JawaPos.com - Perayaan kemenangan Arsenal di Community Shield seharusnya menjadi momen penuh kebahagiaan. Namun, Declan Rice justru mendapatkan pengalaman yang sedikit berbeda.
Arsenal tampil impresif dengan mengalahkan Manchester City 3-0 di Cardiff, Minggu sore. Riccardo Calafiori, Kai Havertz, dan Martin Odegaard menjadi pencetak gol yang memastikan The Gunners mengawali musim dengan mengangkat trofi.
Rice sendiri tidak tampil sejak awal. Gelandang Inggris tersebut baru masuk pada babak kedua untuk menggantikan Bruno Guimaraes.
Meski begitu, Rice tetap menjadi bagian dari pesta kemenangan Arsenal di lapangan.
Baca Juga: Dua Pemain Arsenal yang Absen di Community Shield Dikabarkan Bisa Hengkang
Trofi Malah Mengenai Wajah Rice
Melansir Talksport, ada satu momen yang kemudian mencuri perhatian dalam perayaan tersebut.
Rice ikut mengangkat trofi Community Shield tinggi-tinggi di hadapan para pendukung Arsenal. Namun, ketika ia mengangkatnya, penyangga di bagian belakang trofi justru bergerak dan jatuh ke arah wajahnya.
Alih-alih marah atau menunjukkan rasa kesal, Rice langsung tertawa. Ia bahkan terlihat tertawa lepas sebelum menoleh dengan ekspresi malu ke arah rekan-rekan setimnya. Sebuah insiden kecil, tetapi cukup untuk membuat perayaan Arsenal semakin berwarna.
Bagi Rice, ini merupakan Community Shield kedua sepanjang kariernya. Menariknya, kemenangan pertamanya juga diraih ketika Arsenal menghadapi Manchester City, tiga tahun lalu.
Kala itu, Arsenal menang melalui adu penalti setelah pertandingan berakhir 1-1 di waktu normal.
Baca Juga: Dulu Gagal di Norwich, Christos Tzolis Kini Bersinar dan Jadi Harapan Baru Arsenal
Arsenal Punya Modal Kuat
Kemenangan telak atas City tentu menjadi suntikan kepercayaan diri besar bagi Arsenal sebelum kompetisi Premier League dimulai.
Mikel Arteta juga memiliki banyak pilihan di lini tengah. Selain Rice dan Guimaraes, Myles Lewis-Skelly serta Martin Zubimendi turut tampil dalam pertandingan tersebut.
Arteta bahkan memuji kedalaman dan kualitas lini tengah Arsenal.
"Sangat kuat. Saya pikir kami telah menambah pemain berkualitas dari tahun ke tahun. Kombinasi yang berkualitas. Sekarang kami memiliki banyak kepemimpinan."
Namun, ada satu tren yang perlu diperhatikan Arsenal.
Baca Juga: Barcelona Bidik Viktor Gyokeres, Striker Arsenal Jadi Alternatif Jika Gagal Dapatkan Julian Alvarez
Jangan Sampai Terjebak “Kutukan” Community Shield
Menariknya, kemenangan di Community Shield tidak selalu menjadi pertanda keberhasilan di Premier League.
Dari 15 pemenang Community Shield terakhir, hanya satu yang kemudian berhasil memenangkan gelar Premier League pada musim yang sama. Klub tersebut adalah Manchester City pada musim 2018/19.
Arsenal tentu berharap sejarah tersebut tidak menjadi pertanda buruk.
The Gunners memasuki musim baru sebagai juara bertahan setelah mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun untuk kembali menjadi juara Inggris. Gelar musim lalu merupakan yang pertama bagi Arsenal sejak 2004 sekaligus menjadi gelar liga ke-14 mereka.
Kini, tantangan berikutnya adalah mempertahankan mahkota tersebut. Dan jika kemenangan 3-0 atas Manchester City menjadi gambaran awal, Arsenal tampaknya sudah mengirimkan pesan serius kepada para rivalnya.