JawaPos.com — Bologna menjamu Lazio pada laga pembuka Liga Italia 2026/2027 di Stadio Dall’Ara, Senin (24/8/2026) pukul 23.30 WIB, dalam duel dua tim yang sama-sama memulai era pelatih baru dan sedang mencari momentum.
Lazio asuhan Gennaro Gattuso datang dengan tekanan besar setelah tersingkir dari Coppa Italia, sedangkan Bologna ingin memperbaiki catatan kandang buruk musim lalu.
Lazio Datang dengan Tekanan Besar
Lazio memasuki laga melawan Bologna setelah mengawali musim dengan kekalahan 1-3 dari Mantova pada putaran pertama Coppa Italia, hasil yang langsung membuat debut kompetitif Gennaro Gattuso berakhir mengecewakan.
Dua gol yang bersarang pada fase akhir pertandingan menjadi pukulan telak bagi Biancocelesti yang sebelumnya sudah kehilangan final Coppa Italia 2026 di kandang sendiri.
Gattuso bahkan menggambarkan kekalahan tersebut sebagai sebuah "pukulan telak di wajah", menggambarkan betapa buruknya awal perjalanan pelatih asal Italia itu bersama Lazio.
Situasi semakin rumit karena Lazio masih menghadapi aksi boikot suporter, sementara klub juga harus memulai kembali proyek setelah kepergian Maurizio Sarri yang berlangsung penuh gejolak.
Musim lalu Lazio hanya finis di posisi kesembilan Serie A, sehingga mereka harus tampil sejak putaran pertama Coppa Italia dan gagal memanfaatkan kesempatan tersebut.
Lazio juga tidak akan bermain di kompetisi Eropa untuk musim kedua secara beruntun, sehingga seluruh fokus mereka kini tertuju pada Serie A.
Catatan laga pembuka juga tidak sepenuhnya berpihak kepada Lazio karena mereka kalah dalam dua dari tiga pertandingan pembuka musim terakhir.
Meski begitu, Lazio punya kenangan positif dari kunjungan terakhir ke Dall’Ara setelah brace Kenneth Taylor membantu mereka meraih kemenangan pada Maret lalu.
Bologna Juga Belum Sepenuhnya Meyakinkan
Bologna menyambut musim baru dengan pelatih Domenico Tedesco setelah Vincenzo Italiano meninggalkan klub untuk menangani Besiktas.
Italiano sebelumnya membawa Bologna meraih Coppa Italia pada 2025, menembus fase knockout Europa League, sekaligus mengantarkan klub finis di posisi kedelapan Serie A musim lalu.
Tedesco kini menghadapi pekerjaan berat karena Bologna mengalami perubahan besar di skuad, termasuk kehilangan sejumlah pemain penting seperti Jhon Lucumi dan Santiago Castro.
Mikel Amondarain, Artem Dovbyk, serta Roberto Piccoli menjadi beberapa wajah baru yang diharapkan mampu mengisi kekosongan sekaligus memperkuat ambisi Rossoblu.
Masalah terbesar Bologna justru muncul ketika bermain di kandang sendiri sepanjang musim 2025/2026.
Mereka mengumpulkan 12 poin lebih sedikit di Dall’Ara dibandingkan ketika bermain tandang, selisih tersebut menjadi yang terbesar di antara lima liga top Eropa.
Bologna juga hanya meraih satu kemenangan dalam sembilan pertandingan terakhir mereka, sementara enam laga pramusim ditutup dengan catatan 2 menang, 1 imbang, dan 3 kekalahan.
Kekalahan terakhir dari Brighton menjadi pekerjaan rumah tambahan bagi Tedesco sebelum pertandingan kompetitif pertamanya bersama Bologna.
Baca Juga: Analisis: Manchester United Dipermalukan Hull City 0-2, Duel Fisik dan Bola Mati Jadi Isu Besar
Adu Ketajaman di Lini Depan
Perhatian lain dalam pertandingan Bologna vs Lazio tertuju pada lini depan kedua tim yang sama-sama membutuhkan sumber gol baru.
Riccardo Orsolini tetap menjadi salah satu tumpuan utama Bologna setelah mencetak dua digit gol Serie A selama empat musim berturut-turut dan baru saja memperpanjang kontraknya.
Dovbyk dan Piccoli diproyeksikan bersaing untuk satu posisi penyerang tengah setelah kepergian Castro, sedangkan Jonathan Rowe dan Orsolini dapat menopang serangan dari kedua sisi sayap.
Dovbyk diperkirakan menjadi pilihan utama sejak menit awal, dengan Federico Bernardeschi berada di belakang sang striker.
Lazio juga memiliki persoalan serupa karena pencetak gol terbanyak mereka di Serie A musim lalu, Gustav Isaksen dan Pedro, masing-masing hanya mencetak lima gol.
Petar Ratkov datang dengan modal enam gol selama pramusim, sedangkan Tijjani Noslin dan Boulaye Dia menjadi opsi lain yang bisa dipilih Gattuso.
Di lini tengah, Lazio memiliki tambahan tenaga melalui Davide Frattesi, Danilo Doekhi, dan Alfonso Pedraza.
Namun, Gattuso masih harus memantau kondisi Gustav Isaksen, Patric, serta Danilo Cataldi yang mengalami masalah pangkal paha.
Prediksi Skor Bologna vs Lazio
Bologna memiliki keuntungan bermain di Dall’Ara, tetapi statistik kandang musim lalu justru menjadi alarm bagi Tedesco.
Lazio pun tidak berada dalam kondisi ideal setelah tersingkir dari Coppa Italia, sehingga pertandingan pembuka ini berpotensi berlangsung ketat sejak menit pertama.
Kedua tim memiliki pelatih baru yang masih mencari formula terbaik, sementara perubahan komposisi skuad membuat konsistensi menjadi tantangan.
Bologna diperkirakan mencoba mengandalkan kreativitas Orsolini dan kehadiran Dovbyk, sedangkan Lazio bisa mengancam melalui Zaccagni, Cancellieri, dan Dia.
Melihat kondisi kedua tim, peluang terciptanya gol dari masing-masing kubu cukup terbuka.
Bologna memiliki keuntungan kandang, tetapi Lazio punya pengalaman dan kualitas pemain yang cukup untuk membuat Rossoblu kesulitan mengamankan kemenangan perdana.
Prediksi skor Bologna 2-2 Lazio.
Hasil imbang menjadi skenario yang cukup masuk akal karena kedua tim sama-sama datang dengan masalah, tetapi juga memiliki alasan kuat untuk membuka musim dengan performa menyerang.
Baca Juga: Analisis: Manchester United Dipermalukan Hull City 0-2, Duel Fisik dan Bola Mati Jadi Isu Besar
Baca Juga: Prediksi Timnas Putri Indonesia vs Thailand: Adu Produktivitas di Final Srikandi Merdeka Cup