuk memperdalam kualitas skuad agar tim semakin kompetitif.

Menurutnya, kedalaman tim menjadi faktor penting untuk menjaga konsistensi performa sepanjang musim. Apalagi kompetisi panjang selalu menuntut rotasi pemain yang berkualitas.

Bepe, sapaan akrab Bambang Pamungkas, menyebut proses pembentukan skuad musim depan sebenarnya sudah berjalan. Manajemen mulai melakukan diskusi internal terkait komposisi pemain yang akan dipertahankan.

Baca Juga: Dicap APBD FC, Persija Jakarta Buka Kartu! Prapanca Ungkap Sumber Uang Macan Kemayoran di Super League 2025/2026

Ia menjelaskan sebagian pemain memiliki klausul perpanjangan kontrak dalam kesepakatan mereka. Karena itu, proses evaluasi dilakukan dengan cermat agar keputusan yang diambil tepat.

“Saya pernah bilang bahwa pemain-pemain Persija ini memiliki opsi (perpanjangan) dalam kontraknya. Ingat, ya? Ada satu plus berapa, satu plus berapa,” kata Bepe dalam acara Ngopi Bareng Persija.

Ia menambahkan diskusi sudah dilakukan bersama Direktur Persija Jakarta Mohamad Prapanca serta manajer tim Ardhi Tjahjoko. Ketiganya mulai merancang gambaran besar kerangka tim untuk musim depan.

“Nah, saat ini kami sudah mulai berdiskusi. Saya, Pak Panca, serta manajer tim (Ardhi Tjahjoko) sudah mulai mengobrol tentang kira-kira kerangka musim depan akan seperti apa,” jelasnya.

Bepe mengatakan proses evaluasi tidak hanya melihat performa pemain di lapangan. Manajemen juga mempertimbangkan kebutuhan taktik dan keseimbangan skuad.

“Jadi, pemain yang perform itu siapa saja, lalu pemain siapa yang akan kami ambil musim depan, itu sudah menjadi bagian dari tugas kami,” lanjutnya.

Meski demikian, keputusan final terkait komposisi tim belum akan diumumkan dalam waktu dekat. Persija Jakarta memilih menunggu hingga Ramadan selesai sebelum mengambil langkah lanjutan.

“Kami akan putuskan nanti setelah bulan puasa. Kami akan mulai melakukan apa yang perlu kami lakukan untuk membentuk tim musim depan,” ujar Bepe.

Ia memastikan daftar pemain yang masuk dalam rencana sudah dikantongi oleh manajemen. Namun pembahasan lebih detail baru akan dimatangkan setelah momen Lebaran.

“Tapi nama-nama itu sudah ada di kantong saya, sudah kami diskusikan, dan akan kami matangkan setelah Lebaran,” tuturnya.

Situasi ini menarik perhatian karena sejumlah pemain inti Persija Jakarta ternyata memiliki kontrak yang akan habis pada pertengahan 2026. Jika tidak segera diperpanjang, mereka berpotensi meninggalkan klub.

Berdasarkan data Transfermarkt, terdapat delapan pemain Persija Jakarta yang kontraknya akan berakhir tahun ini. Nama-nama tersebut berasal dari berbagai posisi penting dalam tim.

Baca Juga: Manjakan Jakmania! Persija Jakarta Gandeng Se’Indonesia, Logo Baru Muncul di Jersey hingga Aktivasi di Stadion

Andritany

Di sektor penjaga gawang, terdapat kapten tim Andritany yang sudah memperkuat Persija Jakarta sejak 2010. Kontrak kiper berusia 34 tahun itu tercatat berakhir pada 30 Juni 2026 dengan nilai pasar sekitar Rp 2,61 miliar.

Carlos Eduardo

Selain Andritany, kiper asal Brasil Carlos Eduardo juga berada dalam situasi serupa. Penjaga gawang berusia 34 tahun itu memiliki kontrak hingga 30 Juni 2026 dengan nilai pasar sekitar Rp 1,30 miliar.

Di lini pertahanan, ada dua bek tengah asing yang masa baktinya juga akan habis. Mereka adalah Paulo Ricardo dan Thales Lira yang menjadi pilar penting di sektor belakang.

Paulo Ricardo

Paulo Ricardo baru bergabung pada Januari 2026 dengan nilai pasar sekitar Rp 5,21 miliar. Kontraknya relatif singkat karena tercatat hanya berlaku hingga 31 Mei 2026.

Thales Lira

Sementara itu, Thales Lira direkrut pada Juli 2025 dan langsung menjadi pilihan utama di lini belakang. Bek asal Brasil tersebut memiliki nilai pasar sekitar Rp 4,78 miliar dengan kontrak sampai 30 Juni 2026.

Rayhan Hannan

Di sektor kreatif, Persija Jakarta juga menghadapi potensi kehilangan talenta muda. Rayhan Hannan termasuk pemain yang kontraknya akan habis pada 30 Juni 2026.

Gelandang serang berusia 21 tahun itu memiliki nilai pasar sekitar Rp 2,61 miliar. Perkembangannya dalam dua musim terakhir membuat namanya semakin diperhitungkan.

Witan

Situasi serupa juga dialami pemain sayap kiri Witan yang menjadi salah satu pemain penting dalam serangan tim. Pemain tim nasional Indonesia tersebut memiliki nilai pasar sekitar Rp 5,21 miliar dengan kontrak hingga 31 Mei 2026.

Di lini depan, dua striker juga berada di ambang akhir kontrak. Mereka adalah penyerang asal Maroko Alaeddine Ajaraie dan penyerang lokal Eksel Runtukahu.

Alaeddine Ajaraie dan Eksel Runtukahu

Alaeddine Ajaraie memiliki nilai pasar sekitar Rp 6,08 miliar dengan kontrak hingga 30 Juni 2026. Sementara Eksel Runtukahu memiliki nilai pasar sekitar Rp 3,48 miliar dengan masa kontrak sampai tanggal yang sama.

Dengan banyaknya kontrak yang akan berakhir, manajemen Persija Jakarta memiliki pekerjaan besar dalam beberapa bulan ke depan. Keputusan mereka akan sangat menentukan wajah tim saat memasuki musim baru.

Baca Juga: Prediksi PSIM Yogyakarta vs Persijap Jepara: Bosan Imbang, Sudah Waktunya Menang

EDITOR: Hendra