← Beranda
Spus Tumbang 0-3 dari Brentford, Roberto De Zerbi Akui Timnya Belum Siap
Aprillia JPMinggu, 23 Agustus 2026 | 14.39 WIB
Pelatih Totenham Hotspur Roberto De Zerbi. (Instagram/@spursofficial)

 

JawaPos.com - Tottenham Hotspur mengawali musim Premier League dengan hasil mengecewakan setelah takluk 0-3 dari Brentford pada Sabtu (22/8).

Roberto De Zerbi mengaku bahwa timnya belum sepenuhnya siap, baik secara fisik maupun mental.

Meski telah melakukan perombakan skuad pada bursa transfer musim panas, klub justru hanya mampu menghasilkan 4 tembakan ke arah gawang (shoot on target).

Tottenham harus mengakui keunggulan Brentford yang berhasil menciptakan gol lewat Keane Lewis-Potter pada menit ke-12, Vitaly Janelt pada menit ke-33, dan Michael Kayode pada menit ke-39. Hasil itu membuat Tottenham langsung mengawali musim dengan bertengger di posisi ke-19 klasemen sementara.

De Zerbi tidak berusaha mencari alasan atas kekalahan timnya. Pelatih asal Italia itu mengaku Tottenham belum menjadi sebuah tim yang solid dan masih membutuhkan banyak perbaikan. “Untuk banyak alasan, saya pikir kami belum menjadi sebuah tim. Kondisi fisik kami juga belum berada di level yang seharusnya. Namun, tidak ada alasan. Ketika Anda membangun proyek baru, saya tidak ingin meminta waktu, tetapi kami harus melewati masalah-masalah ini,” kata De Zerbi dikutip dari ESPN.

De Zerbi menilai Tottenham telah terlambat usai gagal amankan kemenangan atas Brentford. “Saya percaya pada para pemain saya, klub saya, dan diri saya sendiri. Menurut saya, kami bekerja dengan baik, tetapi kami terlambat memulai musim Premier League. Kami bisa bertarung lebih kuat daripada yang kami lakukan hari ini dan kami kalah dalam terlalu banyak duel. Targetnya adalah menjadi sebuah tim” ujarnya.

Tottenham menurunkan lima pemain debutan dalam pertandingan itu. Perombakan besar-besaran yang dilakukan klub bahkan diperkirakan membuat pengeluaran Spurs untuk pemain baru melewati angka GBP 300 juta (sekitar Rp 7,2 triliun) setelah klub merampungkan kesepakatan untuk Savinho dan Omar Marmoush.

Sementara itu, Mamadou Sangare sebagai rekrutan utama Brentford dengan nilai transfer yang jauh lebih rendah justru tampil impresif. Sangare terlibat langsung dalam terciptanya dua gol Brentford. Penampilannya menunjukkan bahwa pemain yang didatangkan dengan harga sekitar GBP 41 juta (sekitar Rp 989 miliar) itu mampu langsung beradaptasi dengan atmosfer Premier League.

Pelatih Brentford Keith Andrews pun memberi pujian atas kontribusi pemain barunya itu. “Ini cukup mengesankan dalam banyak hal. Anda tidak pernah benar-benar tahu apa yang akan Anda dapatkan dari pramusim. Namun, kami merasa berada dalam kondisi yang baik dan kami menghasilkan penampilan yang cukup bagus,” kata Andrews.

Brentford sebelumnya harus bersaing dengan sejumlah klub untuk mendapatkan Sangare. Andrews menilai klub pantas mendapatkan apresiasi karena berhasil meyakinkan sang pemain untuk bergabung.

“Semoga dia bisa terus memberikan hal yang sama. Senang bisa bekerja dengannya dan klub layak mendapatkan banyak pujian karena berhasil menyelesaikan kesepakatan itu, karena dia bisa saja pergi ke tempat lain,” ujar Andrews.

Andrews juga menilai Sangare memberikan tambahan kualitas bagi lini tengah Brentford yang sudah memiliki sejumlah pemain bagus. “Dia menambah kualitas yang sudah kami miliki di lini tengah. Saya sangat menikmati penampilannya hari ini," katanya.

Brentford sendiri datang ke musim baru dengan modal yang cukup kuat. Musim lalu, mereka hanya gagal mendapatkan tiket kompetisi Eropa karena kalah selisih gol. Mesk performa mereka dinilai belum mendapatkan apresiasi yang sepadan, Andrews memilih menikmati perjalanan klubnya . “Itulah keindahan permainan ini. Ini tentang perjalanan, cerita, dan narasi. Anda hanya perlu menjalaninya,” kata Andrews. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan