← Beranda
Resmi! Arief Catur Pamungkas dan Rachmat Irianto Absen Bela Persebaya Surabaya Hadapi Borneo FC
Moch. Rizky Pratama PutraJumat, 6 Maret 2026 | 02.26 WIB
Arief Catur Pamungkas dan Rachmat Irianto dipastikan absen saat Persebaya Surabaya menghadapi Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda. (Dok. Persebaya)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya menghadapi kabar kurang menyenangkan jelang duel panas melawan Borneo FC di pekan 25 Super League 2025/2026. Dua pemain penting, Arief Catur Pamungkas dan Rachmat Irianto, dipastikan tidak bisa memperkuat Green Force dalam pertandingan di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu (7/3/2026) malam.

Arief Catur Pamungkas

Absennya Catur Pamungkas terjadi akibat akumulasi kartu kuning yang ia kumpulkan sepanjang musim ini. Situasi tersebut memaksa tim pelatih Persebaya Surabaya melakukan penyesuaian komposisi di sektor pertahanan.

Catur selama ini menjadi pilihan utama di posisi full back kanan. Kehadirannya hampir selalu menghiasi susunan pemain inti dalam berbagai pertandingan penting Persebaya Surabaya musim ini.

Catatan statistik menunjukkan kontribusinya cukup konsisten sepanjang kompetisi. Ia sudah tampil dalam 24 pertandingan dengan total 1.967 menit bermain bersama Persebaya Surabaya di Super League 2025/2026.

Tak hanya kuat dalam bertahan, Catur juga aktif membantu serangan dari sisi sayap kanan. Pemain ini mencatat satu gol dan dua assist dengan total 10 percobaan tembakan sepanjang musim.

Dari segi distribusi bola, performanya juga cukup solid. Ia membukukan akurasi umpan 76 persen dari total 650 umpan yang dilepaskan selama bermain musim ini.

Baca Juga: Resmi! Arief Catur Pamungkas Absen Bela Persebaya Surabaya Hadapi Borneo FC di Samarinda

Catur juga berkontribusi dalam menciptakan peluang bagi rekan setimnya. Ia mencatat lima umpan kunci yang membuka ruang serangan bagi lini depan Persebaya Surabaya.

Dalam aspek menyerang, pemain ini tercatat melepaskan 10 tembakan dengan lima di antaranya tepat sasaran. Akurasi tembakannya mencapai 50 persen, angka yang cukup baik untuk seorang bek kanan.

Pergerakan agresif dari sisi sayap juga menjadi salah satu kekuatannya. Ia mencatat 19 dribel sepanjang musim sebagai bentuk kontribusi dalam membangun serangan tim.

Di sektor pertahanan, Catur juga menunjukkan performa yang tidak kalah solid. Ia mencatat 46 tekel dengan 21 di antaranya berhasil menghentikan serangan lawan.

Selain itu, pemain ini juga aktif membaca permainan. Ia mencatat 59 intersep serta 49 sapuan untuk mengamankan area pertahanan Persebaya Surabaya.

Statistik tersebut menunjukkan betapa pentingnya peran Catur dalam keseimbangan tim. Kehilangannya tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Persebaya Surabaya saat menghadapi Borneo FC.

Situasi ini membuka peluang bagi pemain lain untuk mengisi posisi tersebut. Nama Koko Ari berpeluang kembali masuk starting eleven di posisi bek kanan di bawah komando pelatih Bernardo Tavares.

Baca Juga: Malik Risaldi Is Back! Kabar Baik Persebaya Surabaya Jelang Duel Panas Lawan Borneo FC di Samarinda

Rachmat Irianto

Namun kabar buruk tidak berhenti di situ. Persebaya Surabaya juga dipastikan kehilangan gelandang serba bisa Rachmat Irianto dalam laga tersebut.

Absennya Irianto terjadi setelah keluarnya keputusan dari Komite Disiplin PSSI. Berdasarkan hasil sidang Komdis PSSI pada 17, 18, 19, 20, 25, dan 26 Februari 2026, pemain tersebut mendapatkan sanksi tambahan.

Dalam keputusan tersebut tertulis jelas mengenai pelanggaran yang dilakukan sang pemain. Kejadian itu terjadi saat pertandingan Persijap Jepara melawan Persebaya Surabaya pada 21 Februari 2026.

Sdr. Rachmat Irianto (Pemain Persebaya Surabaya)

Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
Pertandingan: Persijap Jepara vs Persebaya Surabaya
Tanggal Kejadian: 21 Februari 2026
Jenis Pelanggaran: memukul pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp. 10.000.000,-

Baca Juga: Adu Sakti Nadeo vs Ernando! Duel Kiper Timnas Indonesia Warnai Panasnya Borneo FC vs Persebaya Surabaya

Akibat keputusan tersebut, Irianto tidak dapat memperkuat Persebaya Surabaya dalam dua laga ke depan. Sanksi ini tentu menjadi kerugian besar bagi tim yang sedang berusaha menjaga konsistensi di papan klasemen.

Peran Irianto sendiri sangat penting dalam skema permainan Persebaya Surabaya musim ini. Ia kerap menjadi penghubung antara lini belakang dan lini tengah tim.

Statistiknya juga menunjukkan kontribusi yang cukup signifikan. Hingga saat ini ia sudah tampil dalam 18 pertandingan dengan total 1.245 menit bermain.

Irianto juga mencatat satu gol sepanjang musim ini. Meski berposisi sebagai gelandang bertahan, ia tetap mampu memberikan kontribusi di sektor ofensif.

Kemampuannya dalam mengalirkan bola juga terlihat dari akurasi umpan yang tinggi. Ia mencatat akurasi umpan mencapai 87 persen dari total 446 umpan yang dilepaskan.

Selain itu, ia juga mencatat empat umpan kunci yang membantu menciptakan peluang bagi lini depan Persebaya Surabaya. Kontribusi ini menunjukkan perannya dalam membangun serangan tim.

Dalam hal bertahan, Irianto juga tampil disiplin. Ia mencatat 41 intersep yang menunjukkan kemampuannya membaca arah serangan lawan.

Tak hanya itu, pemain ini juga melakukan 22 sapuan dan 10 blok tembakan. Statistik tersebut memperlihatkan perannya dalam menjaga stabilitas pertahanan tim.

Irianto juga aktif merebut kembali penguasaan bola. Ia mencatat 37 kali pemulihan bola yang membantu Persebaya Surabaya mengendalikan permainan.

Dengan dua pemain inti yang absen, Persebaya Surabaya harus mencari solusi cepat sebelum menghadapi Borneo FC. Pertandingan di Samarinda dipastikan menjadi ujian berat bagi Green Force.

Tim pelatih kini dituntut meracik strategi terbaik agar tim tetap kompetitif. Kedalaman skuad Persebaya Surabaya akan sangat menentukan hasil pertandingan nanti.

Jika mampu menemukan komposisi yang tepat, Persebaya Surabaya masih memiliki peluang mencuri poin di kandang lawan. Namun tanpa Catur dan Irianto, tantangan yang dihadapi jelas menjadi jauh lebih berat.

Baca Juga: Koko Ari Pede Gantikan Arief Catur Pamungkas! Full Back Kanan Persebaya Surabaya Siap Redam Serangan Borneo FC

EDITOR: Hendra