JawaPos.com — Liga Inggris 2026/2027 berpotensi menjadi panggung bagi munculnya bintang-bintang muda baru. The Athletic memilih 20 talenta berusia 16 hingga 22 tahun yang dinilai berpeluang mencuri perhatian bersama klub masing-masing, termasuk pemain Arsenal, Liverpool, Manchester City, hingga Tottenham Hotspur.
Para pemain tersebut memiliki latar belakang berbeda. Sebagian mulai mendapat kesempatan bersama tim senior, sementara lainnya mencuri perhatian melalui penampilan di akademi dan pramusim.
Siapa talenta muda yang mulai mencuri perhatian?
Arsenal memiliki Marli Salmon, bek berusia 16 tahun yang mendapat perhatian serius dari klub. Ia akan berusia 17 tahun pada 29 Agustus.
Salmon tampil mengesankan dalam rangkaian pramusim, termasuk ketika menghadapi Como dan Borussia Dortmund. Ia sebelumnya juga menunjukkan kemampuan di FA Youth Cup.
Aston Villa mengandalkan George Hemmings yang berusia 19 tahun. Gelandang tersebut disebut sebagai salah satu pemain akademi yang tidak masuk daftar jual.
Hemmings mampu bermain lebih dalam maupun sebagai gelandang serang. Kesempatan bermain yang lebih panjang dari Unai Emery selama pramusim menjadi modal penting untuk menembus tim utama.
Brentford juga memiliki Luka Bentt, gelandang 18 tahun yang mulai mencuri perhatian setelah tampil bersama tim B.
Ia kemudian masuk skuad pertandingan ketika Brentford menang 1-0 atas Aston Villa dan menjalani debut senior dalam kemenangan Piala FA atas Macclesfield.
Sementara itu, Brighton memiliki Jack Hinshelwood yang sudah mengoleksi 73 penampilan senior meski baru berusia 21 tahun.
Pemain serbabisa tersebut tampil lebih tajam setelah digeser dari gelandang tengah ke posisi nomor 10. Ia mencatatkan tiga gol dan dua assist dalam 11 pertandingan Liga Inggris musim lalu.
Baca Juga: Rodri Lenyap, Haaland Nomor 1! Ini 10 Pemain Terbaik Liga Inggris 2026/2027
Chelsea dan Manchester United juga memiliki prospek menarik
Chelsea menyimpan salah satu pemain termuda dalam daftar ini, yakni Mahdi Nicoll-Jazuli yang baru berusia 16 tahun.
Ia menjadi pemain akademi dengan menit bermain terbanyak dalam tur pramusim Chelsea di Australia dan Asia, mencapai 246 menit. Hanya enam pemain senior yang mendapatkan menit bermain lebih banyak.
Pelatih Chelsea Xabi Alonso memberikan pujian kepada Nicoll-Jazuli dan menilai sang pemain memiliki kualitas spesial yang jarang terlihat dari pemain seusianya.
Nicoll-Jazuli juga baru mendapatkan kontrak baru pada Juli dan berpeluang menjalani debut senior musim ini, terutama melalui Carabao Cup.
Manchester United memiliki Shea Lacey, winger 19 tahun yang mulai mendapat ruang lebih besar setelah menjalani latihan bersama tim senior pada paruh kedua musim 2025/2026.
Dalam pramusim, Lacey sempat dimainkan sebagai nomor 10 dalam sistem 4-2-3-1 Michael Carrick sebelum bergeser ke sayap kanan.
Lacey merupakan pemain akademi ke-256 yang tampil untuk tim senior Manchester United.
Pemain kelahiran Liverpool itu dikenal sebagai dribbler berkaki kiri dengan kemampuan menembak dari jarak jauh. Musim 2026/2027 pun menjadi momentum penting bagi perkembangannya.
Liverpool dan Manchester City siap membuka jalan
Liverpool memiliki Trey Nyoni yang berusia 19 tahun dan sudah lama disebut sebagai salah satu pemain muda paling menarik di Anfield.
Kepergian Curtis Jones ke Inter membuka ruang di lini tengah. Nyoni juga tampil cukup sering selama pramusim dan mampu membuat pelatih Andoni Iraola terkesan.
Iraola menilai Nyoni memiliki keberanian meminta bola meski mendapat tekanan lawan dari jarak dekat.
Kemampuan tersebut menjadi modal penting bagi gelandang muda itu untuk naik dalam hierarki Liverpool dan mengejar kesempatan tampil lebih reguler.
Manchester City juga memiliki Ryan McAidoo, winger 18 tahun yang berpeluang mendapat menit bermain lebih banyak musim ini.
Pemain kidal yang beroperasi dari sisi kanan tersebut dikenal gemar melakukan dribel, menusuk ke tengah, lalu melepaskan tembakan.
McAidoo sudah menjalani debut bersama tim senior Manchester City musim lalu. Ia juga mencetak gol dalam kemenangan 10-1 atas Exeter City di Piala FA.
Peluang bermainnya semakin terbuka seiring rencana kepindahan Savinho ke Tottenham Hotspur.
Baca Juga: Analisis: Manchester United Dipermalukan Hull City 0-2, Duel Fisik dan Bola Mati Jadi Isu Besar
Newcastle dan Tottenham punya berlian muda
Newcastle United menghadirkan Sean Steur, gelandang 18 tahun yang direkrut dari Ajax pada Juli.
Steur bahkan berpeluang langsung tampil dalam laga pembuka Liga Inggris melawan Liverpool setelah menunjukkan kematangan yang membuat orang-orang di sekitarnya menyebutnya seperti pemain berusia 25 tahun.
Ia dikenal berani meminta bola dan memiliki keinginan kuat memainkan umpan ke depan. Karakter tersebut membuat Steur menjadi salah satu nama yang patut dipantau sejak awal musim.
Tottenham Hotspur memiliki Luca Williams-Barnett, gelandang serang berusia 17 tahun yang mendapatkan sorotan besar selama pramusim.
Roberto De Zerbi meminta Tottenham mengelolanya seperti "precious diamond". Sang pelatih juga menyebut Williams-Barnett berpotensi menjadi pemain spesial.
Williams-Barnett sudah menunjukkan bakat sejak usia belia dengan menjalani debut tim U-18 ketika berumur 15 tahun.
Ia kemudian mencetak lima gol dalam kemenangan 9-1 Tottenham Hotspur atas Slavia Prague di UEFA Youth League. Williams-Barnett juga sudah menjalani debut senior di Carabao Cup pada September 2025.
Potensi Lain Menarik Perhatian
Daftar rising star lainnya tidak kalah menarik. Alvaro Rodriguez menjadi talenta muda yang dipantau di Bournemouth, sementara Caleb Yirenkyi menjadi nama yang patut diperhatikan di Coventry City.
Crystal Palace memiliki Joel Drakes-Thomas, sedangkan Everton memiliki Tyrique George. Fulham juga memiliki Luc de Fougerolles yang berpeluang meningkatkan perannya musim ini.
Hull City menempatkan Lucas Herrington sebagai salah satu pemain muda yang menarik perhatian.
Sementara itu, Emersonn menjadi prospek Ipswich Town, Jayden Lienou memperkuat opsi pemain muda Leeds United, dan Grady McDonnell menjadi nama yang patut dipantau di Nottingham Forest.
Sunderland juga memiliki Chris Rigg yang berpeluang meningkatkan perannya pada musim 2026/2027.
Dengan rentang usia 16 hingga 22 tahun dan pengalaman yang beragam, ke-20 pemain tersebut memiliki peluang untuk menjadikan Liga Inggris musim ini sebagai panggung perkembangan karier mereka. Beberapa di antaranya bahkan berpotensi berubah dari sekadar prospek menjadi bagian penting tim senior.