JawaPos.com - Ezequiel Vidal begitu menikmati laga yang berlangsung sepanjang bulan Ramadan. Sebab, laga selalu dimainkan pada malam hari. Itu membuat dirinya merasa nyaman, dan tubuhnya tidak kelelahan.
Sebab, suhu di malam hari di Indonesia menurutnya sangat nyaman dipakai untuk bertanding. Tidak terlalu dingin, tidak terlalu panas: sejuk.
"Lebih mudah bergerak kalau malam," ucapnya.
Hal tersebut jauh berbeda ketika bertanding di sore hari. Vidal mengaku cukup kesulitan. Suhu panas plus cahaya matahari yang menyengat membuat fisiknya sangat kelelahan. "Ya, terlalu panas menurut saya," tuturnya.
Dia membuktikan ucapannya. Jika bermain malam hari, PSIM selalu bermain luar biasa. Khususnya Vidal. Selama Ramadan Laskar Mataram tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan.
Namun, ada juga kendalanya jika bermain pada malam hari. Curah hujan yang sangat tinggi akhir-akhir ini cukup menguras tenaga saat bertanding. "Kadang memang sulit karena cuaca dan juga hujan yang sering datang. Tapi itu normal di sini, jadi kami harus beradaptasi dan tetap mencoba bermain sebaik mungkin," tegasnya.