← Beranda
Profil Bristol Rovers FC, Klub Baru Elkan Baggott Setelah Dipinjamkan oleh Ipswich Town
Alvin Fahrizal BayyuniJumat, 2 Februari 2024 | 17.06 WIB
Foto Elkan Banggot dengan Klub barunya. (Instagram Bristol Rovers FC)

JawaPos.com – Pemain Timnas Indonesia, Elkan Baggott, baru saja diresmikan sebagai pemain baru dari Bristol Rovers FC dengan status pinjaman dari Ipswich Town, setelah Piala Asia 2023 selesai.

Uniknya, Elkan sudah pernah menghadapi klub barunya ini ketika ia masih berseragam Ipswich Town, 10 Agustus 2023 silam.

Bahkan, menurut Sofascore, ia mendapat rating yang cukup tinggi, yakni 7.3, dengan catatan 1 clearance, 1 blok tendangan dan 2 tackle.

Baca Juga: Resmi Elkan Banggot dan Shayne Pattynama Mendapat Klub Baru, Yuk Cek Profilnya!

Selain itu, ia melakukan 7 kali duel yang 3 di antaranya berhasil ia menangkan, dan 6 kali duel udara.

Dengan keputusan peminjaman pemain kelahiran Bangkok, Thailand ini, Kieran McKenna selaku pelatih selaku pelatih Ipswich Town mengharapkan agar sang pemain mendapat menit bermain di Bristol Rovers.

PROFIL BRISTOL ROVERS

Bristol Rovers FC adalah klub yang berasal dari kota Bristol, Inggris. Klub tersebut merupakan peserta League One, atau kasta ketiga di dunia sepak bola Inggris.

Baca Juga: Piala Asia 2023: Elkan Banggott Jadi yang Terburuk, Yuk Simak Rating Lengkap Pemain Indonesia vs Australia

Klub yang berjuluk The Pirates tersebut didirikan pada tahun 1883, dengan nama Black Arabs, baru kemudian berganti menjadi Bristol Rovers di tahun 1899. Kini, mereka bermarkas di Memorial Stadium Horfield, yang memiliki kapasitas kurang lebib 12.000 penonton.

Bristol kini memiliki 3 pemain yang memperkuat Timnas di negaranya masing-masing. Seperti Brandon Aguilera yang memperkuat Timnas Kosta Rika (temannya Keylor Navas, mantan pemain Real Madrid), Kamil Conteh di Timnas Sierra Leone (temannya Ali Sesay, mantan pemain Persebaya Surabaya), dan yang terakhir adalah Elkan Baggott yang menjadi andalan Timnas Indonesia.

The Pirates memiliki rival abadi, tak lain adalah klub tetangga yang bernama Bristol City FC. Sang rival kini bermain di Divisi Championship alias kasta kedua Liga Inggris, sama seperti Ipswich Town.

Baca Juga: Rekan di Ipswich Town, Pemain Australia Tak Sabar Berduel dengan Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott, Siapakah Dia?

Dalam sejarahnya Bristol Rovers FC belum pernah memenangkan trofi. Pencapaian tertingginya terjadi pada musim 2006/07 ketika mereka berhasil mencapai final EFL Trophy. Namun, mereka kalah di partai final dan gagal meraih juara.

Hal tersebut berbanding terbalik dengan rival abadi mereka, yakni Bristol City yang telah merengkuh 3 kali gelar tersebut.

MENGAPA DIPINJAMKAN?

Elkan Baggott merupakan produk akademi Ipswich Town yang cukup disayang oleh pelatih-pelatihnya, tak terkecuali Kieran McKenna.

Selama di Ipswich, ia telah dipinjamkan kepada 3 tim berbeda sebelum dipromosikan ke tim utama. Klub tersebut antara lain Kings Lynn FC, Gillingham FC, dan Cheltenham FC. Terbaru ia dipinjamkan ke Bristol Rovers.

Baca Juga: Membongkar Mitos Striker Darurat di Sejarah Sepak Bola Dunia: Dari Harry Maguire hingga Elkan Baggott

Sebenarnya, Kieran McKenna memilih untuk mempertahankan Elkan di Ipswich musim ini karena ingin melihat potensinya. Maka dari itu, ia ingin melatihnya secara langsung agar standarnya sesuai dengan keinginannya.

"Bos (McKenna) mungkin lebih tertarik memiliki pemain seperti Elks (Elkan) dan Hump di sini. Karena mungkin mereka tidak akan mendapatkan standar pelatih yang sama jika dipinjamkan," ucap salah satu pemain senior Ipswich, Woolfenden, dikutip dari EADT.

Namun, dengan tersingkirnya Ipswich di turnamen seperti Piala FA dan Carabao Cup, membuat kesempatan untuk memainkan Elkan menjadi tipis. Jadi, opsi untuk meminjamkannya dirasa menjadi yang paling rasional.

Baca Juga: Eksperimen Shin Tae Yong Pasang Elkan Baggott Sebagai Striker dan Gol Sandy Walsh Berawal dari Lemparan ke Dalam Arhan Pratama

Sebab, mereka kini fokus di Championship dan mengincar tiket promosi ke Liga Premier. Kini Ipswich sedang bersaing dengan Leicester City dalam merebutkan gelar juara.

EDITOR: Nicolaus Ade