JawaPos.com - Barcelona memutuskan membatalkan acara penghormatan untuk delapan pemain mereka yang baru saja memenangkan Piala Dunia bersama Spanyol.
Upacara tersebut awalnya direncanakan berlangsung pada Kamis, sebelum Barcelona menjamu Athletic Club dalam lanjutan LaLiga di Camp Nou. Namun, rencana itu akhirnya dibatalkan menyusul situasi yang memanas setelah pertandingan melawan Elche.
Sebelumnya, klub-klub lain yang memiliki pemain dalam skuad Spanyol telah memberikan penghormatan kepada para pemain mereka pada pertandingan kandang pertama setelah turnamen berakhir.
Namun, Barcelona memilih mengambil langkah berbeda. Keputusan tersebut berkaitan dengan insiden yang terjadi menjelang kemenangan 5-0 atas Elche pada Minggu.
Sejumlah pendukung Barcelona dilaporkan dipukuli dan bendera Estelada disita sebelum pertandingan. Estelada sendiri merupakan bendera yang identik dengan gerakan pro-kemerdekaan Catalonia.
Melansir ESPN, Presiden Barcelona Joan Laporta kemudian mengonfirmasi pembatalan acara tersebut.
"Upacara untuk menghormati juara dunia tidak akan berlangsung," kata Laporta. "Acara itu tidak akan berlangsung karena tidak diadakan dalam konteks yang paling tepat. [Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol] memahami keputusan tersebut."
Menurut Laporta, situasi tersebut membuat penghormatan kepada para juara dunia tidak lagi menjadi momen yang tepat. Ia juga menekankan bahwa sepak bola seharusnya menjadi sarana untuk menyatukan masyarakat, bukan memperbesar konflik.
"Sepak bola seharusnya digunakan untuk mempersatukan, bukan untuk menciptakan konfrontasi tertentu. Estelada mewakili pola pikir banyak pendukung Barça dan warga Catalan. Ini adalah bagian dari kebebasan berekspresi."
Laporta bahkan mengecam tindakan aparat keamanan dalam insiden tersebut dan meminta agar ada penyelidikan serta sanksi jika terbukti terjadi pelanggaran.
"Kami mengutuk dan menolak tindakan tidak proporsional dari petugas kepolisian nasional yang menyerang penggemar Barça karena membawa Estelada sebelum pertandingan melawan Elche. Kami menuntut agar tindakan ini, setelah fakta-fakta dikonfirmasi, ditindak dengan hukuman dan sanksi yang sesuai."
Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi kepada pendukung Barcelona maupun masyarakat Catalonia.
"Kami berharap hukuman yang sesuai akan membantu memastikan bahwa warga Catalan dan penggemar Barça dapat membawa bendera tanpa takut akan bahaya fisik atau stigmatisasi oleh pasukan keamanan negara."
Dengan pembatalan tersebut, delapan pemain Barcelona yang menjadi bagian dari skuad juara dunia Spanyol harus menunggu kesempatan lain untuk mendapatkan penghormatan resmi dari klub di hadapan pendukung Camp Nou.
***