JawaPos.com - Komisi Disiplin PSSI mengaku sudah sulit menghubungi Dwi Irianto setelah namanya diduga terlibat match fixing. Komdis menyebut pria yang karib disapa Mbah Putih itu sudah dibekukan sementara waktu.
Sebelumnya, nama Dwi Irianto selaku anggota Komdis PSSI beserta dua anggota Exco, Johar Ling Eng dan Papat Yunisal disebut terlibat match fixing. Hal itu setelah Manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani buka-bukaan di acara Mata Najwa beberapa waktu lalu.
Dwi diduga menjadi penghubung ke mafia sepak bola. Komdis sendiri sudah mengambil langkah tegas atas dugaan tersebut.
"Waduh saya lupa (terakhir kali menghubungi Dwi). Pokoknya jauh semenjak keputusan PSMP setiap Jumat kan ada komunikasi, tapi tak bisa," bilang Ketua Komdis PSSi, Asep Edwin saat dihubungi JawaPos.com.
Hal yang sama juga dirasakan Wakil Ketua Komdis, Umar Husein. Dia mengaku sudah lama tak menghubungi Dwi Irianto. Bahkan nomor handphone miliki pria yang sebelumnya menjabat sebagai Sekum Asprov PSSI DIJ ini sudah tak aktif.
"Kami sudah agak lama tak berhubungan dengan Dwi. Sejak dia disebut di acara itu, nomornya sulit untuk dihubungi. Nomornya tak aktif," ujar Umar memungkasi.