JawaPos.com - Memblok satu atau dua tembakan adu penalti sudah sering dilakukan kiper. Namun, memblok empat tembakan adu penalti secara beruntun, hanya Edoardo Motta, kiper SS Lazio, yang melakukannya dalam sebuah laga kompetitif.
Motta mencatatkannya dalam second leg semifinal Coppa Italia lawan Atalanta BC di New Balance Arena, Bergamo beberapa waktu lalu.
Biancocelesti –julukan Lazio– menang 2-1 dalam adu penalti setelah Motta mematahkan eksekusi Gianluca Scamacca, Davide Zappacosta, Mario Pasalic, dan Charles De Ketelaere.
Baca Juga: Tangis Haru Gubernur Khofifah Saksikan Kepiawaian Siswa Sekolah Rakyat Mojokerto Kuasai 5 Bahasa
Di laman resmi klub, Motta menyebut bahwa seharusnya semua penalti Atalanta dapat dimentahkannya. Tembakan algojo pertama Giacomo Raspadori berbuah gol karena Motta ragu menjatuhkan arah badan.
’’Awalnya aku berpikir ke kiri, tetapi aku mengubahnya. Arah bola itu sudah sesuai tebakanku di awal. Agak sedikit kesal,’’ keluh kiper 21 tahun itu.
”Tetapi, aku tetap senang karena melakukan sesuatu yang belum pernah tercipta di sepak bola (penyelamatan empat penalti secara beruntun, Red),” imbuh kiper yang baru pindah ke Lazio pada Januari lalu itu.