JawaPos.com – Pemkot baru saja merampungkan revitalisasi Lapangan Karang Gayam. Fasilitas olahraga yang terletak di Kecamatan Tambaksari itu bakal difungsikan sebagai lapangan latihan. Pengerjaan tahap pertama itu fokus pada pembenahan lapangan sepak bola serta sistem drainase untuk menunjang kualitas dan kenyamanan pengguna.
Rumput Berstandar Internasional
Kabid Bangunan dan Gedung Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Pertanahan (DPRKPP) Surabaya Iman Krestian menjelaskan, pengerjaan tahap pertama rampung sesuai target. Rumput berstandar internasional juga telah dipasang. Selain itu, kapasitas lapangan juga dapat diatur menjadi empat mini soccer atau satu lapangan penuh.
“Saat ini, sejumlah pengerjaan pendukung di sekitar area lapangan masih terus berjalan,” katanya kemarin (22/12). Salah satunya, penataan lingkungan di sekitar lapangan yang dikerjakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya.
“Fasilitas pendukung direncanakan tahun depan.”
— Iman Krestian, Kabid Bangunan dan Gedung DPRKPP Surabaya
Dikelola Disbudporapar
Iman menambahkan, Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya yang akan mengelola lapangan tersebut. Sistem pendaftaran, skema retribusi, serta aturan penggunaan masih dalam tahap pembahasan.
“Pemanfaatan diharapkan tidak hanya untuk klub profesional. Jadi tidak menutup kemungkinan lapangan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum,” tambahnya.
Pengembangan Tahap Lanjut
Di sisi lain, pemkot juga menyiapkan rencana pembangunan tribun, kamar mandi, ruang ganti pemain, area parkir, serta ruang pemulihan atlet.
“Fasilitas pendukung ini direncanakan tahun depan,” kata Iman. Proses lelang ditargetkan mulai awal 2026 dengan anggaran sekitar Rp 5 miliar.
Baca Juga: Bernardo Tavares Kembali! Isyarat Portugal Menguat, Persebaya Surabaya Siap Umumkan Pelatih Baru
Sementara itu, Ketua Socca Surabaya Suryan Mustafa Wijaya menilai, revitalisasi lapangan tersebut dianggap tepat jika difungsikan untuk lapangan latihan. Terlebih lokasinya yang berada di tengah kota. Dia juga mengingatkan untuk pemasangan pembatas jika lapangan dibagi menjadi mini soccer. “Supaya mainnya tetap nyaman,” imbuhnya. (dho/ama)